
Part 85
Cerita ini di khususkan 21+ keatas yang belum cukup umur tolong di skip, tidak apa kok.
Cho Jae Hyun, tersenyum geli mendengar kata - kata wanita cantik itu, ketakutan akan di tolak pengakuan cintanya.
Park She Hyo. Langsung berlari, tapi tertahan dengan suara Cho Jae Hyun
"Tunggu ! apa kamu tidak mau mendengar langsung jawabanku."
Mencoba menggodanya.
"Park She Hyo, berhenti tapi tidak berani menoleh ke belakang. Saat ini dia berdiri membelakangi pria pujaannya.
"Aku tidak mau mendengarnya, aku adalah gadis yang selama ini sangat populer di sekolahku dan di tempat kuliahku. Yang sangat di gilai pria disana. Sangat memalukan jika kamu menolak ku."
Mencoba berbicara sombong walau itu kenyataan untuk menjaga imejnya. Tapi dia pun menyesalinya, dia tidak ingin pria pujaannya menganggapnya sombong.
Cho Jae Hyun, terkekeh, dalam hati.
"Gadis ini, memang narsis dan sangat berani, walau sifat manja dan ke kanak - kanakan nya menyatu juga dalam dirinya.
Cho Jae Hyun, melangkah mendekati gadisnya. Dia sungguh sudah sangat mencintainya saat ini.
"Mengapa cinta ini, sangat cepat datangnya."
Desisnya. Diapun tersenyum lebar.
Dia memegang ke dua bahu gadis cantik, itu, dan membalikkan tubuhnya, menghadapnya.
Saat ini mereka berhadapan. Tapi Park She Hyo, menutup rapat kembali matanya.
Saat ini, dia sangat malu.
Cho Jae Hyun, mengangkat dagu gadis cantik itu, dari tadi dia sudah resah melihat bibir yang begitu manis dan indah itu. Walau belum pernah berciuman dengan seorang wanita, tapi gadis ini sungguh membuatnya ingin sekali menciumnya.
Park She Hyo sangat tegang.
__ADS_1
"Mengapa dia mengangkat daguku, apa ada kotoran di sana, atau.... ,
Matanya membeliak sempurna, sentuhan di bibirnya membuat jantungnya mau melompat dari tempatnya.
Matanya menyaksikan sendiri, Pria itu menciumnya dan wajah tampannya sudah bersentuhan dengan wajahnya.
Dia memperhatikan dengan hati yang sangat bahagia. Bibir pria itu, sangat enggan melepas bibirnya. Terus menciumnya. Park She Hyo, sangat bahagia, tidak sia - sia, menyatakan cinta padanya.
Diapun memeluk tubuh Pria yang tidak berhenti menciumnya dengan lembut. Hatinya sangat bahagia, Dan ini pengalaman pertamanya berciuman. Park She Hyo, mulai membalas ciuman pria yang sudah menjadi kekasihnya,
"Ternyata berciuman sangat menyenangkan" Hatinya sangat kegirangan.
Cho Jae Hyun, hilang kendali. Usapan di punggungnya dan balasan ciuman gadis yang dicintainya sudah membuatnya mabuk kepayang.
Tampa sadar menuntun badan kekasihnya dan membawanya ke kamarnya, dan bibir mereka terus beradu saling menghisap dan menggigit dan permainan lidah pun saling meliuk di dalam rongga mulut mereka masing - masing tidak terelakkan lagi. Mereka sangat menikmati dan mereka sangat enggan melepaskan dan terus berciuman. Cho Jae Hyun terus mencium kekasihnya. dan membawanya ke ranjang di kamarnya, dan menindihnya.
"Mereka melepaskan ciuman dan mengatur nafas yang tersengal. Saat ini gadisnya sudah dalam kungkungannya."
Cho Jae Hyun, menatap mesra. Dan berbisik mesra.
Park She Hyo sangat senang, dia langsung menyambar bibir Cho Jae Hyun. Yang sudah jadi candu untuknya.
Ciuman mereka semakin memanas, ciuman Cho Jae Hyun, semakin agresif. Ciumannya semakin turun ke bawah. Entah siapa yang memulai, mereka mulai saling melucuti pakaian masing masing, sisa pakaian dalam mereka.
Cho Jae Hyun, Mencium seluruh tubuh gadisnya, tangannya sudah aktif menyusuri lekuk tubuh kekasihnya, yang sangat putih dan halus. sesekali memberi tanda merah di tubuh yang sangat indah itu, dan terkekeh dalam hati, dia sangat suka melihat tanda cintanya di tubuh kekasihnya, terutama di bagian dadanya. Diapun mulai membuka penghalang yang ada di badan mereka. Saat ini mereka, sama - sama sudah polos.
Park She Hyo, merasakan sesuatu yang keras, mengganjal di bawahnya. Dia merasa malu tapi diapun sangat menikmati.
Cho Jae Hyun, bermain di kedua bongkahan kembar kekasihnya, sangat lama dia bermain disitu, dan banyak membuat tanda merah, dia sangat menikmatinya. dan tangannya mulai mengusap bagian bawah kekasihnya, mengelusnya dengan ritme pelan yang membuat Park She Hyo, merintih dan meremas rambut kekasihnya.
Cho Jae Hyun, terus membawa wajahnya turun untuk melihat dengan jelas milik berharga kekasihnya. dan dibantu .tangan nakalnya pun aktif memberi kenikmatan dan memberikan kepuasan kekasihnya. Bibir dan lidahnya sangat aktif di sana, begitu juga tangannya. Park She Hyo, berapa kali menjerit dan mengerang pertanda berapa kali mendapatkan penuntasan.
Cho Jae Hyun memandang kekasihnya, penuh cinta.
"Sekarang kamu lagi sayang, yang memberikanku kepuasaan."
Tersenyum nakal.
__ADS_1
Seperti mengerti permintaan kekasihnya, Park She Hyo merubah posisi, saat ini dia diatas tubuh kekasihnya dan mengulang apa yang dilakukan kekasihnya pada tubuhnya. Diapun mencium bibir kekasihnya, setelah puas terus ke bawah, dia pun mencium seluruh tubuh kekasihnya, dan mulai membawa wajahnya terus ke bawah untuk memanjakan barang yang baru pertama kali di lihatnya.
Diapun aktif disana, melakukan hal yang sama dengan kekasihnya, Giliran Cho Jae Hyun yang mengerang dan merintih.
Cho Jae Hyun tidak tahan lagi, menarik kekasihnya dan membalik posisi kembali. Saat ini kekasihnya sudah dalam kungkungan nya. dan mulai memposisikan diri dan mulai mencari posisi terbaik untuk pusaka nya untuk masuk di sarungnya, yang masih sangat sempit. Berapa kali mencoba dan akhirnya Park She Hyo, berteriak kesakitan. Air matanya meleleh di pipinya. Pusaka kekasihnya sudah berhasil masuk ke sarangnya.
Cho Jae Hyun, menghentikan gerakannya. Agar kekasihnya tidak kesakitan. Diapun mulai mencium kekasihnya dengan lembut dan bermain di kedua bongkahan kembar kekasihnya.
Park She Hyo, kembali terbakar gelora, rasa perih di daerah bawahnya berangsur menghilang.dan tangannya mulai memandu tubuh belakang kekasihnya, dan mulai melakukan gerakan naik turun di tubuhnya dengan ritme pelan kemudian cepat, dan saling beradu. kedua tubuh polos itu terus berlomba mendapatkan penuntasan.
Sesuatu di tubuhnya sudah ingin tumpah dan Cho Jae Hyun, mau mencabut pusakanya untuk menumpahkan laharnya di luar. Tapi di tahan Park She Hyo. Karna dia juga ingin menjemput kenikmatan bersama. Dan akhirnya Cho Jae Hyun menumpahkannya di dalam, dengan rintihan yang panjang, sudah mendapat penuntasan permainan panas mereka. Kedua tubuh itu, sudah basah oleh keringat.
Diapun menarik pusakanya keluar. Cho Jae Hyun, tidak menyangka betapa cepat dia melakukan hal itu, diapun mencium lembut seluruh wajah kekasihnya yang telah memberinya kepuasaan yang belum pernah di coba oleh keduanya.
Merekapun membersihkan diri mereka di dalam kamar mandi.
Tetes darah di seprey, adalah bukti tanda cinta mereka. Cho jae Hyun, menyesal melakukannya. Tapi dia juga sangat menginginkannya.
"Aku sudah merenggut kehormatannya, aku akan segera menikahinya, aku sangat mencintainya."
Malam itu, mereka terus mengulang kenikmatan kembali untuk kedua kalinya. bahkan ketiga kalinya. suara rintihan dan erangan dari keduanya saling memburu dan saling mengejar kenikmatan. menghiasai telinga mereka. Mereka terjaga sampai pagi. Mereka seperti pengantin baru, yang berbulan madu.
"Sayang aku akan bertanggung jawab dan akan menikahi mu, aku mencintaimu sayang. Mencium bibir kekasihnya. Cho Jae Hyun, selalu berbisik mesra ke telinga kekasihnya setiap selesai penuntasan kenikmatan yang di peroleh dari tubuh kekasihnya.
Park She Hyo, tersenyum mendengar penuturan kekasihnya. Tetapi Badannya sakit semua. Bagian sensitifnya sakit dan perih. Kekasihnya sangat handal dan perkasa. Tubuhnya yang putih memiliki banyak tanda merah, terutama di bagian dadanya. Pacarnya, kelihatan sangat pendiam tapi sangat liar di ranjang. Diapun terkekeh dalam hati.
Kekasihnya telah berapa kali membawanya melambung ke nirwana.
Bersambung.
Jangan lupa dukung Author dengan Vote, like dengan comment. yah.
Semoga terhibur dengan cerita diatas jangan lupa like, vote dengan comment yah.
Jangan lupa yah, beri Authormu hadiah bunga atau secangkir kopi.
Love Love You All
__ADS_1