Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar
Cinta Yang Tertukar


__ADS_3

Part 75


Ayuni berbalik dan masuk ke mobilnya. Ayuni baru mau membuka pintu mobil, Andre sudah berteriak.


" Tunggu dulu...."


Segera berlari kecil, ke samping adiknya, dan membuka pintu mobil.


"Masuklah sayang, sekarang kamu pacarku, jadi kamu mulai sekarang harus beradaptasi denganku. intinya aku suka pacar yang manja, suka sekali" Kata Andre dengan kocaknya.


Ayuni tertawa, dia tersipu malu, Abangnya sungguh Kakek moyang Buaya, sangat pengalaman. Ayuni memeluk Abangnya dan tertawa. Lama mereka saling berpelukan sambil tertawa.


Ayuni melepas pelukannya dan masih tertawa.


"hahahaha .... Abang sungguh kamu sangat lebay.....!! Dasar kakek moyang Buaya,"


Andre tertawa mendengar nama gelar barunya. Diapun mencubit kedua pipi Ayuni dengan gemas.


"Tapi kamu suka Khan, buktinya ketawa terus" Kata Andre manja.


Ayuni terkekeh dan mengangguk senang.


"Sudah Aaah...." Abang sungguh sangat berpengalaman menipu hati wanita, dasar raja gombal, aku adik sendiri saja tertipu apalagi yang lain." Sungutnya manja, menepuk dada Abangnya.


Andre terkekeh dan mencium gemes pipi adiknya dan menyuruhnya masuk.


"Masuklah, kamu mau kemana lagi Ayu." Kata Andre.

__ADS_1


"Kita pulang saja Abang, sudah mau malam ini, sudah mulai gelap."


Andre menutup pintu mobil adiknya, dan berlari kecil ke depan mobil berputar, untuk membuka pintu mobilnya juga.


Ayuni terkekeh melihat tingkah konyol Abangnya. Ayuni hanya bisa menggelengkan kepalanya dan tersenyum lebar.


Andre segera masuk ke mobilnya dan mulai melajukan mobilnya, pulang ke rumah.


Dirumah Mama dan Bibi Inah sudah sibuk mempersiapkan banyak makanan spesial dan kue, untuk merayakan Ulang Tahun Andre.


Papa juga membantunya menata meja, kemudian keruang tengah. Meniup balon, sebanyak - banyaknya, menggunakan pompa balon. Papa biarkan berserakan dilantai. Kebiasaan Papa, selalu meniup Balon yang banyak, Jika merayakan Ulang Tahun anaknya secara sederhana. Tampa mengundang siapapun.


Papa dan Mama ingin fokus merayakan bersama keluarga tercintanya saja.


Balon sudah banyak terhambur memenuhi ruang keluarga.


Tidak berselang lama Andre dan Ayuni datang. Dan seperti biasa Ayuni berlari bermain balon, menendang dan membuangnya ke atas, begitu juga Andre. Rumah menjadi sangat ramai, dengan tawa Andre dan Ayuni, Papa, Mama dan Bibi Inah.


Kata Mama yang dari tadi sudah bergabung dengan Bibi Inah di ruang tengah.


Ayuni, Andre dan Papa mengangguk senang dan mengikuti Mama ke ruang makan.


Seperti biasa Ayuni, berteriak senang.


"Wah.....,


Banyak sekali makanannya dan juga kue bolu kesukaannya dan ada kue ulang tahun untuk Abangnya. Mama membuatnya sendiri, dengan bentuk yang mungil, Mama sengaja membuatnya kecil agar kue yang lainnya tercicipi semua.

__ADS_1


"Andre kemari nak, buatlah permintaanmu dan Doamu, dan tiup lilinnya." Kata Mama penuh sayang. Mama sudah menyimpan 3 lilin kecil diatas kuenya.


Andre berjalan mendekat, dan di depan kuenya Andre memejamkan matanya mulai berdoa dan membuat suatu permintaan kepada sang pencipta. Mulai memejamkan Mata dan mengangkat telapak tangannya berdoa.


"Ya Allah SWT.


Ijinkan Aku tetap berada di keluarga ini, untuk selamanya. Izinkan Ayuni menjadi istriku untuk selamanya, aku sangat mencintainya. Amin."


Andre menutup Doanya. Merekapun bertepuk riang melihat Andre sudah membuat permintaan. Papa, Mama, Ayuni bahkan Bibi Inah memberikan pelukannya untuk Andre.


Mereka pun menyantap makanannya, mencicipi semua makanan sesuai porsi mereka. Selesai Makan dan duduk di ruang tengah. Papa membuka pembicaraan.


"Sudah lama keluarga kita tidak shalat berjamaah lagi, kita hanya terkadang shalat sendiri - sendiri saja di kamar.


Mari kita ke mushala kecil kita, untuk shalat berjamaah."


Papa ke ruang besar di ujung ruangan.


Mereka pun semua mengambil air untuk wudhu. Selesai berwudhu. Mereka masuk ke sebuah ruangan yang cukup besar beralaskan karpet tebal dan memakai perlengkapan shalat yang sudah tersedia di lemari kecil yang ada di ruangan itu. Topi sembahyang. sarung, Mukena dan sajadah. Dan mulai berjejer di barisan masing - masing. Papa Maju sebagai Imam keluarga dan Andre di belakangnya dan Mama. Ayuni dan Bibi Inah di belakang Andre.


Papa Mulai mengumandangkan Adzan. dan memulai melakukan gerakan shalat, di ikuti keluarga tercintanya.


Mereka shalat berjamaah dengan khusyu.


Di akhir shalat Andre berdoa mengulangi Doanya kembali, waktu meniup lilin Ulang Tahunnya.


Papa dan Mama juga ternyata mendoakan Andre dan Ayuni akan berjodoh nantinya dan mereka selalu bersama.

__ADS_1


Sedangkan Ayuni mendoakan semua orang yang dicintainya selalu sehat dan bahagia.


Bersambung


__ADS_2