
Part 130
Mereka terus tertawa bahagia.
Park She Hyo, mulai menyuapi anaknya makan dan sesekali membelai pipi anaknya penuh kasih sayang dan mengusap bibir anaknya jika ada sisa makanan yang menempel.
Jeoung Hyuk dan Mi Young berpelukan dan tersenyum melihat kebahagian She dan anaknya.
"Sayang..dia..benar - benar mirip sekali dengan Cho Jae Hyun. Aku benar - benar tidak bisa membedakannya. Sungguh sebuah Fotocopy asli "
"Iya..sayangku...mereka sangat mirip."
Kata Mi Young. Mereka pun mendekati dan duduk di kursi dekat She. Mereka tadi duduk di sofa, di pojok ruangan.
Andre pun kenyang dan tak mau di suap lagi.
Park She Hyo. Memberikan minum anaknya dan memegang gelasnya dan menuangkan juga ke mulut anaknya. Dia benar - benar mencurahkan semua kasih sayangnya.
Jeoung Hyuk pun bertanya.
"Dimana..kamu...selama ini nak, kami selalu mencari mu..cuma sayang ibumu tak menyimpan fotomu..jadi kami benar - benar tak ada pegangan. Hanya bisa selalu mencari dan banyak bertanya...Bahkan di Media pun kami cuma membuat iklan tulisan. Mencari Ayahmu......"
Jeoung Hyuk terus bercerita, tentang awal pertemuan ibunya. Kakek dari ibunya yang tak setuju dengan pernikahan Ibunya dan Ayahnya bahkan menceritakan keadaan ibunya, yang dua kali di rawat Psikiater. cuma duduk diam tampa bicara.
Mengalami depresi berat. Pertama kehilangan Ayahmu Karna dia pikirnya berselingkuh, padahal hanya permainan kakek mu untuk memisahkan Ayah dan Ibunya.
__ADS_1
"Tapi jangan membenci kakek mu, sebelum meninggal dia bahkan bersujud di kaki ibumu, meminta maaf dan berusaha mencari mu nak, dengan semua kekuatannya, yang dia bisa. Tapi tidak bisa, menemukanmu.
Ibumu kembali depresi, Karna mendengar suaminya meninggal dan anaknya menghilang. Ibumu sampai 2 tahun di rawat di psikiater. Paman dan Bibi mu ini yang selalu menemani dan memberi semangat.
Selama belasan tahun mencari mu nak. Setiap hari ibumu menangis, kami selalu ada bersamanya, untuk membuatnya tetap semangat, dan yakin kamu akan kembali nak.
Akhirnya Sang Pencipta mengabulkan doa kami nak, Kamu sudah hadir di tengah kami sekarang. Kamu sangat bahagia nak, teramat sangat bahagia.
Jeoung Hyuk meneteskan air mata kebahagiaan. Dia pun berdiri dan duduk di belakang Andre, memeluknya penuh kasih sayang. Air mata Andre pun membasahi wajah gantengnya mendengar Jeoung Hyuk, bercerita. Dan mendapat pelukan hangat darinya, hatinya sangatlah tentram.
"Sungguh mereka begitu mencintaiku, akupun sangat bersyukur bisa bertemu kalian."
Desahnya lirih dalam hati.
Andre lebih mempererat pelukannya pada ibunya. Mencium rambut ibunya, dan mengecup tangannya. Wanita ini sungguh sangat malang karna kehilangannya.
Park She Hyo. menangis.
Trima kasih sayang, mengecup kembali wajah anaknya.
Andre mengecup kening ibunya dengan sayang.
Jeoung Hyuk melepaskan pelukannya dan kembali berdiri dan duduk di samping istrinya dan merangkulnya.
"Ooh Yaa Andre, Bibi mau bertanya. Kemana dan Di mana kamu selama ini nak?"
__ADS_1
Andre pun menceritakan Awal bertemu Mama Andarani dan Papa Jeoung Sik, Bagaimana Ayahnya kecelakaan dan menyerahkan dirinya yang sangat berharga bagi Ayahnya, untuk Orang tua angkatnya untuk merawatnya.
Bagaimana perjuangan orang tua angkatnya mencari keluarga Ayahnya. Bahkan mencari tahu tentang Ibu, tapi tidak ada yang mengetahuinya. Bagaimana Orang tuanya mengurus secara hukum agar dirinya sah menjadi anak adopsinya. Membawanya ke Indonesia ke kota cantik dan ramah penduduknya yang bernama Kota Bandung.
Bagaimana orang tuanya angkatnya sangat menyayanginya dan sangat mencintainya dan adik angkatnya yang bernama Ayuni. bagaimana baiknya, manisnya dan cantiknya adiknya itu.
Andre terus bercerita tentang kuliahnya, dan melanjutkan kuliahnya, di Korea untuk mencari ibunya, yang entah kenapa selalu dia rindukan dari dulu. Walau kasih sayang orang tua angkatnya begitu besar kepadanya.
Dan akhirnya mereka bertemu. Andre menghela nafas yang dalam. dan keluarga barunya saat ini, mendengarnya dengan senyum yang selalu tersungging di sudut bibir mereka. Sangat bahagia anak yang hilang yang mereka rindukan selama ini sudah pulang dan ada diantara mereka.
"Kita harus merayakannya, Park She Hyo, kita harus membuat pesta penyambutan putra kita."
"Iya...kamu benar Jeoung Hyuk."
"Ibu...Maaf..aku tidak suka pesta dan tempat ramai orang seperti itu. Bahkan aku ulang tahun pun aku melarang Orang tua angkat ku merayakan, kami cuma merayakan sekeluarga saja. Ayah cuma selalu memberiku ATM dan belanja sepuas ku saja. Itupun aku cuma traktir adikku, dan kedua sahabatku.
Park She Hyo hanya mengangguk. Kamu sederhana seperti Ayahmu nak. Baiklah kita memberi bonus tambahan gaji khusus bulan ini untuk semua karyawan kita saja nak, Apa kamu setuju? Seperti kamu selalu traktir sahabatmu.
Andre mengangguk senang dan tersenyum.
"Kamu hidupku...permata ku ...cintaku...dan hartaku yang paling berharga nak, apapun yang ingin kamu lakukan nak, ibu akan selalu mendukungmu. Siap - siaplah menerima tumpahan kasih sayang dan cinta yang sangat besar, dari ibumu ini nak.
Andre tersenyum dan mereka berpelukan kembali.
Bersambung
__ADS_1
.