
*******Erlinda POV *******
Saat Ini Aku Sedang Membereskan Pakaian Ku Ke Dalam Koper Aku Ingin Menemui Adik Kembar Ku Yang Ada Di Inggris Untuk Meminta Bantuan Nya,Sebenarnya Aku Tidak Ingin Ke Inggris Aku Tidak Ingin Meninggal Kan Wiliam Sungguh Berat Hati Aku Aku Sungguh Sakit Melepaskan Wiliam Untuk Selamanya.
"Hallo Sayang"
Sayang:Iya Sayang Ada Apa
"Aku Hari Ini Mau Ke Inggris Buat Ketemu Adik Ku,Kamu Gak Keberatan Kan Sayang"
Sayang:Apa?Kamu Mau Ke Inggris Kamu Ninggalin Aku Sendirian Di Sini,Sayang Aku Gak Bisa Jauh Dari Kamu
Perkataan Itu Membuat Erlinda Menangis Dia Semakin Berat Meninggal Kan Wiliam.
"Aku Gak Akan Lama Kok"
Kata Kata Itu Membuat Hati Ku Terasa Sesak Sekali.
Sayang:Aku Sekarang Otw Ke Rumah Kamu Aku Antar Kamu Ke Bandara Aku Gak Mau Tau Kamu Harus Aku Antar Ke Bandara Ya Sayang Bentar Lagi Aku Sampe
"Ehh Iya Sayang aku Tunggu"
Aku Menangis Mendengar Kata Kata Wiliam Aku Semakin Tidak Ingin Meninggal Kan Nya Aku Sungguh Mencintai Wiliam.
"Hiks Hiks Hiks Aku Sungguh Mencintai Wiliam"
__ADS_1
"Sayang Sudah Lah Jangan Terlalu Di Pikirkan Kamu Tidak Harus Kehilangan Tunangan Kamu,Kamu Cukup Berusaha Melawan Penyakit Kamu Itu Sayang Bunda Percaya Kalo Kamu Itu Bisa Menjalani Penyakit Itu"Kata Bunda Ku Aku Sudah Menceritakan Tentang Penyakit Ku Pada Bunda Ku Bunda ku Merasa Sedih Saat Mendengar Itu Aku Juga Telah Menceritakan Tentang Rencana Ku.
"Bundaaaaa Erlinda Gak Bisa Bundaaaa Erlinda Gak Bisa Bunda"Keluh Ku Menangis.
"Kamu Pasti Bisa Sayang Kamu Pasti Bisa"
Aku Langsung Berhenti Menangis Saat Mendengar Suara Kelakson Mobil Wiliam Aku Pun Menghapus Air Mata Ku Lalu Membawa Koper Ku Dan Keluar Di Ikuti Bunda Ku.
"Hai Sayang"
"Hai Juga"
"Kamu Nangis"Kata Wiliam Mendekati.
"Biasa Lah Mantu,Calon Istri Mu Ini Nangis Karena Dia Gak Mau Ninggalin Bunda"
"Bunda Erlinda Pamit Yah Bunda Baik Baik Di Sini"
Aku Tidak Bisa Menahan Tangisan Ku Aku Pun Memeluk Bunda Ku Dan Menangis Di Pundak Nya.
"Bunda Maafin Erlinda Kalo Erlinda Punya Salah Maafin Erlinda Bunda"Bisik Ku.
"Udah Sayang Udah"
Wiliam Yang Menatap Ku Hanya Menunduk.
__ADS_1
"Udah Ayo Sayang"
"Hah Iya"
"Bunda Wiliam Izin Nganterin Erlinda Ke Bandara Yah"Ucap Wiliam.
"Iya Hari Hati Yah"
Di Perjalanan Menuju Bandara Aku Menatap Wiliam Tiada Henti Wiliam Yang Menyadari Itu Hanya Tersenyum Sesekali Dia Mengacak Acak Rambut Ku.
"Apa Aku Akan Ikhlas Kehilangan Pria Sempurna Seperti Wiliam"
"Aku Benci Mengatakan Ini Tapi Aku Ikhlas"Batin Ku.
"Kamu Kenapa Sih Sayang Liatin Aku Dari Tadi Kayak Gak Mau Kehilangan Aku Aja"Kata Wiliam.
Aku Langsung Menunduk Memainkan Jari Jari Ku Lalu Menangis.
"Sayang Kamu Kok Nangis?"
Aku Semakin Kencang Menangis Membuat Wiliam Memberhentikan Mobil Nya Lalu Bertanya Pada Ku.
"Hey Sayang Kamu Kenapa?"
"Aku Sayang Sama Kamu Wiliam,Aku Tidak Rela Ninggalin Kamu,Kamu Pria Sempurna Di Hidup Ku,Andai Aku Bisa Selalu Di Sisi Mu Wiliam,Andai Aku Bisa"
__ADS_1
"Aku Sayang Sama Kamu Wiliam Jangan Tinggalin Aku,Tetap Lah Ada Di Hati Ku Selamanya Jangan Lupakan Aku"
"Jika Aku Pergi Ingat Tentang Aku Bayangkan Saja Jika Aku Ada Di Sisi Mu"Ucap Sembari Menangis.