
*******William POV *******
"Aduh Sayang Angkat Dong"
"Angkat Dong Kamu Di Mana Sih"
"Aku Khawatir Nih Sayang"
Wiliam Kesal Karena Erlinda Tidak Menjawab Telepon Nya Bekali Kali,Wiliam Kini Di Rumah Erlinda Namun Erlinda Tidak Ada Di Rumah Nya, Dia Pun Mulai Mencari Erlinda Di Setiap Jalan Dan Di Setiap Tempat Di Mana Erlinda Selalu Ke Sana Namun Hasil Nya Nihil Erlinda Tidak Ada Di Sana.
"Erlinda Sayang Kamu Di Mana Sih"Teriak Wiliam Frustasi.
Jam Menunjukkan Jam 21.00,Wiliam Tidak Menyerah Mencari Erlinda Dia Masih Mencari Mengelilingi Jalanan Dan Dari Kejauhan Dia Seperti Melihat Mobil Erlinda Sedang Parkir Di Dekat Rumah Sakit,Wiliam Pun Melajukan Mobilnya Dan Ternyata Benar Itu Mobil Erlinda Dia Mengetuk Ngetuk Kaca Mobil Erlinda, Namun Tidak Ada Jawaban Dia Pun Mengintip Dan Melihat Erlinda Sedang Menunduk,Wiliam Pun Membuka Pintu Mobil ,Pintu Mobil Tidak Di Kunci ,Wiliam Mncoba Menguncang Guncang Kan Tubuh Erlinda Dan Erlinda Pun Terbangun.
"Sayang Kamu Lagi Ngapain Di Sini"
"William"Kata Erlinda Setengah Sadar.
"Iya Ini Aku Kamu Ngapain Disini"
"Ahh Enggak Aku Cuma Ketiduran Sayang"
"Kamu Gapapa Kan Kamu Gak Sakit Kan"Kata Ku Sembari Memegang Kening Erlinda.
__ADS_1
"Gapapa Kok Sayang"
"Muka Kamu Kenapa Pucet Begitu Linda"Kata Ku Menatap Tajam.
"Ahh Enggak Sayang Aku Cuma Kelelahan"
"Kalo Gitu Ayo Kamu Masuk Mobil Aku,Aku Gak Mau Kamu Nyetir Mobil Dalam Keadaan Seperti Ini".
Aku Pun Menggendong Erlinda Ke Mobil Ku Dia Langsung Tertidur Lagi aku Merasa Ada Sesuatu Yang Di Sembunyikan Erlinda,Dia Tampak Seperti Orang Sakit Namun Aku Hanya Berpikir Mungkin Dia Hanya Kelelahan.
*********
Pagi Ini Erlinda Duduk Di Jendela Kamar Nya Memandang Langit Yang Tidak Begitu Cerah Dia Terdiam Sendu,Dia Masih Memikirkan Tentang Penyakit Nya Itu.
"Bagaimana Nasib Wiliam Saat Aku Mati "
"Aku Tidak Ingin Membuat Wiliam Menangisi Diriku"
"Aku Tidak Ingin Melihat Bunda Bersedih"
"Tuhan CabutLah Penyakit Ku Aku Tidak Sanggup Tuhan Untuk Meninggal Kan Keluarga Ku Dan Kekasih Ku Ini Tuhan"
Erlinda Menangis Tersedu Sedu,Langit Pun Ikut Menangis Membayangkan Ketika Dia Meninggal Membayangkan Ketika Semua Orang Orang Yang Sayang Pada Nya Menangis Itu Lah Yang Di Bayangkan Erlinda Setelah Tau Bahwa Dia Menderita Tumor Otak.
__ADS_1
"Aku Tidak Akan Memberitahukan Tentang Penyakit Ku Ini Aku Tidak Ingin Melihat Mereka Bersedih Aku Tidak Ingin Tapi Apa Yang Harus Aku Lakukan"Batin Erlinda.
Erlinda Pun Bangkit Lalu Duduk Di Kasur Nya Dia Menunduk Lalu Menatap Langit Langit Kamarnya Sembari Menahan Air Mata Nya.
"Apa Yang Harus Aku Lakukan"
Memikirkan Ke Sana Kemari Membuat Erlinda Langsung Teringat Pada Adik Kembar Nya Itu Dan Dia Mulai Merencanakan Sesuatu.
"Apa Aku Harus Melakukan Itu"
"Apa Aku Akan Ikhlas Menerima Semua Itu"
"Aku Harus Melakukan Itu"Batin Erlinda.
*******Wiliam POV *******
"Melihat Hujan Ini Kenapa Aku Merasa Hati Ku Ini Sakit Sekali Aku Merasa Bersedih Sekali Aku Kenapa ? Aku Baru Merasakan Hall Ini"
"Apa Erlinda Baik Baik Saja?"
"Aku Menjadi Khawatir Padanya"
"Hujan Titip Rindu Ku Pada Calon Istri Ku Erlinda"
__ADS_1
Merasakan Hati Nya Yang Sakit Tiba Tiba Membuat Wiliam Heran Dan Dia Langsung Kepikiran Pada Erlinda Dia Merasa Sangat Khawatir Pada Erlindaa.