Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar
Cinta Yang Tertukar


__ADS_3

Part 54


Cerita ini ada adegan kekerasan, semoga bijak menyingkapi. Untuk 17 Tahun ke atas. hanya murni hiburan semata.


Ayuni di temani Dea sudah cukup lama berdiri di depan gerbang sekolahnya, tapi Abangnya belum nongol juga.


"Dea, tumben Abang aku lama, takutnya dia kenapa - kenapa?" Kata Ayuni cemas.


"Ayu, jangan menakuti aku dong" jawab Dea lebih cemas lagi.


Ayuni sudah berapa kali, mencoba menelpon Abangnya tapi tidak diangkat.


Kedua gadis cantik itupun, berpelukan sambil menangis.


"huwaaa...huaaaa..., Dea Abang aku dimana Deaaa...., Kenapa hp nya tidak diangkat.?"


Tangis Ayuni sudah pecah dan mengundang perhatian di sekitarnya.


"Huwaaa...huaaaa..., Ayuni aku belum bisa menjadi janda, nanti aku jadi janda kembang...,"


Tangis Dea lebih narsis lagi.


"Huwaaa... huaaa...., Dea... Kapan kamu menikah dengan Abang aku,? huwaaa....., kenapa tidak memanggil aku jadi saksi....Huwaaa...uaaaang"


Tangis Ayuni membuat Dea melepaskan pelukannya, pendengarannya sepertinya ada gangguan dari ucapan Ayuni, sambil mengusap air matanya, Dea berbicara dengan tersedu - sedu.


"Tidak aku sangka Ayuni, kamu begitu tega pada Abang kamu Ayuni, di saat se...perti ini.... kamu masih sebut - sebut uaaang Ayuni!! huwaaa...huwaa.... kamu sangat Matre." Tatap Dea kesal, dan melanjutkan tangisnya


Yang mendengar percakapan mereka, tertawa terpingkal - pingkal.


"Haa...ha...ha...,"


Dedy, dan Roy dan Basuki Cahya, menertawakan Ayuni dan Dea.


Jleb!!Ayuni dan Dea sangat kesal, di tertawa kan, mereka pun berbalik dan langsung menyerang ketiga Bocah Geng itu, kadang memukuli serta menarik rambut ketiga anak muda geng itu, secara bergantian, yang sudah histeris meminta tolong.


"Tolooong sakiiiiiit...!!" Mereka mencoba menahan tangan Ayu dan Dea yang kompak menyerang mereka.


Dewa yang ada disana memukul jidatnya, tidak percaya kedua bidadari nya mengeroyok ketiga pemuda sekaligus.


"Waduuuuuh gawaat"


Dewa pun berlari dan memeluk pinggang Dea, dan Ayuni bergantian, menariknya menjauh. Tapi mereka berdua tidak ada capeknya, berlari lagi menerjang Dedy, Roy dan Basuki.


Dewa sudah stres menggaruk kepalanya, dan duduk menonton.

__ADS_1


Basuki berteriak, rambutnya di tarik Ayuni dan Basuki pun menarik rambut Ayuni.


"Dewa kenapa du...duk ...!! Ambil kekasih kamu ini.!!!" Teriaknya histeris.


Andre yang baru tiba, sangat kaget melihat adiknya berkelahi, sambil saling tarik rambut, dengan teman prianya.


"Jangan menarik keras rambut aku, Basuki Cahya, akan ku gundul rambut kamu." Teriak Ayuni marah.


Andre cepat datang memeluk adiknya dan melepaskan tangan Ayuni dan Basuki, dan mendorongnya.


Basuki terhempas 2 meter dan terduduk di tanah. Diapun menangis dan berteriak kencang.


"Mama....mama....Huwaaa...huwaaa.. !!!"


Giliran Basuki yang menangis sambil guling - guling.


Sedangkan Dewa berlari memeluk Dea, yang sedang menarik rambut Dedy dan Roy yang berteriak kesakitan.


Melepaskan genggaman tangan Dea dan berhasil memisahkannya.


Setelah rambut mereka sudah aman dari cengkraman Dea.


Roy dan Dedy hanya bisa duduk jongkok mengurut kepala mereka yang sakit.


"Aduuuh...kepalaku....rasanya sangat sakit."


Roy menunjukkan tengah kepalanya ke dedy dengan meringis kesakitan. Mereka saling memeriksa dan bernafas lega, karna rambut mereka masih utuh.


Siswa dan Siswi yang menonton, pada tertawa terpingkal - pingkal, melihat tontonan gratis.


"Hik...hikk..hikk...!!"


Beberapa Guru datang mendekat.


Ayuni berbalik, serta penasaran ingin melihat wajah yang menggendongnya dari belakang, dia merasa badannya sangat ringan diangkat melayang ke belakang.


Ayuni sangat senang dan lega ternyata wajah itu, adalah wajah tampan Abangnya, dia sangat senang, melihat Abangnya baik - baik saja.


"Abaaang....Syukurlah kamu baik - baik saja....!"


Memeluk Abangnya dengan sangat erat, dan mencium pipinya.


Dea yang masih dalam pelukan Dewa, melepas pelukan Dewa dan berlari memeluk Andre juga, Dea sangat senang dan lega, Andre baik - baik saja.


"Suamiku!! syukurlah kamu baik - baik saja " Kata Dea spontan.

__ADS_1


Andre tersentak dipanggil suami.


"Kapan aku menikahi kamu,"


gerutunya dalam hati.


"Abang tega, sudah menikahi Dea, tidak memberitahu aku."


Ayuni mengangkat wajahnya dengan wajah cemberut.


"Aish ....!! "Ini lagi bocah yang selalu salah faham dan gampang di bohongi. Dasar Bocah - bocah ini sangat menyebalkan."


Andre membentak Dea dan Ayuni dan melepaskan pelukan mereka.


"Lepaskan pelukan kalian......,


Aish....!! kalian sangat menyebalkan,!! tunggu Abang akan buat perhitungan dengan kalian nanti !! buat aku malu saja....!!"


Andre membentak kedua bocah cantiknya.


Dea dan Ayuni, saling berpandangan dan bersamaan bergidik ngeri.


Sebenarnya Andre ingin tertawa terpingkal - pingkal, melihat dandanan kedua bocah itu, yang sangat berantakan. Rambut pada kusut, serta rambut pada kocar - kacir pada naik keatas dan baju sekolah mereka sudah Amburadul, pada di luar rok mereka dan wajah mereka yang merona seperti badut. Cuma di tahannya, sekuat mungkin. dengan berteriak marah.


Andre mengalihkan perhatiannya, untuk menahan tawanya, melihat kedua bocah cantiknya, yang sangat lucu dan berantakan.


Andre sedang memperhatikan ketiga korban mereka, yang sudah sangat frustasi, sedang di marahi dan di ceramahi Pak guru dan Bu guru.


"Ayuni.....! Dea .......,!!


Ikut bapak ke ruang BP !!!.


Teriak pak guru, memanggil Ayu dan Dea dengan tatapan tajam.


Jleb !! Jantung mereka terasa mau berhenti berdetak. Mereka berdua ketakutan, dan merangkul tangan Andre serta menyembunyikan wajah cantik mereka, di balik kedua lengan Andre, yang sudah di kuasai kedua bocah cantiknya.


Bersambung


Mohon Dukungan Vote. Like dengan comment.


Author sangat mengharap dukungan Readers.


Jangan lupa share agar karya ini, mendapatkan Readers yang selalu bertambah.


Mohon maaf jika ada kesamaan Tokoh dan character. ini hanyalah karangan imajinasi Author semata.

__ADS_1


Love love you All.


__ADS_2