Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar
Cinta Yang Tertukar


__ADS_3

Part 88


Jangan lupa dukung yah. Author mu ini dengan vote,like dengan comment.


Dukungan kalian sangat menyemangati ku, My Readers. Bantu Share karya ini di teman dan keluarga Yah.🙏🙏🙏


Trima kasih atas semua komentar nya .My Readers kalian sangat menggemaskan dan sangat menyemangati ku. Trima kasih


Semoga Author mu Ini Bisa membuat Readers terhibur.


Love Love You All.


Lanjut Part 88


Jeoung Hyuk sangat kesal dengan sahabatnya. Dia memutuskan pulang ke rumah Cho Jae Hyun. Dia harus memberi wawancara exclusif. Dia sangat penasaran.


Cho Jae Hyun sangat kesal dengan sahabatnya. Memaksanya mau bermalam dirumahnya.


Merekapun sudah sampai dirumah kost Cho Jae Hyun. Mereka sibuk memasak di dapur dan sesekali bertengkar.


"Tidak usah membantuku, aku bisa melayani mu."


"Eeeh.....! "


Jeoung Hyuk, marah. Menepuk kesal, bahu


sahabatnya.


"Kenapa kamu marah, jika kamu tidak mengenalkan aku, kepada wanita itu, aku akan menjagamu tiap malam. dan memindahkan barangku kesini. Aku tidak akan membiarkan mu, merusak hidupmu.


Cho Jae Hyun sangat kesal.


"Aiiishh.....!!


Mengucek rambutnya kesal,


"Kamu betul - betul sudah seperti selingkuhan ku, yang gila."


"Biar saja, aku tak peduli. Aku tidak menyangka, semudah itu kamu terpengaruh dengan wanita yang tidak jelas itu."


Cho Jae Hyun, melanjutkan memasak, dan telah selesai. merekapun makan bersama.


Selesai makan Jeoung Hyuk, merayu mengenalkan wanita itu.


"Kawan, perkenalkan aku dengannya, aku harus melihat dia." menepuk bahu sahabatnya.


Cho jae Hyun berjalan ke Sofanya dan duduk membaca koran.


Jeoung Hyuk, langsung berlari dan tidur dipangkuan Cho Jae Hyun.


Cho Jae Hyun, memiringkan korannya dan melihat sahabatnya, yang sudah manja mengedip - ngedipkan matanya, sangat genit.

__ADS_1


"Ayolah.....,


Bercerita lah padaku, aku sangat penasaran. kata Jeoung Hyuk.


"Aiish...., kamu sangat genit sekali,


Apa mau ku cium, gayamu itu sangat merangsang ku."


Kata Cho Jae Hyun, balas menggoda.


"Apa kamu kehabisan sabun, jadi butuh tanganku untuk menggosok."


Kata Jeoung Hyuk, lebih menggoda dan terkesan menyindir. dengan mimik sangat mesum di wajahnya.


"Ahhhh.........!!!,


Jeoung Hyuk berteriak kesakitan. Koran yang di pegang Cho Jae Hyun, mendarat bebas di wajahnya.


Cho Jae Hyun mendorong kepala temannya.


Jeoung Hyuk sangat kesal, diapun mengusap wajah tampannya yang perih, terkena sabetan koran.


"Sakit sekali, teman!!!


Tunggu pembalasanku. menatap Cho Jae Hyun kesal. dan berdiri. Dan berlari masuk ke. kamar Cho Jae Hyun untuk tidur.


Cho Jae Hyun mengejar, mereka saling tarik menarik.


Cho Jae Hyun, tidak mau seranjang Jeoung Hyuk, dia sangat suka memeluknya seperti guling.


Ambil selimut itu.....


Tidak ada yang mengundangmu datang kemari!!"


Teriak Cho Jae Hyun sangat kesal.


"Aku tidak mau tidur di bawah, biarkan aku diatas."


Ngotot tak mau kalah.


Mereka pun bertengkar, saling tarik menarik dan akhirnya kelelahan dan Mereka kecapaian dan terhempas di tempat tidur yang sempit.


"Bagilah tempat tidurmu kawan, aku sangat mengantuk"


Dengan nafas ngos - ngossan.


Merekapun akhirnya tertidur dengan posisi berpelukan, dengan posisi memeluk bantal guling. dan seperti biasanya Cho Jae Hyun pasrah dijadikan guling, dipeluk dari belakang oleh Jeoung Hyuk.


***


Di tempat lain Park She Hyo dan Mi Young masih stress memikirkan, kemungkinan Park She Hyo hamil.

__ADS_1


"Mi Young.....


Bagaimana jika aku hamil, apa yang harus kulakukan?


Dengan nada khawatir."


"Aku tak tahu, apa yang mesti dilakukan, aku sangat bingung."


Kata Mi Young sendu.


"Besok Malam bawa aku kerumahnya, aku ingin bertemu dengannya dan melihat seganteng apa sih dia."


Park She Hyo, tersenyum.


"Dia sangat tampan, Mi Young."


"Dasar Ja*ang. Kamu sangat memalukan" Mendesis.


Park She Hyo Terpingkal.


Park She Hyo pamit pulang dan mereka pun berpisah.


***


Keesokan Harinya, seperti biasa sepulang kerja Jeoung Hyuk, masih setia mengikuti Cho Jae Hyun.


Mereka telah sampai dirumah Cho Jae Hyun. Dan ponsel Cho Jae Hyun berbunyi. Melihat nama kekasihnya dia pun menerima panggilan.


Jiwa detektif Jeoung Hyuk kambuh, dia menempelkan telinganya di punggung sahabatnya, Cho Jae Hyun.


Park She Hyo.


"Nanti malam, aku mau kerumah mu dengan sahabatku. Aku benar - benar menderita Karna nya, dia sangat menekankan.ku, ingin bertemu denganmu."


Cho Jae Hyun


"Sama sayang, Aku juga seburuk keadaanmu. sahabatku sekarang ini. Sudah menempel di tubuhku seperti Cicak besar di punggungku. Mendengar percakapan kita sayang."


Jeoung Hyuk mendesis. Sangat kesal di bilang Cicak Besar.


"Apa kamu mendengarnya sayang, Desisnya sangat besar sayang."


Kata Cho Jae Hyun. Masih menelpon.


Jeoung Hyuk.


"Cepatlah kamu datang, secantik apa sih dirimu, yang telah menodai sahabatku !!!. Berteriak Dengan nada kesal.


Cho Jae Hyun. Mendorong sahabatnya kesal dan menendangnya.


Jeong Hyuk melompat menghindar.

__ADS_1


Bersambung


.


__ADS_2