
Part 105
Jeoung Hyuk melepas ciuman bibirnya dari bibir Mi Young.
Pintu ada yang mengetuk. Jeoung Hyuk berjalan membukakan pintu.
Tampak dua perawat yang tadi masuk, sewaktu ada Cho Jae Hyun, perawat itu mendekati Mi Young.
"Apa ada keluhan Nona." Tanya perawat.
"Iya...aku mau infus ini di cabut. Aku sudah sadar dan bawakan aku makanan."
"Baiklah Nona, kami sekarang cabut infusnya."
Perawat itupun mulai mencabut infus Mi Young, dan menyuruh temannya yang satunya, pergi mengambilkan makanan.
Perawat itu pun mulai mencabut infus Mi Young.
Setelah itu, perawat itupun segera keluar dari ruangan.
Jeoung Hyuk mendekati Mi Young, dan sedikit berbincang, menanyakan keadaannya.
Tak berselang lama. Seorang perawat masuk membawa makanan. Kemudian keluar ruangan kembali.
Jeoung Hyuk segera membantu Mi Young, sarapan dengan menyuapinya.
Mi Young sangat senang dan bahagia, mendapat perhatian dan suapan dari Jeoung Hyuk. Diapun makan dengan lahapnya. Kebetulan dia sangat kelaparan.
Jeoung Hyuk sangat senang Mi Young menghabiskan makanannya. Jeoung Hyuk pun memberinya air minum. Setelah itu menyimpan peralatan makanan dan membawanya keluar ruangan, menyimpannya di atas kursi. Mengharap perawat nanti, akan datang kembali mengambilnya. Dan Jeoung Hyuk pun masuk kembali keruangan, dan mengunci pintunya.
Mi Young sedang duduk, dan menatap Jeoung Hyuk mesra.
"Sayang.....kemarilah duduk di sampingku. Temani aku tidur. Jarum infus ku sudah di cabut."
Jeoung Hyuk terkekeh.
"Dasar wanita mesum"
Mi Young tersenyum geli.
Sayang...ayolah cepat kemari, aku kedinginan butuh pelukan....!!
Merengek manja.
Jeoung Hyuk menghampiri Mi Young dan duduk di sebelah Mi Young.
__ADS_1
Mi Young berbaring dan menarik tangan Jeoung Hyuk untuk berbaring di sebelahnya.
Jeoung Hyuk pun berbaring. Dan Mi Young melepas pengikat tangannya dan langsung memeluknya.
Jeoung Hyuk mengangkat kepala Mi Young dan menyimpan lengannya, untuk di jadikan bantal kepala Mi Young.
Mi Young menyamping dan memeluk Jeoung Hyuk sedangkan Jeoung Hyuk tetap terlentang. Tapi tangannya mengelus mesra pundak Mi Young.
Mi Young menyimpan tangannya yang terluka di dada Jeoung Hyuk.
Jeoung Hyuk menutup mata. Dia sangat lelah belum pernah istirahat. Dan akhirnya tertidur pulas. Mi Young sangat kesal. Jeoung Hyuk tidur dan tidak memperdulikannya.
Mi Young, menyimpan pahanya turun kebawah dan pas di atas aset pribadi Jeoung Hyuk. Mi Young Sengaja menaik turunkan pahanya.
Dada Mi Young berdetak sangat cepat. Pusaka sakti Jeoung Hyuk, sangat terasa di pahanya, walau ada alas penutup kainnya. Tapi sangat terasa bentuk dan ukurannya.
"Ukurannya...lumayan bes*r..., " Diapun terkekeh dalam hati.
"Mi Young....kamu sungguh... sangat mesum."
Ucap Mi Young menertawakan dirinya sendiri..
Dan tak berselang lama Jeoung Hyuk terbangun dan melihat paha Mi Young sudah nakal, bermain di area pribadinya. Yang mulai menegang.
Diapun menangkap, paha Mi Young.
Kata Jeoung Hyuk lemah, karna sangat mengantuk.
Tampak tenang Jeoung Hyuk mengucapkannya. Tapi Mi Young sangat malu mendengarnya.
"Aaaah....memalukan sekali....pasti Jeoung Hyuk menganggap ku, wanita Jala*g.
Mi Young berkata dengan pelan. untuk mengimbangi debaran jantungnya yang sudah sangat cepat melandanya. Terasa mau meruntuhkan dadanya.
"Setidaknya kamu cium aku dulu, baru kamu tidur."
Kata Mi Young, menutupi rasa malunya.
Jeoung Hyuk, membuka matanya dan membalik tubuhnya dan menyamping, dan memeluk Mi Young. mulai mencium keningnya, yang tak ada perbannya, dengan sangat lembut, turun ke hidungnya dan mengangkat wajahnya dan mencium kedua pipinya, dan melabuhkan ciuman bibirnya ke bibir Mi Young, dengan lembut, Dan mengulangnya beberapa kali, dengan balasan bibir Mi Young yang menimbulkan bunyi cecap dari bibir Mi Young. yang sengaja. menyusupkan bibirnya masuk ke bibir Jeoung Hyuk. Dengan menangkap setiap tangkapan bibir Jeoung Hyuk, dengan sangat mesra.
Gemuruh dada Jeoung Hyuk, dan desiran lembut, yang menggetarkan kalbunya, mulai merajalela di seluruh tubuhnya.
"Sayaaang....tidurlah aku sangat mengantuk."
Terpaksa Jeoung Hyuk berkata seperti itu, Karna gairahnya sudah memuncak. Dan rasanya ingin melahap dengan rakus bibir bahkan tubuh kekasihnya yang sangat menggodanya itu.
__ADS_1
Jeoung Hyuk, pura - pura memejamkan matanya. Untuk mengendalikan gairahnya.
Mi Young tersenyum, dan mengusap wajah kekasihnya. Yang Masih tidur menyamping menghadapnya. Memuji ketampanan wajah kekasihnya dalam hati. Dan Mi Young pun, akhirnya berhasil menutup matanya, Dan akhirnya tertidur pulas.
***
Keesokan harinya. Jeoung Hyuk lebih duluan bangun. Tubuhnya masih menyamping dan memperhatikan kekasihnya, yang masih dalam pelukannya. Dia memperhatikan Mi Young, dengan intens.
Jeoung Hyuk, terpana dia baru memperhatikan Mi Young dengan seksama.
"Tak aku sangka gadis ini, begitu cantik dan sangat manis. Aku sungguh sangat beruntung mendapatkannya. Benar kata Cho Jae Hyun. Dia memang sangat cantik dan manis. Walau kekasih Cho Jae Hyun sangat cantik tapi Mi Young sangat manis. Apa yang ada di wajahnya begitu pas dan cocok, wajah ini sangat manis dan tak bosan mata ini memandang. kamu sangat cantik sayang
jauh lebih cantik dari kekasihku dahulu, yang telah meninggalkanku."
Mata indah Mi Young terbuka. Dan ke empat pasang mata yang memikat ini, saling berpandangan. Mi Young tersenyum dan membelai wajah kekasihnya.
"Sayang.....kamu curang...,
kamu memperhatikanku dari tadi. Pasti kamu merasa sangat menyesal dan baru menyadari bahwa aku sangatlah cantik. Dan menganggap dirimu beruntung, karna aku menyukaimu khan."
Tersenyum penuh kebanggaan.
"Kamu kok tahu"
Kata Jeoung Hyuk mesra.
Mi Young menutup wajahnya. Dia tersipu malu dan sangat bahagia. Padahal dia hanya menjawab asal - asalan. Sekedar bercanda saja.
"Aaaaah.... Sayaaang....jadi malu.... Dan aku jadi Bapeeeer deeeh....."
Jeoung Hyuk, menarik tangan Mi Young, yang menutup wajahnya.
"Coba kamu perhatikan wajahku, dengan seksama. Supaya kamu tidak menyesal telah mencintaiku."
Kata Jeoung Hyuk, sedikit khawatir.
Mi Young menatap intens wajah Jeoung Hyuk. Dadanya bergemuruh. menatap Jeoung Hyuk sedekat itu. gemuruh dadanya menimbulkan desiran halus yang sangat lembut di dadanya.
"Sayaaang.....kamu sangat tampan. Aku sangat mencintaimu."
Kata Mi Young, sangat mesra.
Jeoung Hyuk bernafas sangat lega. Diapun merengkuh tubuh Mi Young ke dalam pelukannya, kemudian melepasnya. Dan mencium lembut wajah Mi Young dengan lembut. Karna wajah kekasihnya agak kebiruan. Dan mendekapnya dengan erat.
Bersambung
__ADS_1
"