Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar
Episode 22


__ADS_3

*Tringgg Pesan Masuk Dari Ponsel Erinna,Erinna Yang Bersantai Di Sofa Sembari Menonton Tv Langsung Menoleh Pada Ponselnya,Dan Melihat Dari Siapa Pesan Masuk Itu,Erinna Langsung Terhenyak Melihat Isi Pesan Itu Wiliam Mengajak Nya untuk Makan Malam Di Cafe A.


Erinna Pun Mulai Berlari Ke Kamar Nya dia Mulai Mengotak Atik Lemari Nya Mencari Pakaian Yang Tepat Untuk Dia Pakai,Setelah Selesai Erinna Langsung Pergi Ke Kamar Mandi Dan Mandi Lalu Bersiap,Setelah Memakai Pakaian Nya,Dia Pun Berdandan,Tepat Jam 18.30 Erinna Sudah Siap Dia Memakai Dress Ketat Berwarna Merah*.


*Setelah Semua Nya sudah Siap Erinna Langsung Pergi Menaiki Taksi Untuk Ke Cafe A,Dia Sesekali Melirik Dirinya Di Layar Ponsel Nya Dia Merasa Sedikit Berlebihan Dengan Dandan Nan Nya Namun Dia Memang Selalu Seperti Itu.


Saat Di Perjalanan Taksi Yang Di Tumpangi Erinna Mogok Hall Itu Membuat Erinna Kesal"Duhh Pake Mogok Segala Sih Ini Mobil"Ucap Nya Sembari Menendang Ban Mobil Taksi*.


"Mba Jangan Di Tendang Gitu Dong"Protes Supir Taksi.Erinna Hanya Tersenyum Penuh Dosa.


"Duhh Gimana Pak Udah Belom"


"Lama Banget Sih"


Karena Menunggu Lama Erinna Pun Langsung Pergi Begitu Saja Dia Mulai Mencari Taksi,Dan Taksi Pun Lewat.


"Mau Kemana Mba"Ucap Supir.


"Ke Cafe A"Erinna Pun Mulai Melihat Supir Itu Dari Spion Kaca.


"Elo?"Sembari Menunjuk,Supir Itu Mengacuhkannya Siapa Lagi Kalau Bukan Riko Hampir Hari Hari Erin Sering Bertemu Dengan Riko.


"Ya Alloh Kenapa Sih Gue Harus Ketemu Lagi Sama Nih Cowok"Batin Erinna.

__ADS_1


Saat Erinna Sampai Di Cafe A,Dia Langsung Berlari Terbirit-birit "Duhh Gue Telat 15 Menit,Sial".


"Wiliam Mana Yah"Saat Erinna Sibuk Melirik Lirik Orang Orang Ada Seseorang Yang Menutupi Mata Erin Dari Belakang Erin Pun Langsung Menyenggol Perut Nya,Orang Itu Pun Langsung Meringis Kesakitan,Erinna Kaget Orang Itu Adalah Wiliam.


"Aduhh Sayang maaf"Ucap Erinna.


"Duhh Kamu Gimana Sih Gak Liat Liat Dulu"


"Mana Sakit Lagi"Erinna Pun Mulai Membantu Nya Berdiri Lalu Duduk Di Kursi Yang Wiliam Siapkan.


"Maaf Ya Sayang Kirain,Orang Jahat Yang Mau Nyulik Aku"


"Kamu Jadi Kasar Gitu Sih"


"Udah Enggak Sakit Kok"


"Tadi Nya Sih Ekspetasi Bakal Romantis Ehh Malah Kena Senggol Istri Gue Malah Sakit Lagi"Batin Wiliam.


"Tadi Kamu Mau Ngapain?"


"Udah Lah Jangan Di Pikirin Sekarang Aku Cuma Mau Ngomong Sama Kamu"Ucap Nya Lalu Menggenggam Tangan Erinna.


"Istri Ku Yang Cantik,Aku Mengingin Kan Mu Seutuhnya Selamanya,Kamu Dan Aku Setiap Hari"Ucap Wiliam Menatap Sendu Erinna.

__ADS_1


"Why? Mengingin Kan? Seutuhnya?"


"Gue Belum Siap"Batin Erinna.


"Sayang Kok Kamu Malah Diem Sih"


"Enggak Aku Cuma Lapar Makan Yuk"Erinna Pun Mulai Makan Wiliam Yang Melihat Itu Hanya Bernapas Kasar.


Tak Ada Satu Kata Pun Terlontar Dari Mulut Mereka Entah Mereka Sibuk Makan Atau Apa?.


"Kamu Dandan?"Tanya Wiliam Tiba Tiba.


"Iya"Erinna Mengernyitkan Dahi Nya.


"Gak Biasa Nya"


"Emang Aku Selalu Begini Kan"


"Kamu Beda Sekarang"


"Enggak"Singkat Erinna.


Wiliam Langsung Terdiam,Mereka Pun Selesai Makan Erinna Yang Langsung Sibuk Memainkan Ponsel Nya,Sedang Wiliam Yang Sibuk Memperhatikan Sikap Istri Nya Yang Tidak Biasa Nya.

__ADS_1


"Erlinda Apa Itu Kamu?"


__ADS_2