Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar
Cinta Yang Tertukar


__ADS_3

Part 95


Jangan lupa mampir melihat karya terbaruku Yah. dijamin baper dan gak bisa tidur hayati. Hehehe. Kata My Readers yang sudah membacanya.


Jangan lupa like, Vote dan commentnya yah, di setiap Part nya


.



Lanjut Part 95


"Dasar kalian, tak punya malu dan etika. Melirik ke arah tangan Jeoung Hyuk, yang masih dia simpan di depan resleting celana Cho Jae Hun.


Diapun menelan saliva, tapi cepat mencibir untuk pasang gengsi.


"Ciiiiihhh..!!!"


Mencibir dan Chung Cha segera berlalu,


Jeoung Hyuk Terkekeh.


"Dia pasti ngiler, melihat pusaka antik mu teman. Apalagi jika sedang berdiri tegak, menantang lawan. Hehehe..."


Chong Jae Hyun, pun terkekeh. Sahabatnya ini sangat Bar Bar jika membicarakan hal yang berbau mesum. Padahal aslinya dia sangat dingin dengan wanita.


"Tadi malam, berapa kali kamu Gol. Kawan, Pasti Park She Hyo, kewalahan melayani kamu. Biasanya pria pendiam sepertimu, memiliki nafsu yang sangat besar."


Menyindir sahabatnya dan terkekeh.Hehehe...


Cho Jae Hyun, Tersenyum lebar.


"Makanya, kamu harus menyembuhkan lukamu, dan mau menerima Mi Young. Dia sangat cantik dan manis dan sangat serasi denganmu."


"Ciihh...., Jangan mempengaruhiku, aku belum mau mengenal wanita dulu."


Cho Jae Hyun, mendengus kesal.


"Ciiih...Apa enaknya, bermain dengan sabun. Itu sangat perih dan panas."


Jeoung Hyuk sangat kesal dan menendang tulang kering Cho Jae Hyun.


Cho Jae Hyun meringis kesakitan. Walau Jeoung Hyuk tidak terlalu keras menendangnya.


Mereka tersentak kaget. Seorang wanita cantik. Sudah ada di depan mereka.


Dan dia adalah Mi Young.


"Hai, perkenalkan namaku Mi Young." Membungkuk hormat.


Cho Jae Hyun melongo, begitu pula dengan Jeoung Hyuk.


Mereka kebingungan.


Cho Jae Hyun, mulai bertanya.


"Mi Young, kata pertama untukmu, aku ingin mengatakan, gaun mu sangat indah dan serasi denganmu. Dan kamu sangat cantik. Menyikut lengan sahabatnya. Yang masih melongo. Terasa bermimpi.

__ADS_1


"Cubit aku, Cho Jae Hyun, semoga ini hanyalah mimpi."


Kata Jeoung Hyuk, masih linglung. Tak lama berselang. Diapun berteriak.


"Wadooooh....!!


sakiiiiiit...!!"


Mengusap lengannya kasar dan berulang.


Belum hilang rasa terkejutnya. Mi Young berkata kembali.


"Saya magang disini,. tolong di bina."


Cho Jae Hyun dan Jeoung Hyuk. Bersamaan teriak. Dan mengundang perhatian orang yang lalu lalang di tempat itu


"WHAT????????


MAGAAAAANG!!!!"


Kedua sahabat ini, saling berpandangan.


Jeoung Hyuk, ekspresinya sangat depresi dan tertekan. Diapun merutuk dalam hati.


"Aduuuh bagaimana ini,?


Kenapa dia sangat cantik di pandanganku.?


Bagaimana caraku untuk menghindarinya, sedangkan dia, sudah sekantor denganku."


Diapun berkata lantang dan sangat kesal.


"Kenapa terlalu gampang, kamu masuk kantor ini Hahh!!!?"


Dan sangat mudah, bekerja di tempat ini. Hahh!!?


Kenapa tidak, kamu melamar pekerjaan di tempat lain. Saja,


Ooooh...Tidaaaak...tidak lama aku akan gila?'"


Jeoung Hyuk sangat depresi. Dia mengusap wajahnya dengan kasar.


Cho Jae Hyun, hanya tersenyum sedikit kemudian banyak dan terkekeh.


Jeoung Hyuk, langsung menimpuk kepalanya dengan tamparan yang tidak terlalu keras.


Cho Jae Hyun mengusap kepalanya, yang terkena tamparan. Tapi dia bingung juga. Kenapa Mi Young begitu mudah masuk kerja di tempatnya bekerja.


Mi Young mencoba menutupi. Ini adalah salah satu perusahaan Papanya, dan masih banyak perusahaan cabang papanya lagi.


Tadi dia memaksa asisten papanya, menelpon untuk mempekerjakan nya. di salah satu cabang usahanya ini. Dan jangan memperkenalkan dia sebagai nona besar. Tetapi anak magang yang di promosikan perusahaan pusat. Alasannya ingin mengenal lebih dalam usaha Ayahnya dan terjun langsung di lapangan.


Padahal inti dia bekerja adalah untuk lebih dekat dengan Jeoung Hyuk, dan lebih gampang menggaetnya.


Dan dia memang mau menemui Cho Jae Hyun. Dan Mi Young jadi mengetahui tempat mereka bekerja adalah cabang perusahaan Papanya


Mi Young, terkekeh. Mengingat inti dari pekerjaannya ini.

__ADS_1


"Pacarku...., Aku kerja dulu yah."


Mengedipkan mata.


Jeoung Hyuk mendesis.


"Issssshh....., siapa yang mau jadi pacarmu. Jangan Halu nona.!!


Mi Young tersenyum.


Selamat menikmati, perjuanganku, untuk mendapatkan kamu, My Honey.


Jeoung Hyuk. Menoleh ke Cho Jae Hyun, yang tersenyum lebar.


"Senyum mu itu, sangat menyebalkan."


"Cho Jae Hyun, Lihatlah temanmu. Sangatlah tega denganku, padahal tadi malam, kami sudah berciuman."


Pura pura sedih dan memainkan jarinya, dan tertunduk.


Suara desisan Jeoung Hyuk, bertambah keras.


"Isssshh......, isssshh..!!!!!!"


Mengusap wajahnya kasar.


"Wanita ini sungguh gila. Dia yang menciumku!! Cho Jae Hyun, Tampa minta ijin denganku."


Menjelaskan ke sahabatnya, agar jangan mempercayai perkataan Mi Young. Dan menggelengkan kepalanya dengan keras.


Cho Jae Hyun Terkekeh.


"Kawanku. bersiaplah untuk jatuh cinta, dia sangat manis kawan."


Jeoung Hyuk, mendelik kesal.


Jeoung Hyuk berlalu dan menghentakkan kakinya, sangat kesal dan membalik badannya dan berjalan menjauh.


Cho Jae Hyun, memberi Jempol dan mengedipkan mata.


"Selamat berjuang. Saya doakan kamu pasti berhasil."


Mi Young tertawa riang. Dan membawa telapak jarinya ke depan dan langsung di sambut Telapak jari Cho Jae Hyun.


"Cesssshh!!!


Jawab mereka bersamaan dan terkekeh.


"Hehehe"


Cho Jae Hyun pun, berlalu meninggalkan Mi Young.


Sedangkan Mi Young tersenyum lebar.


"Ini memang ideku, waktu di Taxi malam itu, Dia mendapatkan ide untuk bekerja satu kantor dengannya. Seandainya pun ini bukan cabang perusahaan Ayahnya. Dia sangat mudah masuk. Karna asisten Ayahnya. Hampir kenal semua dengan perusahaan di Korea di tambah koneksi dari Park She Hyo. Ini sangatlah mudah baginya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2