Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar
Cinta Yang tertukat


__ADS_3

Part 59


Ayuni dan Andre terus berciuman, saat ini Ayuni sudah melupakan saat ini, bukan Andre yang menciumnya tetapi Dewa. Ayuni sangat menikmatinya. Dia bahkan sudah meremas kasar rambut Abangnya.


Andre juga semakin terbakar panas dan sangat menikmati, mencium Ayuni sepuas mungkin. Sampai bibirnya terasa kaku dan terasa bengkak, Ayuni sangat liar menciumnya.


Saat ini Ayuni, sudah tidak menganggap Abang Andre yang sedang menciumnya tetapi Dewa yang sudah menciumnya, Ayuni terus mengimbangi ciuman panas Abangnya.


Walau terasa barang berharganya sudah perih Karna gesekan pusat inti Abangnya.


"Dasar Abang mesum, dia sangat terangsang, Apakah begini? dia memperlakukan pacar - pacarnya dan segampang itu memutuskannya." menarik nafas dalam.


Abang Karna perbuatan kamu, saat ini, aku yang menerima karmanya." Gerutu Ayuni dalam hatinya.


Ayuni menjadi sangat kesal dengan Abangnya.


Ayuni mendorong tubuh Abangnya yang masih terus menciumnya. Dan meremas pusat inti Abangnya. yang membuat Andre tersentak. pusat intinya saat ini, sudah di genggaman adiknya.


Tangan Ayuni melingkar sempurna di barang berharga Abangnya.


"Abang, barang kamu ini, dari tadi menyakitiku," menatap Andre dengan polos. Tampa rasa bersalah telah memegang sempurna barang berharga Abangnya, yang sudah menegang sempurna. Mata Ayuni menatap sayu, wajah Abangnya, dengan polosnya.


Andre gelagapan, tidak menyangka Ayuni sangat berani menyentuh area pribadinya dengan tatapan biasa saja, tampa kecanggungan sedikitpun.


Saat ini Andre sangat malu dan rasanya mau menghilang saat ini juga. Pusat intinya terasa berdenyut sangat nikmat. Saat ini, pusat intinya sangat butuh penuntasan. Ayuni benar - benar telah memegangnya sangat kuat saat ini.

__ADS_1


Andre pun segera berdiri, pegangan Ayuni di barang berharga Abangnya pun terlepas. Andre segera berlari masuk ke dalam kamar mandi.Saat ini barang berharganya sudah berdenyut sangat nikmat, butuh penuntasan, karna ulah Ayuni yang spontan.


Andre membuka celana bawahnya, saat ini Andre sudah tidak memakai apapun, barangnya telah menegang. Andre mulai bermain solo sendiri, mengejar kenikmatannya sendiri, menahan erangannya, agar tidak terdengar di telinga Ayuni, nafasnya semakin memburu, punggungnya dia sandarkan di dinding, tangannya semakin aktif, mengejar kenikmatannya sendiri.


Andre hanya bisa menganga, menahan kenikmatan yang sudah ada diujung. dan menumpahkan lahar dari dalam dirinya.


Andre hanya bisa mengerang menikmati kenikmatan yang tidak terkira, dengan suara tertahan, hanya bibirnya yang terus menganga menjemput kenikmatan, yang tidak terkira, setelah itu badannya berangsur


melemah.


Sedangkan Ayuni berpikir Abangnya saat ini sangat malu, Ayuni telah berani memegang area pribadi Abangnya. Ayuni pun terkekeh.


"Siapa suruh menganggu dan menyakiti pusat inti ku juga." Bergumam dalam hati.


Ayuni mengusap benda berharganya yang terasa sakit di gesek keras dari tadi, oleh barang berharga Abangnya, walau dari luar tapi terasa perih.


"Saat ini aku dan Abangku sudah tidak waras. kayaknya kami butuh psikiater dalam waktu dekat ini. Kami selalu saling memanfaatkan, dan Abang juga betah menjomblo, tidak berusaha mencari yang membuat hatinya bergetar. Alasan Basi, mana bisa hatinya bergetar, Abang Andre seorang playboy. Dan aku juga perawan frustasi, cinta di tolak Abangnya yang jadi korban. kami memang sudah menjadi pasangan tidak waras." Pikiran Ayuni terus menerawang.


Ayuni mendengar bunyi air, menandakan Abangnya sudah mandi.


Ayuni menghempaskan tubuhnya, di kasur Abangnya dan dia pun terlelap tidur.


Sedangkan Andre di dalam kamar mandi terus memikirkan Ayuni dan merasa malu untuk bertemu Ayuni, Karna perbuatannya meremas barang berharganya.


Andrepun sangat stres memikirkannya, dia pun mengucek berapa kali rambutnya. Saat ini, rasanya tidak mau ketemu adiknya.

__ADS_1


"Mengapa semakin hari aku semakin tidak terkendali. Apakah aku ke Korea saja dulu,? menunggu Ayuni Tamat SMA dan mulai berterus terang bahwa aku bukan Abang kandungnya dan ingin menikahinya." Menghela nafas dalam. Ada rasa khawatir, Ayuni akan menolak cintanya.


"Saat ini Ayuni sisa 1 tahun lagi menyelesaikan Sekolahnya. Aku harus bicara dengan Mama aku harus ke Korea dulu, tapi sayang sekali sih, jika sekarang aku pergi, karna sisa 5 bulan lagi, kuliah aku berakhir dan di wisuda." Andre Menghela nafas lagi.


Selesai mandi, Andre mengambil handuk dan melingkarkan nya di pinggangnya. Andre berjalan mengendap - endap. Saat ini dia sangat malu ketemu Ayuni.


Andre tersentak, adiknya sudah tertidur lelap, di kasurnya.


Andre mendekati Adiknya, dan duduk disampingnya, menatapnya dengan penuh cinta.


"Sayangku, semoga Abang bisa sangat beruntung, bisa memiliki kamu sayangku, aku ingin sekali anak - anak aku nantinya terlahir dari rahim kamu sayangku, aku ingin setiap hari bercinta dengan kamu sayangku. aku sangat ingin memilikimu sayangku. Aku adalah milikmu dan kamu hanya milikku.


Andre tersenyum bahagia, khayalannya begitu sangat indah.


Andre membelai pipi Adiknya dan mencium keningnya.


Andre segera berpakaian dan tidur di samping adiknya, menariknya dalam pelukannya, dan mendekapnya dengan erat, Ayuni semakin mempererat pelukannya, suara detak jantung Abangnya sudah seperti lagu tidur untuknya.


Mereka pun terlelap bersama, tertidur dengan pulas nya, saling berpelukan dengan erat, seolah tidak ingin terpisahkan.


Bersambung


Jangan lupa Readers berikan Vote, like


dengan Comment.

__ADS_1


Dukungan Readers, sangat Author butuhkan, untuk melanjutkan Bab berikutnya, dan membuat karya yang lebih baik.


Love love you All


__ADS_2