Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar
Cinta Yang Tertukar


__ADS_3

Part 86.


Bantu Author like setiap part nya yah, berikan hadiah yah untukku. ada hati atau bunga atau secangkir kopi, jangan lupa comment nya, Readers yang baik, tampan dan cantik, untukku, itu sangat menyemangati ku yang sempat drop Karna masih sangat sedikit yang like dan vote, bahkan vote baru ada 2 vote. hik hik...padahal sudah Part 85..karyaku dibaca tapi hanya dibaca, hik hik...hik..padahal Author sangat butuh ada like dan vote, hadiah padahal ini sangat berharga untukku. jika rating naik, saya akan rajin up date. hehehe...berbau modus yah.🤭🤭


Hanya kalian yang membuatku semangat melanjutkan Bab. Readers. 🥰🥰Mohon like setiap part-nya. saat ini karya ini kemarin sudah dipromosikan di beranda walau belum dikontrak Karna belum dapat target pembaca. tolong bantu share juga yah.


Readers, bantu like, vote dan Comment karya terbaruku. tinggal ketik judul novelku dan terlihat Author Nama Munira. klik , kemudian muncul Author klik Author dan muncul semua karyaku. karya terbaruku.


"Haruskah Masih Memilihmu Sayangku" Bantu yah dukungannya. ceritanya jauh lebih menarik, saya saja Author nya Baper. dan sangat komedi lho. dijamin ketawa terus, kalau cerita sedihnya ada juga tapi diapik komedi. Baca juga yah jgn lupa like,vote dan comment.🙏🙏🥰🥰


❤️❤️❤️. Love Love You All.



Bantu dukung karya terbaruku Yah Readers. karya pertama sudah 85 episode baru ada 2 vote, itupun hanya dari saya, hik hik..


hehe..modus lagi. 🤭🤭tolong like setiap part-nya yah, dari part 1 sampai hari ini klik tanda jempol di bawahnya yah readers. nanti Author akan membuat ceritanya lebih menarik lagi. 🥰🥰🙏🙏


Lanjut Part 86.


Keesokan Paginya, Park She Kyo, terbangun. Badannya sakit semua. Diapun menggeliatkan badannya, dan menoleh kesamping. Kekasihnya masih tertidur. Saat ini lengan kekasihnya yang menjadi bantalnya. Diapun menatap wajah tampan kekasihnya.


"Kamu benar - benar sangat tampan, aku tidak menyangka secepat ini, aku berikan semua sesuatu yang sangat berharga, hanya semalam. Aku bahkan mempercayainya padahal belum mengenalnya. Cinta memang Buta."


Park She Hyo, tiba - tiba sedih.


"Bagaimana jika dia bosan dan meninggalkanku, aku belum mengenalnya."


Diapun menangis, air mata mengalir di kedua pipinya, diapun terisak.


Cho Jae Hyun, terbangun. Dia tersentak dan melihat kekasihnya menangis. Diapun menarik kekasihnya dalam pelukannya dan mencium keningnya.


"Apa dia marah dan menyesal, telah memberikan kehormatan nya padaku,? aku memang sangat lancang. Bahkan selalu mengulangnya. Tubuhnya sangat memikatku. Apa yang harus kulakukan ?".


Kata hati Cho Jae Hyun berkecamuk. Dia hanya bisa memeluk kekasihnya lebih erat.


Park She Hyo berkata lirih.


"Aku belum mengenalmu dengan baik, bagaimana jika kamu bosan dan meninggalkanku, aku benar - benar bodoh, cepat terbuai dengan ketampananmu saja."


Cho Jae Hyun. Tersenyum.

__ADS_1


"Ooh gara - gara ini, dia menangis, Bukan kamu saja yang terbuai dengan parasku. Tapi Kamu ini sangat cantik. Akulah yang tergoda dan terbuai oleh parasmu. dan keindahan tubuhmu."


Cho Jae Hyun, mencoba menghiburnya. dia melepas pelukannya, dia menatap kekasihnya penuh cinta, Park She Hyo tertunduk, walau pria ini sudah mengambil kehormatannya beberapa kali, tapi tatapan mata itu, benar benar memikat dan membuat jantungnya berdebar indah.


"Sayang, aku tidak akan meninggalkanmu. Aku sangat ingin menikahi mu, walau hari ini, tapi Apakah orang tuamu mau menerimaku.?"


Park She Hyo tersentak, dia menyadari, orang tuanya, tidak akan setuju.


"Sayang, jangan berpikir berat dulu, jika suatu saat aku hamil. Kamu harus menikahi ku, ada restu atau tidak yang penting kamu harus menikahi ku." Katax manja.


Andre tersenyum senang, hati kekasihnya sudah membaik.


"Ayo mandi bersama. Aku akan memandikanmu"


Mengedipkan mata dan membuka selimut. Memperlihatkan tubuh polos keduanya.


Park She Hyo, sangat malu melihat kekasihnya polos dan melihat pusaka kekasihnya, yang saat ini sudah posisi menantang kembali, hal semalam membayang di pelupuk matanya. Dia pun sangat malu mengingatnya.


"Aah....Aku tidak sanggup lagi bermain." Tubuhku sakit semua."


Tolaknya, menutupi debaran hatinya.


"Aku tidak akan memaksa sayang, kita mandi saja."


"Tapi kalau meraba, boleh Khan,''


mengendong kekasihnya dan mengecup bibirnya.


Park She Hyo tersenyum dan mengangguk.


Cho Jae Hyun. Mengecup kembali bibir kekasihnya. Merekapun masuk ke kamar mandi, dan Cho Jae Hyun, selalu memandang tubuh polos kekasihnya, dan menahan diri. Sekedar mengelus saja. Dia sangat mengerti, jika dia sudah menyiksa tubuh yang sangat indah ini, berkali - kali.


"Aku akan memberi waktu beberapa hari. Memulihkan tenaganya. Sungguh tubuhmu sangat indah, Sabarlah Joni, kita akan menggempurnya lagi."


Mengelus pusaka saktinya dan tersenyum. Rupanya dia menyusun rencana mesum dengan senjatanya.


Park She Hyo, hanya tersenyum melihat kekasihnya. mengelus pedangnya.


"Aku sangat ingin melayaninya, akupun tergoda dan sungguh tubuhnya sangat memikat, sangat kekar dan atletis.tubuhnya berkotak, sangat seksi. Tapi sungguh dia petarung hebat, tubuhku sangat sakit. Belum terlalu pulih, habis kecelakaan."


Selesai mandi, merekapun berpakaian dan sarapan bersama. Sesekali ada canda tawa.

__ADS_1


Park She Hyo, selesai makan, meminta pamit pulang.


"Sayang, aku pulang dulu"


Pamitnya.


Cho Jae Hyun sangat enggan melepasnya. Tapi dia juga mau berangkat kerja. Dia terus mencium kekasihnya dan sangat betah di bibir indah kekasihnya, yang diciumnya terus menerus, Tampa bosan.


"Sudah Aaaah....,


Menahan wajah kekasihnya, dan tersenyum.


Cho jae Hyun, memeluk kekasihnya dengan hangat, melepasnya dan mencium keningnya.


"Rindukan aku yah, juga si Joni"


Katanya dengan wajah mesum.


"Siapa itu Joni,"


Tanya Park She Hyo keheranan.


Cho Jae Hyun membawa tangan kekasihnya, menyentuh Pusakanya.


"Yang ini"


dan terkekeh.


Park She Hyo, terkekeh dan memukul dada kekasihnya lembut.


"Dasar otak mesum, sudah ahhhh....,aku pulang dulu. Melayani kamu dan si Joni mu itu, tidak ada habisnya."


Park She Hyo, melangkah meninggalkan kekasihnya. diapun tersenyum geli.


Kekasihnya ternyata selain pendiam juga humoris.


Cho Jae Hyun, menatap kekasihnya dan tersenyum.


"Aku akan membuat hari - harimu, mulai saat ini. akan selalu tersenyum dan bahagia. Trima kasih telah hadir dalam hidupku, yang sangat hampa ini."


Wajah tampannya tersenyum bahagia.

__ADS_1


Bersambung.


.


__ADS_2