
*Bagai Daun Yang Terhempas Angin Alex Belum Kunjung Datang,Erlinda Merasa Kesal Karena Dia Kesepian Hari Hari Dia Lakukan Hanya Tertidur Di Ranjang Rumah Sakit.
Sudah Hampir Dua Hari Alex Menghilang.
Karena Erlinda Mulai Jenuh Dia Pun Keluar Mencari Udara Segar Di Temani Oleh Suster Dia Tidak Berjalan Dia Hanya Menggunakan Kursi Roda Sungguh Hall Itu Membuat Erlinda Bersedih Dia Tidak Lagi Berjalan Anggun Di Depan Banyak Orang.
Dia Menatap Ke Sekeliling Taman Rumah Sakit Dia Masih Melihat Orang Lain Yang Lebih Buruk Dari Nya*.
Karena Erlinda Ingin Sendiri Dia Pun Menyuruh Suster Nya Untuk Pergi,Kini Erlinda Menatap Langit Langit Yang Cerah Menatap Tiada Henti Sampai Tanpa Dia Sadari Dia Meneteskan Air Matanya.
"Kakak"Teriak Seseorang Membuat Erlinda Terhenyak Lalu Mencari Arah Suara Itu Dimana Dia Berpikir Kalau Yang Memanggil Kakak Itu Adik Nya Namun Ternyata Bukan Itu Hanya Seorang Anak Kecil Yang Mungkin Berasal Dari Indonesia.
Dia Pun Menatap Kembali Langit Langit, Pikiran Nya Kini Kosong Dia Tidak Berpikir Apa Apa Selain Memikirkan Adik Nya Yang Tak Kunjung Datang Dia Pun Mulai Menutup Matanya Menikmati Angin Yang Begitu Sejuk.
Tak Lama Kemudian Ada Seseorang Yang Memanggil Kakak Lagi, Erlinda Menghiraukan Itu Dia Hanya Berpikir Mungkin Itu Suara Anak Kecil Yang Tadi.
Namun Suara Itu Semakin Kencang Dan Kencang Membuat Erlinda Pun Terpaksa Membuka Matanya,Erlinda Langsung Terkejut Melihat Seseorang Yang Berlari Ke Arah Nya Dengan Melambaikan Tangan Nya Dan Di Belakang Nya Dia Melihat Orang Seperti Alex.
__ADS_1
Karena Erlinda Merasa Mungkin Penglihatan Nya Salah Dia Pun Mengucek Ngucek Matanya Dan Erlinda Pun Terkejut Kembali Melihat Seseorang Yang Melambaikan Tangan Nya Itu Adalah Adik Nya Di Sertai Alex Yang Berjalan Dibelakang Adik Nya.
"Kakak"Ucap Adik Nya Yang Sudah Di Depan Mata Erlinda, Erlinda Langsung Terdiam Dia Tidak Menyangka Bisa Bertemu Dengan Adik Nya Sudah Hampir 8 Tahun Dia Tidak Bertemu Dengan Nya Membuat Erlinda Menangis, Adik Erlinda Yang Melihat Itu Langsung Terduduk Di Depan Erlinda Erlinda Pun Menatap Nya Lalu Memegang Pipi Nya.
"Apa Aku Tidak Bermimpi"Ucap Erlinda Mengelus Elus Lembut Pipi Adik Nya.
"Tidak Kamu Tidak Bermimpi Ini Kenyataan Nya"Ucap Alex Tiba Tiba Erlinda Yang Mendengar Itu Langsung Tersenyum Lalu Memeluk Adik Nya,Erinna Pun Membalas Pelukan Erlinda Dan Mengelus Elus Tengkuk Kakak Nya Yang Menangis Di Pundak Nya.
"Aku Senang Bisa Bertemu Dengan Kakak Meskipun Keadaan Kakak Seperti Ini Aku Senang ,Kakak Sudah Lah Jangan Menangis"Ucap Nya.
"Udah Lah Kak Jangan Terlalu Di Pikirkan"Kata Erinna Melepaskan Pelukannya Lalu Menatap Erlinda Dan Tersenyum manis.
"Kamu Jadi Dewasa Erinna"Ucap Erlinda Membelai Rambut Erinna Yang Sebahu.
"Makasih Alex"Ucap Erlinda Menatap Alex,Alex Hanya Mengangguk Lalu Tersenyum.
"Sama Sama"
__ADS_1
Setelah Seru Mengobrol Ngobrol Di Taman Kini Erlinda Langsung Kembali Ke Ranjang Yang Membosankan Nya Dia Kini Berdua Dengan Erinna Karena Alex Sedang Membeli Makanannya .
"Erinna"Ucap Lembut Erlinda Membuat Erinna Yang Fokus Dengan Ponsel Nya Langsung Menoleh.
"Iya Kak"
"Apa Kamu Sudah Mempunyai Kekasih?"
Kata Kata Itu Membuat Erinna Sedikit Kaget Sekaligus Heran Kenapa Kakak Nya Langsung Bertanya Seperti Itu.
"Aku Tidak Mempunyai Kekasih Kak"
"Bagus Kalo Begitu"
"Emang Ada Apa Kak"
"Erinna Apa Kamu Bersedia Mengabulkan Permintaan Terakhir Ku?"
__ADS_1