
Part 71
Maaf Yah Readers, kemarin tidak lanjut Part-nya Karna ada gangguan jaringan. Hari ini Author Double Part yah.
Jangan lupa Dukung Author dengan Vote. Like dengan Comment, Sebanyak - banyaknya. Saat ini baru 1 vote dan 1 comment. Bantu Author Juga yah Vote dengan Comment nya
Love Love You All
Andre segera melajukan motornya, menjemput Ayuni di sekolahnya, Sesampai di sana. Bocah cantiknya sudah menunggunya dengan senyum riangnya.
"Abang, ingat janji tadi yah, kita pergi jalan - jalan" Mulai menagih janji.
Andre mengangguk, setelah berpamitan dengan Dea. Ayuni naik di motor Abangnya.
Andre membawa adiknya kerumah dan berganti pakaian. Mereka pun memakai baju couple. Berwarna Putih dengan gambar Panda besar, di padukan warna jeans yang sama yang model sobek di lutut dan Paha, juga couple. Dan mereka memakai sepatu kets couple, berwarna putih. Dan jam tangan couple juga.
Mereka memang selalu kompak, jika berjalan santai bersama. Alasan Andre biar tidak ada yang menganggu Ayuni.
Banyak barangnya yang couple dengan Abangnya. Dan Andre suka belanja dan membelikan juga Ayuni yang sama dengannya.
Bahkan sahabatnya pun, terkadang Andre, membeli barang couple untuk temannya. Mulai Baju. jacket, sepatu, topi bahkan jam tangan. Seperti Ayuni.
Ayuni Tampak sangat cantik dan memikat, Bocah cantik Andre ini, mengikat rambutnya kuncir satu ke atas dan di gulung. memperlihatkan lehernya yang putih dan jenjang.
Andre Iseng memeluk Adiknya dari belakang dan mencium tengkuk belakang Ayuni. Dan menggelitnya dengan hidung.
__ADS_1
Ayuni berontak dalam pelukan Abangnya Karna kegelian.
"Aaaaaaaahh....,
Geli Abang." Kata Ayuni Manja.
"Abang, Ayuni capek di jadikan pelampiasan jomblo Abang,"
Andre hanya terkekeh, dan menarik pinggang adiknya, untuk meminta ijin Ke Orang Tua mereka.
Tampak Mama Andarani dan pak jeong Lee, sedang duduk di ruang keluarga. Begitulah Papa, banyak usahanya, tapi masih menyempatkan pulang untuk makan masakan Mama, padahal Papa sudah punya 2 restoran dan banyak cabang warung makan bahkan sudah ada juga cafe barunya.
Papa tidak pernah menuntut kami, memilih usaha apa, ataukah datang ke tempat usahanya. Papa Dan Mama membiarkan kami menikmati masa muda kami dengan baik.
Seperti biasa Papa hanya memberikan kartu Atm-nya, untuk kami belanja sepuas kami. Walau Abang Andre yang ulang tahun, akupun diperlakukan sama dengan Abangku, begitu juga sebaliknya.
Keluarga kami sangat simpel, sederhana dan harmonis.
Aku dan Abangku suka belanja barang yang sama. Jadi kebanyakan barang kami couple.
Seperti hari ini, sekarang adalah hari ulang tahun Abangku.
Papa dan Mama sangat sayang kepada kami. Mereka selalu ingat hari ulang tahun Anak - anaknya. Bahkan terkadang kami sendiri tidak mengingatnya. Seperti Aku saat ini, lupa kalau Abangku hari ini, berulang tahun.
Seperti hari ini, Melihat kami datang. Papa dan Mama langsung menyambut kami dengan pelukan.
__ADS_1
"Selamat Ulang tahun sayaaang.......,"
Mama memeluk dan mencium kening, hidung dan kedua pipi Andre. Dan terakhir meremas bokong Abang Andre. Kebiasaan Mama yang sudah berakar.
Papa pun memeluk Abang Andre, dan mencium
kening dan kedua pipi Abang Andre. Papa hanya tegas jika Abang Andre mengangguku. Papa sangat sayang Abang Andre.
"Selamat Ulang Tahun sayang," Mengusap kedua pipi Anak cowoknya.
Giliran Aku, memberikan hadiahku, seperti biasa.
Memeluk Abang Andre dan menyuruhnya menundukkan wajahnya. Dan setiap inci wajahnya tidak luput dari ciumanku.
Menciumnya dengan gerakan cepat dan berulang dan seperti biasanya dia menarik wajahnya, melepaskan tanganku dan seperti biasa mengomel. Abang Andre sangat hobi mengomel.
"Aaaa....Sudah...sudah,!!!
Wajahku yang sangat ganteng ini, sudah di penuhi air liurmu Bocah..."
Wajah tampannya sangat masam dan cemberut kesal.
Papa hanya tertawa dan memelukku. Dia selalu iri jika melihatku mencium Abang Andre.
Bersambung.
__ADS_1