
Aresha dan Amir telah sampai di butik. Dengan cepat, Aresha bergegas turun dari mobil menuju masuk ke dalam butik.
"Selamat siang semua.." Aresha berkata saat sudah berada di dalam butik.
"Selamat siang, Mbak Rere.." sahut para pegawai kompak.
Susi berjalan menghampiri Aresha.
"Hai pengantin baru.."
Aresha tersenyum ke arah Susi, dan mereka berdua berpelukan.
"Bagaimana keadaan butik kak? Apa semuanya lancar?"
Amir, Aresha dan juga Susi berjalan masuk ke ruangan Aresha.
"Tentu semuanya lancar. Yang memegang kendali kan aku.." Susi bergurau.
Mereka tertawa bersamaan, kecuali Amir. Amir hanya duduk di sofa yang berada di dalam ruangan.
Susi menatap Amir sekilas.
"Ada apa dengan suamimu, Re? Mengapa wajahnya di tekuk begitu?"
"Lagi bad mood kali kak.." tebak Aresha. Padahal Amir seperti itu karena masalah bulan madu, yang akan di kawal oleh semua pegawai.
Susi hanya mengangguk. Kemudian dia menatap Aresha dan berkata, "Oh ya, Re! Tuan Leon memesan Jas khusus untuk dirinya. Aku bingung harus memberikan yang mana. Sebaiknya kamu yang memilih, karena nanti sekertaris nya akan mengambil Jas itu hari ini."
Aresha terdiam sejenak, dan dia melirik ke arah Amir.
"Duh.. Gimana ya kak?"
"Kamu kenapa? Kok terlihat bingung seperti itu?" Susi bertanya heran, sebab melihat wajah bingung Aresha.
"Aku takut Mas Amir salah paham, jika nanti aku yang memilihkan Jas untuk kak Leon." ungkap Aresha
"Kenapa gitu? Inikan masalah pekerjaan, tidak masalahkan jika kamu yang memilih pakaian untuk customer butik ini?"
Aresha terdiam. lalu kemudian dia mengangguk.
"Ya sudah. Ayo kita lihat koleksi Jasnya. Aku akan berbicara dulu kepada Mas Amir."
Aresha bangkit dari kursi kerjanya, dan menghampiri Amir yang tengah terduduk di sofa sambil bermain ponsel.
__ADS_1
"Mas," Aresha memanggil Amir dengan nada lembut.
Amir mematikan ponsel, dan menoleh ke arah Aresha.
"Hm?" sahut Amir dengan deheman.
"Aku dan Kak Susi pamit melihat koleksi Jas dulu ya? Ada customer yang memesan Jas dari beberapa hari yang lalu, dan hari ini baru diambil." jelas Aresha.
"Kenapa baru hari ini?" Amir bertanya heran.
"Sebab Aresha lah yang harus memilihnya. Saya tidak tahu mana yang cocok untuk customer itu," Susi menjelaskan kepada Amir. Entah kapan dia sudah berada di dekat Amir dan Aresha.
Amir hanya menganggukan kepala.
"Baiklah. Aku akan menunggu di sini,"
Aresha tersenyum lembut. Aresha juga Susi pergi dari ruangan menuju ke lemari Jas.
•
•
•
•
"Salma.. Em,, Aku boleh nanya sesuatu gak?" ujar Rendy sambil terus fokus menyetir.
Salma menoleh sekilas ke arah Rendy.
"Katakan,"
"Maaf, jika yang ku tanyakan ini adalah masalah pribadi. Aku hanya penasaran saja, saat ini usia kamu berapa?" Rendy melirik Salma sebentar.
"24 tahun, Mas!"
"Kamu udah punya pacar belum?" Rendy memberanikan diri bertanya kepada Salma.
"Belum! Saya tidak pernah berpacaran, Mas," sahut Salma
Rendy kaget sekaligus gembira mendengar jawaban dari Salma.
"Kamu tidak pernah berpacaran? Kok bisa?"
__ADS_1
"Abi melarang saya untuk berpacaran.''
"Lalu, bagaimana kamu akan menikah jika tidak berpacaran?" Rendy bingung dengan tradisi Abi Salma .
"Melalui Ta'aruf." Salma menjawab.
"Ta'aruf?" Rendy butuh penjelasan.
"Iya, Ta'aruf. Tidak perlu berpacaran, namun langsung menikah saja." ucap Salma tenang.
Rendy terkejut, namun dia mampu menyembunyikan keterkejutannya itu.
"Bagaimana jika kita ta'aruf saja?"
Salma menatap Rendy, kemudian dia menoleh melihat ke depan lagi.
"Ta'aruf tidak seperti yang kamu bayangkan, Mas. Ta'aruf juga mempunyai tahap.. Tahap pertukaran Cv seperti Hobi, Warna kesukaan, dan makanan kesukaan, lalu banyak lagi yang akan di tulis, lalu tahap perkenalan. Namun, tidak seperti orang-orang yang berpacaran pada umumnya.."
Rendy melirik Salma, dia mengagumi wajah cantik Salma dalam hati.
"Lagian, Mas Rendy kan baru mengenal saya. Kenapa langsung mengajak ta'aruf?" Salma terkekeh pelan.
***
Apa kira-kira jawaban Sekertaris Rendy ya?? 🙈
**Hayo.. Kalau gini Neng Salma lebih pantes jadi istri Leon atau Rendy?? 🙈
....
Happy Reading..
See you next part bye bye..🤗
Jangan lupa tinggalkan jejak dan dukungannya 😘
Maafin Mom yang baru bsa Up ya 🙏🏻🙏🏻..
•
•
__ADS_1
Mampir ke karya temen Mom yuk 🤗🤗**