Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)

Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)
Memberitahu Leon,


__ADS_3

Saat ini terlihat Adzriel sedang berdiri di balkon kamar nya, sembari memegang ponsel. Ia menekan nomor kontak seseorang, dan mulai menghubungi nomor tersebut.


📲"Halo!" sapa seorang dari sebrang telepon


"Halo, Le! Lo lagi sibuk gak?" tanya Adzriel kepada Leon


📲"Enggak nih, gue lagi nyantai di balkon kamar, sekalian minum cappucino dingin. Ada apa?"


Saat ini, di Kanada pukul 12.00 GMT, Sedangkan di Indonesia, pukul 23.00 WIB.


"Nindi dimana ?"


📲"Kenapa lo nanya Nindi? nyantai aja kali, gue gak akan berbuat jahat sama dia," Leon berpikir, bahwa Adzriel takut terjadi apa-apa dengan Anindira.


"Ck, bukan itu! gue tanya, Nindi ada di deket lo enggak??" Adzriel berdecak kesal


📲"Kenapa sih lo, Dzriel? pasti di Indonesia sekarang udah tengah malam. Ada hal penting apa tengah malam begini lo menghubungi gue ?" Leon bertanya penasaran. "Oya, lo tenang aja! Nindi gak ada di deket gue, dia lagi turun ke bawah, gak tau deh nyari apaan!."


Terdengar di seberang telepon, Adzriel menghela nafas pelan.

__ADS_1


"Gue mau bicara tentang Rere."


📲"Rere? apa udah ada informasi mengenai dia?" Leon bertanya antusias, saat ini wajah Leon terlihat berbinar, karena mendengar kata bicara tentang Rere.


"Gue belum dapat informasi yang pasti, tapi gue saat ini mencurigai seseorang!" Adzriel berbicara serius.


📲"Maksud lo?" Leon tidak mengerti dengan apa yang Adzriel katakan, ia bangkit dari duduk nya dan berjalan ke perbatasan balkon.


"Gue udah mencari informasi melalui cctv di setiap jalan, dan gue juga udah melacak nomor ponsel Rere." .


Tidak ada sahutan dari Leon, Adzriel pun melanjutkan perkataannya lagi. Ia yakin, bahwa Leon masih mendengar nya.


"Dari cctv tidak ada petunjuk atau informasi apa pun. Itu tanda nya, Rere tidak pergi jauh. Sedangkan melalui ponsel, titik terakhir ponsel Rere aktif itu di sungai Muaram. Sungai yang tidak jauh dari komplek perumahan gue,"


"Bener, dan gue saat ini sedang mencurigai seseorang, dia masih keluarga gue. Tapi belum pasti, lo akan tahu dengan sendirinya nanti saat orang ini menang udah terbukti salah."


Leon hanya terdiam, ia tidak tahu apa lagi yang harus di katakan. Saat ini banyak tanda tanya dalam kepala Leon tentang Aresha, dan siapa dalang di balik semua ini.


📲"Dzriel! Secepatnya gue akan pulang ke Indonesia, dan akan mencari informasi tentang keberadaan Rere." Leon sudah membulatkan tekad nya, ia tidak peduli jika nanti keluarganya marah atau mengatakan dirinya bodoh.

__ADS_1


Sambungan telepon pun terputus. Leon menggenggam erat ponsel yang berada di tangannya, seraya menatap lurus ke depan.


"Aku akan mencari kamu, Rere. Dan jika aku tahu siapa dalang nya nanti, aku tidak akan mengampuninya."


Tanpa Leon sadari, ternyata Nindi sudah mengintip dari balik tirai, dan menguping pembicaraan Leon dengan Adzriel lewat sambungan telepon tadi.


'Sial!! begini cepat kah semua akan terkuak? aku harus bergerak lebih dahulu dari pada mereka. Perbuatan jahat ku tidak boleh terbongkar,!" Batin Nindi kesal, dan ia harus merencanakan sesuatu hal licik yang lebih baik lagi. Agar tidak di curigai oleh keluarga maupun suaminya.






HAI SEMUANYA, SELAMAT PAGI..


HAPPY READING GUYS 🤗

__ADS_1


SEE YOU NEXT PART, BYE BYE 😘😘.


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN 🙏🏻☺


__ADS_2