Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)

Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)
Calon istri.2


__ADS_3

Salma menatap Amir tidak percaya, dia heran, bukankah kedua orang tuanya sudah merundingkan masalah perjodohan dirinya dan juga Amir?. Itulah pikir Salma saat ini.


"M..Mas!!! Apa kamu lupa? bukankah kedua orang tua kita, sudah membicarakan masalah perjodohan kita?" Salma menatap sendu ke arah Amir, yang sedang menatapnya tajam.


"Salma dengarkan saya! Saya tidak menyetujui perjodohan konyol itu, dan saya tidak ingin menikahi mu. Maka dari itu, berhentilah mendekati saya, dan berhenti mengatur kehidupan saya!" Amir menatap tajam mata Salma. Dia tidak peduli lagi, jika nanti Salma akan mengadukan ke orang tuanya.


"Mas.... Kamu tega Mas, kamu Jahat!!!" Salma mendekati tubuh Amir, dan dia memukul dada bidang milik Amir, dengan penuh kekesalan.


"CUKUP SALMA, CUKUP!!" Amir membentak Salma sambil menangkap kedua tangan Salma yang sedari tadi memukuli dadanya.


"Pergi, dan jangan pernah bicarakan tentang perjodohan konyol itu lagi!" Amir melepaskan tangan Salma yang tadi dia pegang.


Salma menggelengkan kepala seraya memundurkan langkahnya perlahan.


"Kamu jahat, Mas! AKU DOAKAN, AGAR KALIAN BERDUA TIDAK AKAN PERNAH BAHAGIA!!!" teriak Salma sedih dan putus asa. Dia berlari pergi meninggalkan Amir dan Aminah.


Setelah Salma terlihat sudah jauh. Amir menoleh ke arah Aminah, yang masih memegangi pipinya.


"Minah, maafkan saya.." ucap Amir pelan


Aminah menoleh ke arah Amir. "Tidak, Mas. Mengapa Mas Amir harus minta maaf? Mas Amir tidak bersalah, dan saya juga tidak tahu jika Mas dan Mbak Salma akan di jodohkan."


"Tapi saya sudah menolaknya, Minah. Saya tidak tertarik kepada Salma. Dia bukan tipe wanita idaman saya.."


Aminah terdiam sejenak.

__ADS_1


"Ya sudah, ayo kita ke gudang." Aminah ingin melangkahkan kakinya. Namun baru akan melangkah, Amir dengan cepat mencekal pergelangan tangan Aminah.


"Minah,," ujar Amir menahan pergelangan tangan Aminah.


Aminah menoleh, dan memperhatikan tangannya, lalu berpindah memperhatikan wajah serius Amir.


"Mas! tolong lepaskan tangan saya. Saya tidak ingin, jika orang akan berpikiran buruk tentang kita berdua nantinya.!" Minah mencoba melepaskan tangannya.


"Saya ingin berbicara serius dengan kamu." Amir menatap wajah cantik milik Minah.


Aminah mengerutkan dahi.


"Ada apa? kenapa serius sekali?"


"Minah, saya ingin mengungkapkan perasaan tulus saya kepada kamu. Jika kamu tidak ingin menerimanya tidak masalah, tapi harapan saya, semoga kamu bisa memberikan jawaban yang terbaik untuk pertanyaan saya ini.."


"Mas, bicaralah yang jelas. Saya tidak mengerti, apa yang Mas Amir katakan.." Minah terus saja menatap wajah tampan Amir, yang sedang serius itu.


"Saya menolak perjodohan dengan Salma, karena saya... Saya mencintai kamu Minah,, Saya sudah tertarik padamu, saat pertama kali bertemu, bahkan saat kamu ke gudang membantu Ibu mu bekerja waktu itu." Amir menatap manik mata hitam bening milik Aminah.


Aminah hanya melongo, dia terkejut dengan apa yang Amir katakan. Dia mencerna segala ucapan Amir..


"Maksud Mas Amir?? Mas Amir menyukai saya?" tanya Minah lagi memastikan.


"Iya, Minah. Saya menyukai kamu, dan saya ingin mengenalkan kamu dengan kedua orang tua saya.. Mereka sudah mendesak, supaya saya segera menikah.." ujar Amir yakin

__ADS_1


"Tapi Mas..." Aminah tidak melanjutkan kata-katanya. Dia memandang manik mata yang terpancar serius itu. Tidak ada kebohongan di dalam sana.


"Mas! apa Mas Amir yakin, jika nanti kedua orang tua Mas Amir mau menerima saya.??"


"Saya yakin, mereka pasti akan menyetujui pilihan saya. Karena, saya lah yang menjalani semuanya nanti.." Amir masih menatap wajah cantik Aminah, yang terlihat ragu dan bingung.


"Minah, kamu tidak perlu menjawabnya sekarang. Nanti malam saya akan ke rumah kamu, dan kamu harus sudah menyiapkan jawaban untuk pertanyaan saya ini. Sekarang, kita ke gudang dulu.." Amir.memberikan waktu kepada Minah. Amir yakin, Minah juga bingung saat ini.


Minah menganggukkan kepala, dan mereka berdua berjalan bersama-sama menuju gudang.



**Siapa nih, yang gak ke sem-sem dengan neng Aminah ??🙈🙈


...


HAPPY READING GUYS..


SEE YOU NEXT PART, BYE BYE.. 🤗


JANGAN LUPA, TINGGALKAN JEJAK DAN DUKUNGAN KALIAN 😘


MAAF YA, BELAKANGAN INI MOM SELALU TELAT DAN UP TIDAK TERATUR 🙏🏻🙏🏻


SEMOGA KALIAN SEMUA SELALU STAY DI CERITA KARYA MOMMY ,❤😍**

__ADS_1


__ADS_2