
Sinar matahari menyapa bumi ..
Terlihat Aresha sudah rapi seperti akan pergi,
ia berjalan menuruni anak tangga menuju meja makan .
"Morning semuanya..!!" sapa Resha pada kedua orang tua nya yang sudah berada di meja makan.
"Pagi sayang.." sahut Samuel dan Silva bersamaan
Resha melirik ke sana kemari, "Kak Adzriel mana Mi ? kok gak ikut sarapan ?" tanya Resha pada Silva
Silva melirik ke arah tangga..
"Tuh dia,," Silva menunjuk menggunakan dagu nya
Resha pun hanya menoleh sekilas melihat Adzriel yang berjalan ke arah meja makan.
"Pagi..!" sapa Adzriel pada orang tua dan adiknya
"Pagi,," jawab mereka
Adzriel membalikkan piring nya dan mulai mengoleskan roti dengan selai kacang.
"Tumben-tumbenan kamu udah rapi dek ? mau kemana ?" tanya Adzriel seraya menyantap sarapannya dan melirik ke arah Resha sekilas
"Em, Rere mau liat butik Mami kak."
__ADS_1
"Kamu mau langsung bekerja dan memimpin butik Mami nak ? apa gak capek ? kamu santai-santai aja dulu di rumah, jangan terlalu memaksa," nasehat Silva pada putri bungsunya
Resha mengambil tisu dan mengelap bibir nya yang terkena noda susu.
"Mami tenang aja, Rere gak capek kok . Malah ini tuh impian Rere dari dulu, pengen banget mengurus butik," Resha tersenyum senang
"Tapi nak---" ucapan Silva pun terputus karena Samuel dengan cepat menyelanya
"Sudah lah Mi, biarkan putri kita melakukan apa yang dia mau . Putri kita kan sudah lama ingin mengurus butik kamu, Resha juga pasti mau segera melihat-lihat bagaimana model pakaian yang ada di butik kamu sekarang . Ya kan nak ?" ucap Samuel panjang lebar
Silva hanya pasrah dan menganggukkan kepala saja, Samuel dari dulu memang sangat memanjakan Aresha .
"Adzriel udah selesai, Adzriel berangkat dulu ya Pi, Mi." Adzriel mencium Pipi Silva, namun hanya sekilas karena Samuel memelototi dirinya . Samuel sangat posesif dan iri meskipun pada putra nya sendiri ..
Adzriel tertawa lucu melihat raut wajah Sam, kemudian ia berjalan dari belakang kursi Resha dan mengacak pelan rambut Aresha .
"Ihh,, kakak...!!!" Resha kesal sembari membenahi rambut nya yang sedikit berantakan.
Sam dan Silva hanya tertawa lucu melihat perilaku jahil Adzriel .
"Ya udah, Rere juga pamit ya Pi, Mi," Aresha berdiri dan berjalan menghampiri Silva, kemudian ia mencium sebelah Pipi Silva dan Samuel .
"Hati-hati ya nak,," ucap Silva
Resha menganggukkan kepala dan melangkahkan kaki nya keluar rumah .
"Papi juga pamit ya Mi . Udah siang juga," Sam bangkit dari duduk nya di ikuti oleh Silva dan mereka berdua berjalan menuju teras rumah
__ADS_1
"Kamu hati-hati ya Pi," Silva memeluk tubuh Sam, dan Sam pun membalas pelukan Silva.
Pelukan terlepas, "Dah Mami,,!!" Samuel mencium kening Silva dan berjalan menuju mobil nya sambil melambaikan tangan, Silva pun membalas lambaian tangan Samuel ..
Mobil yang Sam naikin sudah meninggalkan halaman rumah NUGRAHA . Silva masuk ke dalam dan menutup pintu rumah..
Silva merasa suntuk di dalam rumah, ia kemudian pergi ke taman samping rumah sambil membawa majalah, cemilan dan kopi..
**Calon generasi penerus NUGRAH JAYA Group ππ
HAPPY READING GUYS β€
SEE YOU TOMORROW NEXT PART ππΌππΌ.
JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGAN π₯π₯
LIKE, VOTE, KOMEN, HADIAH DAN FAVORIT ..
SELAMAT MALAM SEMUA !!!!!!
PANTAU TERUS CERITA MEREKA YA π€π€
....
Jangan lupa mampir ke karya temen aku ππ**
__ADS_1