Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)

Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)
Butik,


__ADS_3

Aresha telah sampai di IVA BOUTIQUE . Butik milik sang Mami, ia berjalan memasuki butik tersebut .


Tak tak tak


Suara hentakan heels yang Resha pakai.


"Selamat pagi semua,," sapa Resha pada seluruh pegawai di butik itu, saat ia sudah berada di dalam butik .


"Pagi nona.." sahut semua pegawai


Aresha mengembangkan senyum dan berjalan ke depan pintu ruangan kerjanya .


ia menghentikan langkah sebelum membuka pintu, lalu ia pun membalikkan badannya membelakangi pintu masuk .


"Em, bisa kamu tolong suruh seluruh pegawai supaya bisa berkumpul di sini ??" tanya Aresha pada pekerja wanita yang berada di dekat pintu ruangan nya.


"Tentu nona.." pegawai wanita yang mempunyai name tag OLIVIA itu pun langsung memanggil para rekan kerja nya .


Terlihat seluruh pegawai sudah berkumpul, kira-kira sekitar 6 orang .


"Hai semua, apa kalian sudah tau siapa saya ?" tanya Aresha sopan pada seluruh pegawai itu


"Sudah nona.." sahut mereka serempak


Aresha tersenyum senang, "Baiklah, saya sangat berterimakasih karena kalian semua memang sudah mengenal saya dan tentu saja pasti dari orang tua saya . Akan tetapi, saat ini saya ingin memperkenalkan diri saya sendiri sekali lagi. Nama saya Aresha Raiqa Nugraha, kalian bisa memanggil saya Rere .Mengapa ? supaya kita terlihat akrab dan bersahabat, tida seperti bos dengan pegawai nya." Resha menatap satu persatu para pegawai nya


"Baik nona Rere .." mereka menjawab bersamaan


Aresha melangkahkan kaki menuju ke arah pegawai yang berdiri paling depan .

__ADS_1


"Usia kamu berapa ?" tanya Resha pada name tag SASYA .


"Usia saya 21 tahun nona,," sahut Sasya lembut


"Kamu jangan panggil saya nona ya ?panggil saja mbak.." ujar Resha di selingi senyum ramah nya


"Baik non--, mbak.." hampir saja Sasya kelupaan .


Resha tersenyum dan kembali lagi ke depan pintu ruangan kemudian menatap para pegawai .


"Saya juga ingin menyampaikan bahwa usia saya masih 23 tahun, jadi .. Jika di antara kalian ada yang usia nya di bawah saya, boleh panggil saya dengan sebutan mbak . Karena sebutan nona, sangat tidak nyaman saya dengar . Namun jika usia kalian di atas saya, maka bisa memanggil saya Rere . Oke ??" Resha menjelaskan


"Oke mbak, Rere.." mereka menjawab serempak lagi, ada yang memanggil Resha dengan sebutan mbak, dan ada juga yang memanggil dengan sebutan Rere saja .


Resha tidak ingin membeda-bedakan dirinya dengan para pekerja di butik itu . Resha menganggap mereka sama, sahabat dan juga keluarga . Sebab mereka semua sudah sangat lama bekerja di butik Silva .


"Saya ingin tahu, siapa disini orang kepercayaan Mami saya ?." Aresha masih setia menatap mereka satu persatu .


"Em, oke . Sekarang kalian semua kembali bekerja ke rutinitas masing-masing, dan mbak nya bisa ikut dengan saya ke dalam." ucap Resha mengajak orang kepercayaan Silva masuk ke dalam ruangannya .


Setelah Resha dan orang kepercayaan Silva masuk, para pegawai pun bubar dan mulai melakukan pekerjaan mereka masing-masing .


Tanda close di gantikan dengan tanda open .


Di dalam ruangan .


Aresha sudah duduk di kursi kerja nya .


"Silahkan duduk mbak !!" seru Resha pada pegawai wanita itu .

__ADS_1


Pegawai itu pun langsung duduk di kursi yang berhadapan dengan meja kerja Aresha .


"Nama mbak, Susi ya ?" tanya Resha pada pegawai nya itu


"Iya Re, nama saya Susi Wijayanti . Tetapi, pegawai disini memanggil saya Kak Sus," ujar Susi pada Resha


Aresha hanya menganggukkan kepala saja.


"Baiklah, kalau begitu saya panggi mbak dengan sebutan Kak Sus saja ya ? supaya terlihat lebih akrab,"


"Tidak apa-apa Rere .." Susi tersenyum ke arah Silva


"Oke, kita akan mulai mendiskusikan tentang naik-turun nya pendapatan selama ini, dan juga akan mendiskusikan tentang model pakaian terbaru seperti apa yang akan di rancang ." Resha menjelaskan seraya mengeluarkan sebuah map besar dan berbagai alat desainer lainnya dari laci meja .


"Saya sebenarnya merasa segan dengan kamu Re, kamu itu kan lulusan dari Italia, tentu saja selera kamu sangat beda dengan saya." Susi merasa bingung


Resha tersenyum lembut pada Susi, "Kak Sus tenang aja, selera kita sama kok . Meskipun saya kuliah dan lulusan dari luar negeri, namun saya tetap mencintai indonesia .. Tentu saran dan ide dari Kak Sus nanti akan saya kembangkan, maka dari itu kita harus bekerja sama tanpa ada rasa segan atau apa pun ." Resha mencoba memberi penjelasan


Susi hanya menganggukkan kepala, ia tidak menyangka ternyata Resha sangat baik dan ramah . Resha juga tidak sombong dan mau berbaur dengan baik pada seluruh pegawai, meskipun ia berasal dari keluarga terpandang dan lulusan luar negeri namun tetap rendah hati .


Aresha dan Susi pun mulai melakukan pekerjaan mereka seperti yang Resha katakan tadi ..



**Love you seluas kebon jeruk Berastagi neng Rere 😍😍


ADA YANG MAU NYAMPEIN LOVE-LOVE JUGA GAK NIH UNTUK NENG RERE KESAYANGAN PAPI SAMUEL ?? 😘😘


HAPPY READING GUYS ❤

__ADS_1


SEE YOU NEXT PART 👇


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK JIKA SUDAH MEMBACA SETIAP BAB CERITA INi 🔥🔥**


__ADS_2