Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)

Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)
Awal balas dendam,


__ADS_3

Keesokan harinya, Nindi mengetik sebuah pesan kepada seseorang.


'Gue tunggu di tempat biasa' send messenge Alya.


Begitulah pesan yang Nindi kirimkan kepada Alya.


Nindi tersenyum licik sambil membolak-balikkan ponselnya.


"Kita lihat saja, apa yang akan terjadi.." senyum sinis terbit di bibir Nindi, dia melemparkan ponselnya ke atas kasur, dan berjalan ke kamar mandi guna bersiap untuk bertemu dengan Alya.


Di tempat lain.


Alya yang sedang santai di kamar, membaca pesan dari Nindi.


"Tumben-tumbenan Nindi ngajakin ketemuan.." gumam Alya heran, lalu dia membalas pesan dari Nindi.


📨"Oke, setengah jam aku akan sampai di sana." Send Nindi


Tanpa curiga, Alya menyetujui ajakan dari Nindi. Dia beranjak dari duduknya menuju kamar mandi, untuk bersiap.


Beberapa jam kemudian, Nindi sudah sampai terlebih dahulu di danau sepi tempat mereka biasa bertemu.

__ADS_1


"Lama banget sih nih orang!" Nindi bergumam kesal, dengan melihat jam yang melingkar di tangannya.


Tak lama kemudian.


"Sorry Nin, aku telat. Agak macet di jalan tadi!" seru Alya berjalan menghampiri Nindi


"Duduk!" Nindi menepuk-nepuk bangku kosong di sampingnya. Dan Alya pun duduk di sebelah Nindi.


"Kenapa kamu mengajak ku bertemu?" tanya Alya penasaran


"Ada yang mau gue omongin sama lo!" Nindi melirik sekilas wajah Alya.


"Apa?"


Alya diam saja, dia bangkit dari duduknya dan melangkah maju membelakangi Nindi yang saat itu sedang duduk memangku sebelah kakinya.


"Ceritanya panjang, Nin.."


"Cerita aja! Gue pengen tahu, apa alasan kuat dari lo." Nindi memandang Alya dari belakang


Terdengar hembusan nafas pelan dari mulut Alya.

__ADS_1


"Itu semua karena adik ku. Aku mempunyai seorang adik perempuan, yang lugu juga pendiam. Dia bekerja di kantor Om Gilang, pada saat itu adik ku menjabat sebagai sekertaris juga." Alya menoleh sekilas ke arah Nindi.


"Lalu??" lanjut Nindi penasaran.


"Lalu, pada saat beberapa bulan bekerja di sana, Om gilang merenggut kesucian adik ku. Adik ku sudah menolak, namun Om Gilang tetap bersikeras memaksanya." suara Alya terdengar gemetaran menahan sedih dan emosi yang menjadi satu.


"Waktu itu, adik ku di perintahkan agar lembur, mengerjakan beberapa tugas, yang Om Gilang berikan. Adik ku ingin menolak, namun dia tidak berani karena takut di pecat. Saat itu, aku masih berada di Jerman. Bekerja sebagai sekertaris di salah satu perusahaan tekhnologi. Aku tidak tahu apa yang sedang di pikirkan adik ku. Beberapa minggu kemudian, dia menangis dan mengatakan bahwa dirinya hamil. Tentu saja sebagai kakak aku bertanya siapa yang sudah melakukan hal keji itu kepada nya? Dan dia berkata, Bos nya sendiri yaitu Gilang Richard. Aku geram sekali, dan aku menyuruh adik ku resign dari perusahaan Om Gilang. Adik ku menuruti ucapan ku, dan dia keluar dari kantor tersebut. 2 hari kemudian, aku pulang ke Indonesia untuk melihat keadaan adikku. Tapi, apa yang ku dapatkan saat sudah sampai di depan rumah kami. Aku mendapati adik ku gantung diri, akibat frustasi dan tekanan mental. Hiks.." Alya menangis terisak


"Dia tidak sanggup menerima semua apa yang sudah terjadi pada dirinya... Itu semua karena siapa? karena Om Gilang, Gilang Richard!!!" Alya mengusap air mata yang jatuh ke pipinya.


"Karena hal itulah, aku ingin membalas kan segala penderitaan adik ku, kematian adik ku satu-satunya!" Alya mengertakkan giginya


Nindi terkejut mendengar setiap kenyataan yang Alya katakan. Namun, dia tidak ingin hidupnya hancur hanya karena balasan dendam dari seorang kakak seperti Alya..



**Alya sexy girl.🙈


...


Happy Reading Guys..

__ADS_1


See you next part, Bye Bye...


Jangan lupa tinggalkan jejak dan dukungannya ❤❤**


__ADS_2