Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)

Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)
Tidak sengaja,


__ADS_3

Pukul 21.00 wib. Leon mengendarai mobil nya menuju ke rumah. Leon melihat jam tangan yang melingkar di tangannya..


"Huft!! lembur membuat tenaga ku terkuras banyak.." gumam Leon dengan menyetir


Leon tadi membawa sopir. Namun, karena Leon lembur jadi sopir itu Leon perintah agar pulang terlebih dahulu.


Cittt...


Bunyi rem mobil Leon terdengar dalam sekali. Leon menghentikan laju mobilnya, dia mengintip dari kaca sesuatu apa tadi yang lewat mendadak begitu.


"Sial! untung saja aku mengerem nya. Jika tidak, aku rasa dia sudah tertabrak.!"


Leon membuka pintu mobil, dan dia berjalan mendekat ke arah seseorang yang tengah tergeletak tepat di depan mobil nya.


Setelah dekat, Leon mengernyitkan dahi.


"Seorang wanita?" gumam Leon pelan.


Leon tidak tahu siapa wanita itu, sebab rambut menutupi wajah wanita yang tengah tergeletak di jalan tersebut.


Leon semakin mendekat, dan saat sudah sampai di dekat wanita itu, Leon menggoyangkan tubuh wanita seksi itu pelan.


"Nona! nona bangun!!!" Leon terus menggoyangkan tubuh wanita di hadapan nya itu, namun tidak ada respon. Kemudian, Leon membalikkan tubuh wanita tersebut dan alangkah terkejut nya, karena Leon mengenal wanita itu.


"Jessi!"

__ADS_1


Leon mengedarkan pandangan. .


Kosong, tidak ada orang.. Jalannya juga sepi karena jarang orang melewati jalan tikus itu, terlebih lagi hari juga sudah malam.


Tanpa memikirkan apa pun lagi, Leon segera mengangkat tubuh Jessi supaya masuk dalam gendongannya. Leon memasukkan tubuh Jessi ke dalam mobil tempat duduk belakang.


Setelah itu, dia melajukan mobilnya pergi dari jalan tersebut.


"Mau gue bawa kemana nih cewek ya?" Leon bingung sendiri, dan sesekali melirik Jessi yang berada di bangku belakang.


"Jessi juga!, malam-malam ngapain dia berada di tempat sepi seperti itu? untuk gue yang hampir nabrak dia, kalau enggak coba? bagaimana nasib nya.." Leon merasa kasihan juga dengan Jessi. Dia terus saja mengomel sendiri di sepanjang jalan.


25 menit kemudian.


Leon telah sampai di apartemen pribadi miliknya. Belum ada yang pernah Leon bawa ke apartemen tersebut, bahkan Aresha sekali pun. Baru Jessi lah yang Leon bawa ke apartemen pribadi miliknya.


Setelah Jessi di baringkan, Leon memperhatikan wajah manis milik Jessi. Terlihat pipi yang merah, sudut sebelah mata yang terlihat lebam, juga sudut bibir yang mengeluarkan sedikit darah segar. Jessi sudah seperti mengalami penganiayaan.


"Kenapa Jessi? apa dia terkena amukan partnernya.?"


Leon menutupi tubuh seksi milik Jessi menggunakan selimut, lalu dia menjauh dari ranjang, dan membiarkan Jessi yang sedang pingsan itu.


Leon menuju sofa yang berada di ruang tamu, dan dia membaringkan tubuh nya di sofa itu. Rasanya lelah sekali, baru pulang kerja sudah membantu Jessi yang tak sengaja dia tabrak.


Leon memejamkan mata, dan tak lama kemudian dia tertidur karena kelelahan.

__ADS_1


3jam kemudian..


"Tidak!!!!!!!!!" suara teriakan dari dalam kamar membuat Leon terbangun dari tidur nya. Leon segera duduk dan melihat jam dinding .


"Pukul 12malam.." gumam Leon pelan, dan dia baru tersadar bahwa saat ini dia berada di apartemen miliknya.


"Astaga, Nindi pasti sekarang sedang mengkhawatirkan ku." Leon lupa untuk mengabari Nindi, dia ketiduran karena lelah..


Leon beranjak dari duduk ingin menuju pintu keluar, namun teriakan dari kamar kembali menyadarkan nya.


"Jangan!!!! tidak!!!!!!!!" Jessi terus berteriak dari dalam kamar.


Leon menghentikan langkah dan membalikkan badan, dia menoleh ke arah kamarnya.


"Aku lupa bahwa Jessi berada di sini !!" ucap Leon sambil berjalan menuju ke kamar.



Jessi.Oktavia 🙈


....


Happy reading guys ❤


See you next part, bye bye.🤗🤗

__ADS_1


Jangan lupa berikan dukungan dan komentar terbaik kalian, sebagai penyemangat untuk Mom 😘😘


__ADS_2