
Keesokan hari nya, yaitu hari minggu .
"Ma, Pa .." Leon duduk di teras rumah bersama kedua orang tuanya .
"Hm ?" sahut Gilang ayahanda Leon,.sedangkan Rahma ia hanya menoleh ke arah Leon saja.
"Leon ingin berbicara sesuatu pada Papa dan Mama,"
"Ada apa nak ? kenapa kamu terlihat sangat serius begitu ?katakan !" Rahma menatap wajah putra sematawayang nya .
"Hari ini Leon ingin melamar Aresha !." ucap Leon langsung, dan perkataan nya itu sontak membuat Gilang menurunkan koran yang ia baca dan Rahma melongo tak percaya.
"Melamar ? hari ini ? yang benar saja nak, kenapa mendadak sekali ?" Rahma terlihat bingung
"Iya, Leon udah janji dengan Rere bahwa hari ini Leon akan datang dengan Papa dan Mama untuk melamar nya.."
"Ya sudah, kamu siap-siap . Papa akan memerintahkan anggota Papa supaya menyiapkan segala keperluan untuk lamaran kamu nanti." ucap Gilang yakin
"Serius Pa ? makasih ya Pa.." Leon terlihat bahagia dan ia berdiri dari duduk nya kemudian memeluk tubuh Gilang sebentar .
"Papa dan Mama siap-siap juga ya, Leon mau ke atas dulu," Leon melangkahkan kaki masuk ke dalam rumah dengan bersiul senang.
Gilang dan Rahma hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan Leon.
"Ayo Pa, kita bersiap.." ajak Rahma pada Gilang
"Ayo.." saat Gilang ingin bangkit dari tempat duduk nya, ponsel nya yang berada di meja bergetar
Drtt drttt
Mata Gilang terbelalak melihat siapa yang menelpon nya.
__ADS_1
"Siapa Pa ?" tanya Rahma saat ia baru berjalan sampai di depan pintu rumah
"Em, bukan siapa-siapa Ma. Kamu duluan aja, Nanti aku menyusul !" perintah Gilang pada istrinya
Rahma menganggukkan kepala dan masuk ke dalam rumah.
Gilang dengan cepat menelpon kembali seseorang yang tadi menelpon nya .
"Halo, ada apa ?" tanya Gilang pada orang di seberang sana
π²"Mas, aku kangen sama kamu..!" suara manja dari seberang sana
"Kangen ? apa maksud kamu ? aku hari ini di rumah bersama istri dan anak ku . Lagian kita juga kan tiap hari ketemu." Gilang merasa kesal dengan kekasih gelapnya itu
π²"Kamu kok jadi galak gini sih mas ?" suara sendu dari seberang sana, membuat Gilang menghela nafas pelan
"Maafkan aku . Katakan ada apa kamu menelpon ku di hari weekend begini ?" Gilang pun berusaha berbicara lembut pada wanita nya
"Bertemu ? tidak bisa sayang, hari ini aku ada acara . Lagian setiap weekend kan aku memang bersama keluarga ku, meskipun terkadang aku keluar untuk pergi menemui mu," jelas Gilang dengan suara pelan
π²"Acara ?" tanya wanita di sebrang sana
"Iya, hari ini putra ku Leon akan melaksanakan acara lamaran dengan kekasih nya . Maka dari itu aku sangat sibuk dan tidak punya waktu . Maafkan aku ya honey, weekend minggu depan pasti kita ketemuan!!" Gilang mencoba memberikan pengertian kepada kekasih gelap nya itu
π²"Ya sudah, semoga lancar acara lamaran anak kami ya mas,!" ucap wanita itu dengan suara lembut dan sedih
"Terimakasih. Tapi kamu jangan sedih gitu dong sayang... Em, gimana kalau nanti aku transfer uang ke rekening kamu, supaya kamu bisa shopping dan happy-happy !!" ide dari Gilang
π²"Kamu serius mas ? mau mau .. Aku tunggu transferan dari kamu ya ? bye sayang .. I love you, emmuach .." suara gembira wanita itu terdengar di telinga Gilang
Panggilan pun terputus .
__ADS_1
Gilang menggelengkan kepala dan tersenyum lucu .
"Ternyata mudah sekali ya membujuk wanita, tinggal kasih uang aja beres ..!" Gilang mentransfer uang ke rekening ke kasih nya itu sebesar 30juta. Lalu ia mengirim pesan kepada kekasih gelap nya.
π±"Sayang, uang nya udah aku transfer ya . Cukup kan segini buat shopping dan happy-happy kamu ?" Gilang memberikan nota hasil transferan nya
Ting ,
Pesan baru masuk ke dalam ponsel Gilang.
"Cukup mas, makasih banyak ya . Aku makin cinta deh sama kamu," Balas kekasih Gilang di akhiri emot cium dan love
Gilang langsung memasukkan ponselnya ke kantung celana dan melangkahkan kaki masuk ke dalam rumah .
Di tempat Lain .
"Hem," seorang wanita tersenyum miring dan tengah berdiri di depan tembok yang di penuhi foto-foto seseorang
"Kamu lihat saja, aku akan membalas sakit hati orang tua ku !" ucap wanita itu menatap foto yang berada di dinding kamar nya dengan tatapan tajam .
SIAPA KIRA-KIRA WANITA ITU ? ADA YANG BISA NEBAK ?? π€
**Ayah Leon, Meskipun sudah berumur akan tetapi masih memiliki ketampanan dan juga aura yang segar ππ
HAPPY READING GUYS β€
SEE YOU NEXT PART ππΌππΌ
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK ππ**
__ADS_1