
Pagi menyapa kota Berlin. Sinar masuk melalui tirai ke dalam sebuah kamar. Mata seorang pria di bawah selimut mengerjap perlahan.
"Astaga, kenapa cepat sekali paginya?" gumam pria itu pelan dan mengucek matanya sendiri.
Bukannya bangun, pria itu malah mengambil ponselnya, dan menelepon seseorang melalui panggilan video.
"Morning Honey.." sapa pria itu masih berada di atas kasur.
📲"Morning too.. Baru bangun?" seorang wanita di seberang sana, menaik turunkan alisnya.
"Ya.. Seperti yang kamu lihat," pria itu tersenyum manis. Meskipun baru bangun tidur, tapi aura ketampanannya tidak bisa pudar.
📲"Dasar pemalas!" wanita itu tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
"Jangan lupa dengan janjian nanti malam,"
📲"Ex.. Aku mengingatnya," ucap wanita itu lembut. "Kamu harus menjemput ku," lanjut wanita tersebut.
"Baguslah.. Ku pikir kamu sudah pikun," Ex tertawa.
📲"Kurang ajar!" sang wanita pun tertawa.
"Baiklah Honey. Aku akan mandi dulu, setelah itu pergi ke kantor.."
📲"Hati-hati di jalan, jangan lupa sarapan dan makan siang tepat waktu," ucap wanita cantik itu.
Ex mengangguk dan tersenyum.
"See you,"
📲"See you too,"
Panggilan video terputus.
Ex segera membuka selimut tebal nan lembut miliknya, kemudian turun dari ranjang dan berjalan ke kamar mandi.
15menit kemudian.
Ex telah selesai membersihkan diri, dia keluar dari kamar mandi dan berjalan ke arah lemari pakaian.
"Sepertinya aku harus segera mencari istri. Lihat saja, selesai mandi aku harus mencari pakaian sendiri. Merepotkan!" pria itu terus saja menggerutu dan mengambil pakaian yang akan dia kenakan untuk pertemuan pagi ini.
__ADS_1
Selesai berpakaian, Ex langsung turun ke lantai bawah untuk sarapan. Dia tidak akan melewatkan perintah wanita, yang dia sebut Honey itu.
Excel Alexander, seorang pria mapan berusia 30tahun. CEO di perusahaan Thunder Group. Tampan, menawan, mapan, dan bijaksana, itulah Excel. Excel sudah mempunyai seorang putra berusia lima tahun. Sang istri berselingkuh dengan sahabat Ex, dan meninggalkan Excel sendiri juga putranya. Entah kapan Ex akan menikah kembali, kita tunggu saja waktunya. Excel adalah pria yang cuek, namun, dia akan berubah manja seperti anak kecil, saat berada di dekat seseorang yang menurutnya istimewa.
•
•
•
Leon tengah bersiap untuk menemui kliennya pagi ini.
"Apa klien kita sudah menelepon?" tanya Leon kepada Rendy.
"Sudah, Bos! Dia bilang, 20 menit akan sampai di tempat pertemuan, dan kita tidak boleh terlambat." jelas Rendy
Leon yang kala itu tengah menyantap sarapannya langsung terhenti.
"Memangnya kenapa kalau kita terlambat?"
"Dia tidak akan menunggu kita. Dan bisa jadi, kerja sama kita dengannya batal.."
"Sombong sekali," Leon mengangkat sudut bibirnya.
∆∆∆∆∆∆∆∆∆
Restauran Stuttgart.
Restauran Stuttgart berada di bagian Jerman Barat Daya, Ibu kota Baden-Wurrtemberg. Restauran yang biasanya menjadi andalan untuk bertemu dengan kolage atau klien.
Leon dan Rendy telah sampai di Restauran itu.
"Apa ini tempatnya?" tanya Leon melihat sekeliling Restauran.
"Menurut pesan yang dikirim sekertaris klien kita, benar ini tempatnya Bos!" sahut Rendy.
"Ya sudah. Ayo masuk!"
Mereka berdua melangkahkan kaki, masuk ke dalam Restauran mewah, namun simpel itu.
Sesampainya di dalam Restauran.
__ADS_1
"Dimana mejanya?"
"Nomor 21 Bos," sahut Rendy.
Mereka berdua mencari meja nomor 21.
"Nah, sepertinya itu," Rendy menunjuk meja nomor 21, yang sudah ada seorang pria juga wanita duduk di sana.
Leon mengangguk dan langsung berjalan ke arah meja.
"Maaf kami sedikit terlambat, Tuan!" sapa Leon pada sang klien saat sudah berada di meja.
"Tidak masalah, Tuan!" sahut pria itu.
Leon dan Rendy duduk.
"Tuan, Leonardo Richard?" klien itu menunjuk Leon sopan.
"Benar, Tuan." sahut Leon sopan. "Dan anda, Tuan Excel Alexander?" Leon bertanya gantian.
"Tepat sekali." sahut Ex singkat. "Bisa kita mulai pembahasannya?''
"Tentu!" sahut Rendy dan mulai menjelaskan tentang kerja sama mereka.
....
Kenalan dengan Excel yuk🤗
**Excel Alexander. ❤
.....
Hai semuanya...
Mom AL.beserta keluarga ingin mengucapkan SELAMAT IDUL ADHA untuk kalian semua..❤❤
Happy Reading guys..
See you next part..
__ADS_1
Jangan lupa untuk selalu mendukung dan meninggalkan jejak di cerita ini 😘
terimakasih banyak 🤗**