Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)

Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)
Kembalinya masa lalu


__ADS_3

Amir terkejut saat melihat siapa wanita yang tadi dia tabrak, begitupun dengan sebaliknya sang wanita terkejut saat melihat siapa yang berada di hadapannya.


"Kamu?" wanita itu menunjuk Amir.


Amir hanya diam tak berekspresi.


"Ayo sayang!" Amir menarik tangan Aresha pelan, saat mereka ingin melangkah.


"Tunggu!" wanita itu menghadang langkah Amir dan juga Aresha.


"Mas Amir! Kamu Mas Amir kan?"


Amir hanya terdiam. Aresha yang melihat sang suami diam saja langsung menjawab pertanyaan wanita yang berada di depannya.


"Benar! Dia Mas Amir. Anda siapa ya? Apa anda mengenal suami saya?"


Wanita itu kaget dan menatap Amir juga Aresha secara bergantian.


'Suami? Berarti Mas Amir sudah menikah? Dan sepertinya wanita ini sedang hamil,' gumam wanita itu menatap Aresha dari atas hingga bawah.


"Mas,," Aresha memanggil Amir dengan nada lembut.


Amir menoleh ke arah Aresha.


"Ayo kita pulang sayang.. Makannya di rumah saja.." Amir kembali menarik tangan Aresha pelan, mereka berdua pergi dari hadapan wanita yang Amir tabrak tadi.


Wanita itu ingin memanggil Amir, tapi dia urungkan.


"Ternyata Mas Amir bisa move on dari aku. Padahal sangat sulit menaklukkan hatinya. Beruntung sekali wanita itu.." wanita tersebut menghembuskan nafas berat.


Di parkiran.


Aresha melepaskan tangannya yang Amir pegang.


"Mas, kamu ini kenapa sih??" Aresha menatap heran ke arah Amir.


Amir hanya diam saja.


"Mas! Jawab dong.. Jangan cuma diam aja.." Aresha menggoyangkan lengan Amir.


Amir menatap Aresha.

__ADS_1


"Dia mantan ku."


Aresha melongo.


"Mantan??"


Amir mengangguk.


'Pantesan Mas Amir begitu menghindari wanita itu. Ternyata masa lalunya..' batin Aresha.


"Tapi kamu kan gak harus gitu sama dia Mas.."


"Huft.." Amir menghela nafas pelan.


"Bercerita lah padaku Mas.. Kamu gak perlu menyembunyikan apapun dari aku, sekalipun tentang masa lalu mu itu.." Aresha menatap wajah Amir.


Amir menatap mata Aresha, lalu dia beralih memandang ke arah lain.


"Dulu aku sangat mencintainya yank.. Tapi setelah dia menorehkan luka di dalam hatiku, yang sangat sulit aku lupakan, aku menjadi membenci dirinya." jelas Amir.


"Mengapa kalian berdua bisa putus?"


"Boleh aku tahu siapa namanya?"


"Mora.. Mora Angelica.. Seorang model terkenal, yang pernah di isukan menjadi istri kedua dari seorang model pria bernama Rendra Mahardika." Amir menatap Aresha sekilas.


Aresha berekspresi biasa saja.


"Aku seperti pernah mendengar berita itu.."


"Sudah lah yank.. Kita pulang saja, tidak ada gunanya memikirkan hal yang tidak penting seperti itu."


Aresha mengangguk, dia masuk ke dalam mobil begitupun dengan Amir.


Di dalam mobil.


"Mas.. Sepertinya dia kan sudah bercerai dari model pria itu.. Bagaimana jika dia kembali mengejar cintamu??" Aresha berkata sambil memasang sabuk pengamannya.


Amir terkekeh pelan.


"Aku tidak peduli, dan yang pasti aku tidak akan tergiur ataupun tergoda. Karena sudah ada kamu, dan bayi kita di dalam sini.." Amir tersenyum manis sambil mengelus lembut perut Aresha.

__ADS_1


Aresha tersenyum manis ke arah Amir.


'Aku percaya sama kamu Mas.. Aku juga udah paham dengan sifat kamu..' batin Aresha.


Mobil pun mulai melaju meninggalkan parkiran Mall.


Dari kejauhan, terlihat Mora menatap kepergian mobil Amir.


"Ck! Bodoh sekali aku dulu meninggalkan Mas Amir yang begitu mencintaiku, dan aku malah lebih memilih laki-laki buaya seperti Rendra.." Mora berdecak kesal.


"Apa hebatnya wanita itu, hingga Mas Amir bisa berpaling dan melupakan aku??" Mora masuk ke dalam mobilnya.






**TBC.


Assalamualaikum semuanya..


Selamat Malam 🤗.


Semoga tidak ada yang menganggu kebahagiaan Aresha dan juga Amir 😊


HAPPY READING..


SEE YOU NEXT PART TOMORROW..


JANGAN LUPA UNTUK MENINGGALKAN JEJAK DAN DUKUNGANNYA ❤


TERIMAKASIH 😘


∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆∆


Apabila berkenan mampir ke karya temen Mom yuk 🤗🤗**


__ADS_1


__ADS_2