
Di kediaman Nugraha, Rumah tersebut sudah di hias sedemikian rupa karena akan di adakan acara pertunangan putri bungsu keturunan Nugraha .
"Mami...!!" teriak Resha dari dalam kamar nya
Silva yang mendengar pun langsung masuk ke dalam kamar menghampiri putri cantik nya.
"Ada apa sayang ?" tanya Silva melihat Resha yang masih setia duduk di di kursi meja rias menatap cermin .
"Mi, gimana dandanan Rere ?" ujar Resha berdiri dari duduk nya dan menghadap ke arah Silva.
Silva tersenyum lembut ke arah Resha .
Gaun berwarna putih dengan lengan terbuka, kemudian mahkota yang menempel di atas kepala Resha, dan juga make up tipis yang menghiasi wajah cantik Aresha membuat Aresha semakin menawan .
"Wah sayang, kamu cantik sekali.." Silva berjalan ke arah Resha
"Jika nanti Leon melihat kamu, Mami takut kalau dia langsung mengajak kamu menikah hari ini juga," Silva menggoda putri nya .
"Ih Mami,, ada-ada aja deh.." Aresha pun tersipu malu
"Ya udah, kalau kamu sudah selesai . Kita turun sekarang yuk, temui tetangga-tetangga kita yang udah pada datang . Sebentar lagi juga Leon pasti sampai.." Silva menuntun tangan Aresha keluar kamar, dan mereka pun berjalan bersama menuruni anak tangga menuju lantai bawah .
Sesampainya di bawah .
Para tetangga dan kerabat jauh mereka saling berbisik memuji kecantikan Aresha.
__ADS_1
"Wah, kamu cantik sekali nak Resha.." ujar ibu-ibu tetangga Silva
"Terimakasih ibu.." Aresha menjawab dengan sopan dan senyum ramah
"Bukan hanya cantik dan pintar saja ya anak jeng Silva, ternyata ramah juga .." ujar ibu satu nya lagi
Silva dan Aresha hanya menanggapi dengan senyum sopan mereka .
"Mi..!! Adzriel datang menghampiri Silva yang tengah berdiri bersama Aresha
"Ada apa nak ?" tanya Silva heran melihat wajah Adzriel
"Kenapa Rere cepat banget sih tunangannya," Adzriel terlihat kesal
Silva dan Aresha hanya saling pandang .
"Ck, banyak yang ngatain Adzriel Mi. Katanya Adzriel kalah dengan adik Adzriel .." curhat Adzriel mengatakan apa yang di katakan ibu-ibu tetangga .
Kompak Silva dan Resha tertawa pelan bersamaan .
"Tuh kan, Mami sama Rere aja ngeledek Adzriel ! Akh, badmood jadinya ." Adzriel pergi meninggalkan Silva dan Resha yang masih tertawa lucu atas apa yang Adzriel katakan .
Terdengar suara deru beberapa mobil di halaman rumah Nugraha .
"Sayang, sepertinya itu Leon beserta keluarga nya ," Silva menoleh sedikit ke luar rumah dari dalam
__ADS_1
Aresha hanya tersipu malu hingga pipi nya berubah menjadi merona .
Leon dan keluarganya masuk ke dalam rumah Nugraha dengan membawa banyak seserahan, dan pastinya keluarga Resha menyambut mereka dengan sopan dan ramah.
Seserahan pun di susun di sebuah tikar yang sudah terbentang luas, mereka juga membawa sebuah kotak beludru berbentuk love .
"Ayo sayang, acara pertunangan kamu akan di mulai ." Silva mengajak Aresha untuk duduk di tikar di mana Leon sudah duduk di sana juga .
Leon melempar senyuman manis ke Aresha, dan Aresha pun membalas nya .
Acara pertunangan pun dimulai, dan dari kejauhan terlihat Anindira menatap tidak suka dan penuh dendam ke arah Leon juga Resha .
'Saat ini kalian berdua boleh berbahagia, tapi lihat saja nanti . Senyum bahagia yang terpancar dari wajah kalian akan berubah menjadi kesedihan , kalian tega tidak memperdulikan perasaan ku . Dan kak Leon, kenapa selama ini kamu tidak pernah mengerti tentang perasaan ku untuk mu,!" Batin Nindi bersedih menyaksikan acara pertunangan pria idaman nya .
Padahal Nindi cantik dan banyak pria yang mengejar supaya bisa menjadi pendamping hidup Nindi . Akan tetapi, Nindi enggan menoleh ke arah mereka, ia selalu mencoba untuk memisahkan Leon dan Resha, namun tidak bisa ..
Nindi menghapus air mata yang menetes begitu saja di pipi nya . Untung tidak ada yang melihat ia menangis,,
**Penampilan Aresha saat acara pertunangan nya ππ
...
HAPPY READING GUYS β€
__ADS_1
SEE YOU NEXT PART HONEY ππΌππΌ
JANGAN LUPA SELALU BERIKAN DUKUNGAN KALIAN UNTUK NENG RERE TERCINTA ππ**