
Di tempat lain, tepatnya di sebuah perkampungan yang tidak jauh dari kota . Terlihat seorang pria tampan nan gagah sedang memarahi seseorang .
"Seharusnya kamu jangan membiarkan ibu mu bekerja jika dia sedang sakit . Apa kamu tidak punya rasa kasihan terhadapnya ?" bentak pria itu kesal pada pemuda yang hanya diam tertunduk di hadapannya
"Maaf kan saya Mas, saya sebenarnya tidak memperbolehkan ibu untuk membantu mencari ikan . Akan tetapi ibu yang memaksa ikut,," ujar Lelaki muda itu yang usianya berkisar 20 tahun .
"Ya sudah, kamu pulang dulu antar ibu kamu ke rumah supaya beliau bisa beristirahat !" Pria gagah nan tampan itu memberikan perintah
Pemuda itu memapah ibu nya supaya bisa berjalan pulang ke rumah .
Bukan tanpa sebab pria itu memarahi sang pemuda, ibu tadi jatuh pingsan karena kelelahan . Dan itu membuat sang pria tidak tega melihat nya sehingga ia memarahi anak ibu itu .
Pria tersebut berjalan menelusuri area laut .
"Mas Amir !!" panggil seorang wanita berhijab berlari kecil ke arah Amir sedang berdiri .
Amir pun menghentikan langkah nya dan menoleh .
"Ada apa Salma ?" tanya pria bernama Amir itu pada wanita berkerudung tersebut
"Abi dan Umi mengundang kamu untuk makan malam di rumah," Salma menyampaikan niatnya
__ADS_1
Terlihat Amir menganggukkan kepala, lalu kemudian berkata, "Akan saya usahakan untuk datang,"
Salma pun hanya tersenyum manis , "Ya sudah kalau begitu, Salma permisi dulu ya Mas . Assalamualaikum !" ujar Salma berpamitan
"Waalaikumsalam," Amir menjawab ucapan salam dari Salma .
Setelah Salma pergi, Amir mulai melangkahkan kaki nya lagi menyusuri pantai sambil melihat-lihat hasil kerja para anggota nya.
Ya, dia adalah pria tampan nan gagah yang memarahi pemuda berusia 20 tahun tadi . Pria tersebut bernama AMIR ARSALAAN, anak sematawayang dari pasangan SHIDIQ ARSALAAN DAN KARINA PRAMESWARI (NYONYA ARSALAAN), Amir pemilik pertambangan ikan di desa BANGKO PERMATA kota S .
Saat ini Amir berusia 29 tahun, akan tetapi ia belum mempunyai pasangan yang di sebut kekasih atau pun isteri . Sebenarnya kedua orang tua Amir sudah banyak membawa gadis untuk di jodoh kan kepada putra sematawayang mereka, akan tetapi Amir menolak semua gadis yang ingin di jodoh kan oleh nya itu . Tentu saja dengan bermacam alasan yang berbeda-beda seperti, dia kurang tinggi, dia terlalu gemuk, dia terlalu wangi, wangi parfum nya bukan selera ku dan masih banyak lagi .
"Nak Amir !" panggil seorang wanita paruh baya berjalan mendekat ke arah Amir yang sedang melihat ikan hasil tangkapan nelayan .
"Ada apa ibu Romlah ?" tanya Amir pada wanita paruh baya yang kala itu sudah berada di hadapan nya .
"Em..begini nak, saya ingin meminjam uang sama kamu untuk belanja keperluan dapur," ujar wanita paruh baya yang memakai pakaian sederhana itu ..
"Boleh saya tahu ibu butuh uang berapa ?" tanya Amir sopan pada ibu Romlah
Ibu Romlah terlihat bingung .
__ADS_1
"Ibu butuh 500 ribu nak, nanti nak Amir bisa memotong gaji ibu, untuk menyicil uang yang ibu pinjam ke nak Amir," ujar ibu Romlah
Amir terlihat mengeluarkan dompet nya dan mengambil beberapa lembar uang kertas berwarna merah .
"Ini 500 ribu bu, ibu tidak perlu memikirkan cara membayar nya . Pakai saja dulu uang ini, jika sudah ada, baru ibu bayar ke saya," ujar Amir ramah
"Terimakasih nak, kalau begitu .. Ibu permisi dulu, mari...," ibu Romlah langsung pamit pergi
Amir hanya menganggukkan kepala dan tersenyum saja .
ADA YANG MAU KENALAN DENGAN BABANG AMIR ???
**Amir Arsalaan ππ
HAPPY READING GUYS β€
SEE YOU NEXT PART HONEY ππΌππΌ
JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGAN UNTUK BABANG AMIR π**
__ADS_1