Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)

Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)
Memandang,


__ADS_3

Pagi hari yang cerah di desa BANGKO PERMATA. Terlihat Amir sedang melihat-lihat hasil tangkapan ikan para nelayan..


"Assalamualaikum, Mas Amir," sapa seseorang dari belakang tubuh Amir, Amir yang merasa terpanggil pun langsung menoleh ke belakang.


"Salma?"


"Mas, aku..Aku ingin menjelaskan tentang masalah perasaan ku tempo hari," Salma berbicara seraya memainkan jemari nya, karena saat ini ia sedang gugup.


"Maksud nya? saya tidak mengerti dengaapa yang kamu katakan, Salma !" Amir menatap wajah Salma


"Em, aku sudah melupakan rasa cinta ku untuk mu, Mas ! aku tidak akan memaksa kan diri lagi," keputusan Salma sudah bulat, ia tidak ingin membuat Amir terus menjauh darinya. Semakin di kejar, Amir semakin tidak ingin berbicara atau pun menyapa Salma.


"Bagus lah jika kamu sudah menyadari nya, Salma. Saya juga tidak ingin membuat kamu terus berharap pada saya,"


Salma menundukkan kepala malu.


"Assalamualaikum,!!"


Kompak, Amir dan Salma menoleh ke asal suara.


"Aminah??," ujar Salma pelan


Aminah tersenyum ramah ke arah Salma dan Amir.


"Maaf, apa saya menganggu kalian berdua ?" tanya Aminah pada Amir dan Salma


"Oh, tidak. Sama sekali tidak, ada keperluan apa---?" Amir menaikkan satu alisnya, sebagai tanda bertanya siapa nama Aminah..

__ADS_1


"Saya Aminah," Minah yang sudah tahu bahasa isyarat itu, langsung memperkenalkan nama nya.


"Oh, Aminah. Saya Amir,"


"Saya sudah tahu, Mas.." Aminah menyunggingkan senyum tipis, "Saya datang kemari, ingin melamar pekerjaan.."


Amir menautkan kedua alisnya.


"Melamar pekerjaan ??" tanya Amir memastikan apa yang ia dengar


"Iya, saya butuh pekerjaan.." Minah menundukkan kepala, tidak ingin memandang wajah Amir, sedangkan Amir, ia terus saja memandang wajah cantik Aminah. Entah mengapa Amir seperti terhipnotis oleh kecantikan wajah Aminah.


"Kenapa kamu harus melamar pekerjaan di tempat Mas Amir, Minah ?" Salma langsung membuka suara, karena ada rasa cemburu di hatinya, jika Amir berbicara dengan Aminah. Padahal biasa nya juga hati nya tidak pernah sepanas ini, saat Amir bicara dengan gadis lainnya di desa Bangko Permata itu.


"Maaf, Mbak Salma! Saya tidak tahu lagi harus mencari pekerjaan dimana, saya tidak ingin hanya merepotkan Ibu. Maka dari itu, saya mencoba bertanya pekerjaan kepada Mas Amir.."


Amir melirik Salma sekilas, "Salma!!" peringatan dari Amir untuk Salma. Salma yang tahu maksud Amir, hanya mendengus kesal dan terdiam.


Amir kembali menatap wajah Aminah. "Em, baiklah Minah.. Karena kamu wanita, dan memang sangat butuh pekerjaan, saya akan mengangkat kamu sebagai asisten pribadi saya. Dan tugas kamu, hanya mengurus masalah gudang, mana yang harus di pasarkan, mana yang harus di sortir, dan mana yang akan di buat ikan asin. Lalu kamu tulis berapa % pendapatan kita nanti dan pengeluaran ikan-ikan yang di sortir, tidak layak makan. Jangan lupa, hasil ikan harus kamu sisihkan untuk membuat sarden di pabrik sarden XXXX milik Papa saya!" jelas Amir pada Minah.


"Saya mengerti, Mas ! berarti, mulai besok saya sudah bisa masuk kerja kan, Mas ??" tanya Aminah pada Amir.


"Sudah, kamu boleh masuk kerja mulai besok. Jangan datang terlalu siang, karena takut terlalu banyak ikan yang akan di sortir,"


"Baik, Mas. Saya mengerti, terimakasih banyak dan saya permisi. Mari Mas, Mbak, Assalamualaikum,,,"


"Waalaikumsalam," sahut Amir dan Salma bersamaan. Beda nya, wajah Amir ramah sedangkan wajah Salma, tidak bersahabat.

__ADS_1


Salma menatap Amir, yang terus memandang Aminah...


'Menyebalkan.' Batin Salma kesal


"Mas, aku juga permisi pulang. Assalamualaikum." ucap Salma, dan tanpa menunggu balasan salam dari Amir, ia langsung melangkahkan kaki meninggalkan Amir.


Amir hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan dan sifat Salma. Lalu, senyum nya terbit saat mengingat wajah gembira Aminah..



**Cie, yang lagi terbakar api asmara 🙈🙊🙊


...


HALO SEMUA, SELAMAT MALAM.🤗


HAPPY READING GUYs ..


SEE YOU NEXT PART,,


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DAN KOMENTAR NYA 😘


....


YANG SUKA GENRE FANTASI, MAMPIR KE KARYA TEMEN AKU YUK 😍**


__ADS_1


__ADS_2