
Aresha sedang berjalan ke arah mobil nya yang ia parkir kan, karena hari sudah sore maka sekarang waktu nya pulang dan butik sudah close .
Brugg.
"Hah...??" Aresha membelalakkan mata nya, sebab gaun yang ia kenakan basah terkena air.
"Maaf nona, saya tidak sengaja .." ujar seorang pria yang tadi tidak sengaja menabrak Aresha.
Aresha memandangi gaun nya yang basah, lalu bak ikan yang masih ada airnya, kemudian wajah pria yang menabraknya.
Mata Aresha semakin terbelalak saat tahu bahwa pria ini lagi yang membuat masalah dengan nya .
"Anda...!!" Aresha mengacungkan jari telunjuk nya pada pria yang saat ini berdiri di hadapan nya dengan memandang Resha datar
"Saya sudah minta maaf, dan saya permisi..!!" ucap pria itu dingin dengan membawa nak ikan nya dan melangkahkan kaki meninggalkan Aresha .
"Ehh tunggu...!!" Aresha memanggil pria itu, namun tidak dihiraukan oleh pria tersebut . Ia malah terus berjalan tanpa memperdulikan Aresha yang terus memanggilnya .
"Hei... Dasar pria tidak bertanggung jawab, hanya maaf saja ? bukannya berbicara tidak sengaja kek atau apa.. Huh, menyebalkan . Jangan sampai aku berjumpa lagi dengannya, hanya sial saja yang ku dapat.." umpat Resha kesal kemudian ia kembali melangkahkan kaki menuju mobil nya .
Di dalam mobil pick up .
"Sudah mas ?" tanya seorang wanita pada pria yang baru saja masuk ke dalam mobil itu
"Sudah,, ayo kita ke panti asuhan." pria itu melajukan mobil yang ia kendarai menuju ke arah panti asuhan ..
45 menit kemudian..
"Hai anak-anak.." sapa seorang gadis yang baru saja turun dari mobil pick up .
"Kakak....!!!" para anak panti asuhan langsung berlari menuju ke arah gadis yang mereka panggil kakak itu
Mereka semua pun berpelukan.
"Hayo tebak kakak ke sini bawa apaan ?" tanya gadis itu pada semua anak panti
Anak-anak panti pun hanya saling pandang satu sama lain lalu mengedikkan bahu mereka.
"Sebentar.." gadis berkerudung itu pun berjalan kembali ke mobil pick up yang tadi ia kendarai, dan tak lama kemudian ia kembali dengan membawa kresek besar yang sudah di penuhi makanan ringan
"Ini untuk kalian..." gadis yang tak lain adalah Salma memberikan mereka semua jatah supaya tidak berebut
__ADS_1
"Terimakasih kak Salma.." ujar mereka serempak dengan wajah berbinar karena mendapatkan jajan .
"Sama-sama.." Salma menjawab dengan bahagia dan tersenyum melihat anak panti yang bahagia hanya karena mendapatkan makanan ringan saja .
Dari kejauhan tampak pria yang tadi mengantar Salma menyunggingkan senyum tipis nya .
"Nak..!!" panggil ibu panti kepada pria yang tadi memperhatikan salma saat berinteraksi dengan anak-anak panti
"Eh, ibu.." Amir menolehkan kepala
"Kamu lagi liatin nak Salma ya ? dia itu memang begitu jika sudah bertemu dengan anak-anak disini . Bahagia dan tidak pelit, karena itu lah anak panti gembira jika melihat Salma datang ." jelas ibu panti pada Amir
Amir hanya menganggukkan kepala dan tersenyum tipis.
"Ayo kita ke sana.." ibu panti mengajak Amir menghampiri Salma dan anak-anak panti
Mereka berdua pun jalan ke arah Salma.
"Nak Salma..." panggil ibu panti
Salma menghentikan sebuah lagu anak-anak yang sedang ia nyanyikan bersama anak panti .
Salma mendongakkan kepala dan kemudian bangkit dari berjongkok nya.
"Sebelumnya ibu ingin berterimakasih kepada nak Salma dan juga kedua orang tua nak Salma, yang selalu memberikan bantuan berupa sembako tiap bulannya ke panti asuhan ini." ucap ibu panti pada Salma
"Iya bu, sama-sama . Salma dan kedua orang tua Salma juga senang bisa memberikan bantuan ke panti asuhan ini, bu. Meskipun tidak banyak, tetapi dari ketulusan dan niat lah yang di perhatikan." Salma membalas ucapan ibu panti
Lalu kemudian ia menoleh ke arah Amir.
"Oya bu, Salma hampir lupa . Ibu sudah berkenalan dengan teman saya ini ?" Salma menunjuk Amir dengan sopan
"Belum," jawab ibu panti
"Dia ini mas Amir bu, pemilik pertambangan ikan di desa BANGKO PERMATA." Salma mengenalkan Amir pada ibu panti, karena tadi ibu pantai memang belum tau nama Amir.
Amir hanya mengangguk dan tersenyum tipis. Tentu saja senyuman itu di balas oleh ibu panti.
Salma menoleh ke arah anak-anak panti yang sedang bermain dan memakan cemilan yang Salma bawa tadi.
"Adik-adik,, sini kenalan dulu sama kak Amir.." ujar Salma pada anak panti
__ADS_1
Anak-anak panti pun berlarian ke arah Salma dan mereka mencium takzim tangan Amir.
Amir sungguh bahagia bisa datang ke panti asuhan itu, ia seperti mengingat masa kecil nya dulu ..
Setelah selesai berkenalan, mereka pun kembali bermain.lagi.
"Ya sudah, sebentar lagi maghrib dan jam makan malam. Kalian sekalian makan malam disini aja ya ?" tawar ibu panti pada Salma dan Amir
Salma menatap ke arah Amir, dia ingin setuju namun tidak enak hati dengan Amir . Terlihat Amir menganggukkan kepala, dan Salma pun tersenyum senang .
"Baik bu, kami akan makan malam disini,," jawab Salma
"Ya udah, ibu permisi dulu ke dalam ya . Mau nyiapin masakan untuk nanti malam." ibu panti ingin membalikkan badan menuju dalam rumah
"Tunggu bu,," Salma mencegah
Ibu panti mengerutkan dahi nya. "Ada apa nak Salma ? jika nak Salma capek dan ingin istirahat, nak Salma bisa langsung masuk aja ke dalam . Panti ini kan sudah seperti rumah nak Salma sendiri," Ibu panti langsung menjawab tanpa.mendengar dahulu apa yang ingin Salma katakan
"Tidak bu, bukan itu. Salma ingin membantu ibu memasak dan menyiapkan makan malam !" Salma pun menjelaskan niat nya
Ibu panti terkekeh pelan, "Oh, ayo nak . Ibu pikir tadi kamu capek dan mau istirahat,"
"Ibu duluan aja, nanti Salma nyusul."
Ibu panti pun berjalan duluan masuk ke dalam rumah.
Salma menoleh menatap Amir. "Mas, Salma bantuin ibu panti memasak dulu ya ?"
"Ya sudah," sahut Amir di selingi senyum tipis
Salma tersenyum simpul dan melangkahkan kaki nya masuk ke dalam rumah panti asuhan
Amir berjalan menuju ke tempat anak-anak panti yang sedang bermain.
"Halo semua... Boleh kak Amir ikut bermain ?" tanya Amir pada para anak panti
"Boleh dong kak,," sahut anak panti serempak dan pastinya senang .
Amir mulai mendekat dan bermain bersama anak-anak panti asuhan..
__ADS_1
Visual SALMA di ganti ya guys 🙏🏻👆