Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)

Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)
Butik,


__ADS_3

Hari sudah menjelang sore, Adzriel telah selesai dengan tugas-tugas nya, ia segera keluar dari kantor . Pukul 16.30 WIB, Adzriel memutuskan datang ke butik untuk mengajak Resha pulang bersama .


Dan saat ini ia telah sampai di butik milik Aresha . Hanya dengan memakai kemeja lengan panjang yang ia gulung hingga ke siku, dan juga dasi yang berada di lehernya sedikit ia longgarkan, membuat Adzriel terlihat seperti karyawan biasa . Bukan pemimpin perusahaan ..


Ia turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam butik Aresha.


"Selamat datang tuan,, ada yang bisa saya bantu ?" tanya Susi dengan ramah dan tersenyum . Ketepatan ia sedang bekerja membereskan pakaian-pakaian di dekat pintu masuk .


"Saya ingin bertemu Aresha !" ujar Adzriel singkat


Susi mengerutkan dahinya ..


"Mbak Aresha ? memang ada kepentingan apa ya tuan ? apa anda sudah ada janji dengan mbak Aresha ?" tanya Susi, ia tidak mengerti bahwa yang saat ini berada di hadapannya adalah putra sulung Nugraha .


Adzriel tersenyum tipis, 'Sepertinya nih cewek gak tau kalo gue kakak nya Rere' Batin Adzriel menatap Susi dari atas sampai bawah .


Susi yang merasa di perhatikan pun langsung menegur Adzriel,."Maaf tuan, jaga mata anda dari tubuh saya . Masih muda juga, jelalatan banget .." ujar Susi kesal


"Anda berani mengatai saya ?" Adzriel berbicara santai pada Susi


Susi hanya diam saja tidak menanggapi . Kemudian, Adzriel langsung pergi dari hadapan Susi menuju ruangan Aresha..


"Eh, tuan.. Tuan mau kemana ? tuan tunggu !!" Susi mengikuti langkah Adzriel seraya memanggil Adzriel ..


Namun Adzriel tidak menghiraukan panggilan dari Susi, ia terus berjalan dengan cool nya . Hingga para pegawai Aresha dan pengunjung wanita di butik tersebut terpukau melihat ketampanan Adzriel .


"Tuan tunggu !!" Susi sedikit berteriak dan berlari kecil menghampiri Adzriel saat Adzriel sudah memegang handel pintu .


"Ck, Ada apa lagi sih mbak ?!!" tanya Adzriel kesal pada Susi .


"Tuan ini tidak tahu sopan santun ya ! seharusnya jika belum ada janji, jangan langsung nyelonong masuk aja dong !!" ujar Susi kesal juga


Adzriel melepaskan handel pintu dan membalikkan badan menghadap ke arah Susi .

__ADS_1


"Mbak tau siapa saya ? saya ini kakak nya Aresha, pemilik butik ini !! anda tahu ?" Adzriel menekan kata pemilik butik ini .


Susi hanya melongo dam mematung, ia diam saja sambil memandangi Adzriel dari wajah hingga ke ujung kaki .


' Memang mirip dengan Rere sih, dan anak nyonya Silva kan memang ada 2, kembar .. tapi.... Akh, gak mungkin dia kakak nya . Pasti ni orang mau bohongin aku,," Batin Susi, ia tidak percaya dengan perkataan Adzriel


"Saya gak percaya !" sahut Susi masih bersikeras menghalangi Adzriel supaya tidak masuk ke ruangan Aresha .


"Loh loh loh, ngeyel banget nih cewek ya !!" Adzriel menggelengkan kepalanya,


"Serah anda deh mbak,!" Adzriel kembali memegang handel pintu, namun belum juga membuka nya, pintu tersebut sudah di buka duluan dari dalam .


"Ada apa sih ini ? kok aku dengar dari dalam tadi ada ribut-ribut ?" Aresha sudah berdiri di ambang pintu


"Ini nih Re, tuan ini maksa supaya bisa ketemu sama kamu !" Susi langsung menjawab dengan cepat.


Resha melirik ke arah Adzriel, dan Adzriel mengedikkan bahu nya acuh.


Aresha kembali menatap Susi, "Kak Sus, dia ini memang---" belum selesai Resha berbicara, Susi dengan cepat menyelanya .


Mata Adzriel pun terbelalak mendengar ucapan Susi .


"Eh, apa anda bilang ??" Adzriel memajukan langkah nya, namun Susi dengan cepat mundur ke belakang .


"Apa ?" Susi pun malah mengibarkan bendera peperangan pada Adzriel .


"Udah udah, kalian ini kok malah berantem sih ? ntar jodoh loh !!" ujar Resha meledek pegawai dan kakak nya itu


"Jodoh ? idih .. Ogah kakak berjodoh dengan wanita kayak dia dek . Seperti gak ada wanita lain aja di dunia ini," Adzriel menggelengkan kepala dan tersenyum mengejek ke arah Susi


"Eh,, Siapa juga yang mau berjodoh dengan pria mesum seperti anda,," Susi membuang muka, karena kesal dengan ucapan Adzriel yang seperti merendahkan dirinya . Namun seketika, Susi terdiam dan mengingat sesuatu dari perkataan Adzriel .


"Kamu bilang tadi apa ? kakak ? berarti, memang .." Susi tidak melanjutkan perkataan nya, ia hanya menutup mulutnya sendiri dengan telapak tangan nya .

__ADS_1


"Iya kak Sus, dia itu Adzriel . Kakak sekaligus kembaran aku,," Aresha tersenyum lucu melihat wajah terkejut Susi


"Em, so-sorry ya Re. Aku gak tau, aku pikir tadi yang dia bilang itu bohong,," Susi merasa bersalah


"Gak papa kak, jangan merasa bersalah gitu deh,," Resha tersenyum lebar ke arah Susi dan milirik Adzriel .


"Ayo kak, kita pulang . Kerjaan Rere juga udah selesai, dan kak Sus !! Nanti jangan lupa kunci butik ya ?" Aresha langsung melenggang pergi meninggalkan Adzriel dan Susi yang merasa malu .


"Makanya mbak, jadi cewek tuh jangan terlalu ngeyel dan keras kepala !!" Setelah mengatakan itu, Adzriel menyusul sang adik keluar dari butik .


Sedangkan Susi, ia merasa malu hingga pipi nya merona ...


"Dasar pria mesum . Untung kakak nya Rere, kalau enggak ? udah aku kasih bogem tuh wajah,," Susi memperagakan tangannya seolah sedang memberikan bogeman.


**KITA INTIP WAJAH KAK SUSI YUK πŸ™ˆ


S**



**Kak Susi 😍😍


....


HAPPY READING GUYS πŸ€—


SEE YOU NEXT PART πŸ’ƒπŸΌπŸ’ƒπŸΌ


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯**


....


Mampir juga ke karya temen aku yuk guys 😍

__ADS_1



__ADS_2