
Saat ini Salma sedang berada di dapur untuk memasak makan malam.
"Eh nak, tumben-tumbenan kamu masak ?" tanya Umi Salma saat ia ke dapur untuk mengambil minum dan ternyata di dapur sudah ada Salma, biasanya Umi lah yang memasak sayur untuk makan malam . Namun kali ini ia kaget karena melihat Salma yang sedang berkutat di depan kompor .
Salma yang sedang menumis seafood pun hanya menolehkan kepala sekilas ke arah Umi nya .
"Iya Umi, Salma mau bawain makan malam untuk mas Amir !" sahut Salma masih dengan aktivitas memasak nya
Umi Salma pun mengerutkan dahi, "Amir ? bukannya dia lagi di rumah orang tua nya ya nak ? katanya orang tua Amir sakit kan ?"
"Memang iya Mi, tapi nanti mas Amir pulang . Dia bilang, sebelum azan maghrib kemungkinan sudah sampai rumah," Salma memindahkan tumis pedas seafood nya di mangkuk kaca .
"Oh,, kamu tau dari mana Salma?" Umi Salma pun berjalan menghampiri Salma, yang masih berada di depan tungku kompor .
"Wangi banget masakan kamu nak, pasti Amir menyukainya !!"
"Salma tadi pagi bertanya pada mas Amir lewat handphone Mi.." Salma mengambil rantang susun dan mulai memasukkan nasi beserta lauk nya ke dalam rantang tersebut. .
"Kamu memang jago nak, membuat nak Amir supaya jatuh hati sama kamu mulai dari makanan," ujar Umi menyemangati putri tunggalnya itu
"Iya dong Mi, membuat perut mas Amir kenyang dulu . Siapa tau suatu saat nanti dia bisa membalas perasaan Salma,," Salma telah selesai menyusun makanan di rantang .
"Oya Mi, tadi Salma juga sudah menyisakan makanan yang Salma masak untuk kita makan malam. " Salma menunjuk lemari makan
"Ya sudah, kita sholat dulu aja . Setelah itu baru menyusun makan malam !" Umi dan Salma berjalan bersama masuk ke dalam kamar mereka masing-masing untuk mandi dan wudhu, mereka melakukan sholat berjamaah bersama di rumah ..
Pukul 19.10 WIB ..
TOK TOK TOK !!
Pintu rumah Amir di ketuk dari luar, Amir yang saat itu sedang memeriksa penghasilan 2 hari ini pun langsung bangkit dari duduk nya .
"Assalamualaikum..!!" teriak Salma dari luar rumah Amir
"Waalaikumsalam,," sahut Amir bergegas membuka kan pintu
Ceklek !!
Pintu pun terbuka dan langsung memperlihatkan Salma yang tengah tersenyum manis, saat melihat wajah pria idamannya .
__ADS_1
"Eh Salma, ada apa ? tumben malam-malam berkunjung kemari ." tanya Amir heran
"Em, mas Amir !! Salma bawain makan malam untuk mas Amir," Salma menyodorkan rantang susun yang ia bawa.
"Mas Amir pasti belum makan kan ?" tanya Salma saat Amir sudah menerima rantang dari nya
"Iya, saya lagi memeriksa penghasilan 2 hari ini . O ya, terimakasih ya Salma, kalau kamu tidak membawa kan saya makanan, saya pasti tadi pesan go food .." ujar Amir tersenyum tipis pada Salma
"Sama-sama mas,," sahut Salma mengembangkan senyuman nya
"Kamu mau langsung pulang, atau mau masuk dulu ?" tanya Amir berusaha ramah dengan Salma . Sebenarnya ia tidak ingin seperti saat ini, namun karena menghargai kebaikan Salma, ia juga harus membalas itu semua . Amir tidak ingin membenci atau pun menghindari Salma karena perkataan yang papa nya ucapkan tempo hari ..
Salma diam dan terlihat berpikir ,
'*Ayo Sal, masuk aja .. Kesempatan tidak akan datang dua kali*..' Batin Salma yakin
Amir dan Salma masuk ke dalam rumah Amir bersamaan . Akan tetapi, Amir tetap membuka pintu rumah nya lebar agar tidak terjadi fitnah atau lain sebagainya ..
Mereka berdua duduk di meja makan .
Amir membuka rantang satu persatu..
"Wah, tumis pedas seafood ya . Pasti enak ini," Amir tersenyum simpul ke arah Salma dan mulai mencoba masakan yang Salma buat .
"Gimana mas rasanya ?" tanya Salma saat Amir sedang mengunyah seafood buatannya
"Enak kok," ujar Amir mengambil nasi dan meletakkan lauk di piring nya, kemudian ia mulai menyantap makan malam bawaan Salma itu .
__ADS_1
Salma hanya memperhatikan Amir makan saja, ia melihat jakun Amir naik turun saat menelan makanan dari nya .
'*Astaga, kenapa pikiran ku jadi kotor begini* ?' Salma membatin dan ia menundukkan kepala lalu memukul kepala nya pelan.
Amir yang melihat itu pun langsung angkat bicara, "Kamu kenapa Salma ?"
"Eh," Salma mendongakkan kepala nya menatap wajah tampan Amir .
"Tidak papa kok mas,,"
"Kamu udah makan belum ? kalo belum, sekalian aja makan di sini . Makanan yang kamu bawa juga masih banyak.."
"Enggak deh mas, Salma tadi udah makan di rumah ," sahut Salma berbohong . Padahal dirinya belum makan namun hanya karena melihat Amir makan, sudah membuat nya kenyang ..
Amir pun mengangguk kan kepala dan kembali melahap makan malam nya .
'*Seandainya setiap hari aku bisa nemenin kamu makan gini, aku bahagia banget mas*..!" Batin Salma tersenyum tipis melihat wajah Amir yang sedang makan .
...
**HAPPY READING ALL 🤗
SEE YOU NEXT PART, BYE BYE 😘
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😍**
Guys, mampir juga di karya temen aku yuk 🤗
__ADS_1