
Saat kejadian Nindi keseleo barusan, Aresha hanya duduk terdiam sendirian di bangku panjang dekat meja menu .
Adzriel berjalan menghampiri Aresha dan duduk di samping Resha, ia menatap sang adik yang melamun memandang ke depan .
"Dek,! Adzriel memanggil Resha, namun Aresha sama sekali tidak menjawab atau menoleh ke arah nya
"Kenapa nih anak ?" gumam Adzriel pelan dengan terus memandang Aresha .
"Aresha Raiqa Nugraha !!" Adzriel memanggil Aresha lumayan kencang tepat di samping telinga Resha, dan tentu saja membuat Aresha terjingkat kaget.
"Astaga kak,, kakak mau buat telinga aku tuli ?" Resha menoleh ke Adzriel dan mengusap-usap telinganya yang terasa berdengung.
Adzriel terkekeh melihat wajah kesal Aresha ."
Habis kamu kakak panggil dari tadi diam aja, malah ngelamun . Emang lagi melamun tentang apa sih dek ??" tanya Adzriel lembut pada Aresha
Aresha kembali memandang lurus ke depan .
"Rere mau bicara sesuatu sama kakak," ucap mya serius
Adzriel mengerutkan dahi melihat perubahan mimik wajah sang adik .
"Kamu terlihat serius banget, ayo katakan ada apa ?"
"Huft !!" terdengar Aresha menghembuskan nafas pelan ,
"Kak, sebenarnya kemarin itu waktu kak Leon ngajakin Rere ketemuan di danau dekat taman, dia mengungkapkan perasaan nya terhadap Re !" Resha melirik sekilas pada Adzriel
"Perasaan ? maksud kamu gimana sih dek ?" Adzriel masih tidak mengerti dengan yang Resha katakan
"Iya, perasaan ! kak Leon bilang kalau dia mencintai Rere, dan sudah tertarik dengan Resha dari awal kami bertemu waktu itu. Tapi Rere sih belum membalas perasaan kak Leon, Rere cuma bilang kalau kami berdua harus mengenal lebih dekat lagi..." ujar Resha menjelaskan
__ADS_1
Adzriel menatap Aresha tidak percaya, "Jadi beneran selama ini Leon melakukan PDKT sama kamu ? kakak pikir cuma bohongan loh,"
Aresha kembali melirik Adzriel dan menganggukkan kepala tanda 'beneran PDKT'
"Dek, kalau kakak boleh kasih saran ya, sebaiknya kamu terima Leon . Menurut kakak dia itu baik, dia juga gak pernah mainin hati dan perasaan wanita . Selama kakak berteman dengan nya juga dia itu cuek banget sama cewek, gak pernah deket sama cewek . Padahal banyak banget perempuan-perempuan di kampus yang berusaha mendekati Leon !" Ucap Adzriel pada Resha
Aresha terdiam sejenak .
"Kakak tau gak, kenapa kak Leon cuek dan gak pernah ngedeketin cewek ?" Aresha pun penasaran dengan apa yang di ucapkan Adzriel tentang Leon barusan
Adzriel mengedikkan bahu, "Kakak gak tau, tentu saja dia punya alasan tersendiri dan kuat mengapa tidak ingin berdekatan dengan perempuan . Pasti ada sebab nya, cuma kakak gak pernah bertanya sih..."
Aresha menganggukkan kepala paham .
"Tapi Rere lagi kepikiran sesuatu kak," curah Resha ke Adzriel
"Ada apa lagi ?" Adzriel pun akan siap menjadi pendengar yang baik untuk tempat curhat adik nya. Jika ada saran, maka Adzriel pasti akan mengatakan pada Resha
Adzriel hanya cengengesan, "Nindi menyukai Leon ? yang bener aja dek, mana mungkin..." Adzriel menggelengkan kepala geli
"Terus kalau emang beneran Nindi menyukai kak Leon gimana ? apa Rere mundur aja dan membiarkan Nindi mendekati kak Leon ?" Aresha bingung dengan jalan kisah asmara nya ..Bukan apa, sebab yang menjadi saingan nya adalah adik sepupunya sendiri, keluarga dekat nya .
"Dek, sekarang kakak tanya ke kamu ! Kamu mencintai Leon atau tidak ?" Adzriel mencoba mencari jalan keluar
Aresha menatap manik mata Adzriel yang juga menatap nya.
"Jujur Rere udah mencintai kak Leon kak," Aresha berkata jujur pada Adzriel tentang perasaannya ke Leon belakangan ini
"Jika kamu mencintai Leon, jangan dengan mudah nya kamu menyerahkan Leon pada perempuan lain dek !" terang Adzriel pada Resha
"Tapi kak, Nindi---" ucapan Aresha terhenti karena di sela oleh Adzriel
__ADS_1
"Sst !! dengerin kakak ." Adzriel memiringkan tubuh Resha supaya menghadapnya .
"Kakak bukannya ingin pilih kasih dengan mendukung kamu, dan pastinya bisa saja membuat Nindi bersedih lalu patah hati." ujar Adzriel lembut pada Resha
"Di sini kamu yang di cintai Leon, dan kamu juga mencintai Leon . Kalian berdua sama-sama mencintai, perjuangkan cinta kalian jika memang Leon serius dengan kamu, jangan biarkan siapa pun merusak kebahagiaan kalian ! kamu mengerti apa yang kakak katakan ??" Adzriel terus menatap manik mata Resha yang sudah berembun .
"Hiks..hiks.." Aresha memeluk tubuh Adzriel , "Makasih ya kak, kakak udah membantu memberi kan Rere pengertian dan jalan keluar.." ucap Resha mengeratkan pelukannya pada sang kakak tercinta
"Udah.. itu semua udah kewajiban kakak sebagai anak tertua untuk memberikan kamu pengertian dan jalan keluar, jika kamu benar kakak akan mendukung, dan jika kamu salah, maka kakak akan menegur kamu." jelas Adzriel mengusap lembut rambut Aresha
"Udah akh, jangan nangis lagi.." Adzriel melepaskan pelukan mereka,
"Kamu jelek banget kalau habis nangis soalnya,," ia menarik gemas hidung Aresha
Dan mereka berdua tertawa bersamaan . Saat ini beban di pikiran Aresha terselesaikan dan ia merasa lega ..
Mereka berdua bangkit dari bangku panjang itu, dan berjalan untuk ikut berkumpul kembali dengan seluruh anggota keluarga .
Sesi bakar-membakar pun selesai,.dan sekarang mereka langsung ke acara makan bersama dengan sesekali di selingi obrolan dan candaan ringan ..
**Abang Adzriel saat dengan wajah brewok nya, bagaimana menurut kalian nih readers ? 😍😍
HAPPY READING GUYS ❤
SEE YOU NEXT PART 🔥🔥
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK JIKA SUDAH MEMBACA CERITA INI 😘😘
(LIKE,VOTE,KOMEN,HADIAH DAN.FAVORIT NYA) 🙏🏻🤗**
__ADS_1