
Sudah tiga hari hubungan pertemanan Leon dan Resha berjalan dengan mulus, Leon selalu memberikan perhatian pada Resha supaya Resha bisa jatuh hati juga padanya.
Saat ini Leon dan Resha tengah berada di taman kota .
"Kakak kenapa mengajak ku ketemu di sini ? kenapa gak di rumah aja ?" tanya Resha heran melirik ke arah Leon sekilas
"Em, aku mau bicara sesuatu sama kamu Re," ucap Leon gugup
"Sesuatu ?" Resha mengerutkan dahi nya
Leon menganggukkan kepala sekilas
"Katakan !" Resha mengubah posisi duduk nya menjadi menghadap ke arah Leon .
"Re !" Leon menghadap ke arah Resha dan menatap mata Resha . "Aku tau pasti menurut kamu ini terlalu cepat, tapi aku bicara jujur dari hati ku yang paling dalam . Aku mencintai mu, Aresha Raiqa Nugraha ! apa kamu mau menjalin hubungan dengan ku ?" tanya Leon mantap
Aresha terbengong dalam diam, ia tidak tau harus bagaimana . Saat ini ia belum mencintai Leon, meskipun Resha akui bahwa sikap dan sifat Leon sangat masuk dalam tipe pria yang ia cari .
"Re !" panggil.Leon lembut karena melihat keterdiaman Aresha
'Apa dia marah?' Batin Leon masih setiap menatap wajah cantik Aresha
"Re !" Leon menepuk pelan pundak Resha, dan ternyata mampu membuat lamunan Resha buyar .
__ADS_1
"Eh, em .. Gimana ya kak, jujur aku belum memiliki perasaan lebih untuk kakak . Aku masih menganggap kakak sebagai teman, maaf ! bukannya aku bermaksud untuk menyakiti hati kakak." Resha tertunduk, ia harus jujur pada Leon tentang perasaannya
Leon tersenyum , "Tidak masalah Re, kita bisa mengenal lebih dekat lagi satu sama lain . Siapa tahu kamu bisa membalas cinta ku suatu saat nanti," ucap Leon pasti dengan mengangkat dagu Resha supaya menatap nya yang sedang bicara serius
"Kak, aku--" ucapan Resha terputus karena jari telunjuk Leon yang menempel di bibirnya
"Sst !! kamu tidak mempercayai ku Re ? tatap dan lihat mata ku, tidak ada kebohongan di sana, yang ada hanya kejujuran bahwa aku mencintai mu . Dari awal bertemu aku sudah mulai tertarik pada mu," Leon dan Resha saling tatap
"Baik lah, aku akan mencoba membuka hati ku untuk kakak . Tapi ingat, jangan pernah kakak mengkhianati ku . Aku sangat benci sebuah pengkhianatan." Resha mulai memberikan Leon kesempatan
Leon tersenyum berbinar "Aku berjanji tidak akan membuat mu kecewa Re," Leon dan Resha saling berpelukan hingga beberapa saat saja .
Dari kejauhan terlihat seorang gadis cantik dengan tatapan benci melihat ke arah bangku Leon dan Resha .
"Kalian berdua tega buat gue sakit hati, lihat aja nanti," ucap gadis itu geram dan berlalu pergi dari tempat yang membuat hati nya terbakar.
Nindi berjalan cepat menaiki anak tangga menuju kamar nya .
__ADS_1
Sesampainya di kamar, ia langsung merebahkan diri nya di ranjang .
"Hiks,, kenapa kedatangan kak Rere membuat semua rencana ku hancur, kenapa ?!!!" teriak Nindi marah
ia bangkit dari ranjang dan berjalan menuju cermin, "Apa kurang nya gue ? cantik , modis, seksi, tapi kenapa dari masa SMA dulu setiap cowok yang gue incar itu malah menyukai kak Rere. Ini gak adil, dulu memang gue mengalah, tapi sekarang," Nindi menggelengkan kepalanya "Lihat apa yang akan gue lakuin,!" lanjut ucapan Nindi menatap pantulan diri nya yang penuh dendam melalui cermin .

**Yang sabar mbak Nindi, semua akan indah pada waktunya. π€
HAPPY READING GUYS β€
__ADS_1
SEE YOU NEXT PART ππΌππΌ
JANGAN LUPA VOTE , LIKE , KOMEN.DAN HADIAH NYa ππ»π**