Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)

Hasrat Sepupu (Pengkhianatan)
Kebingungan Leon,


__ADS_3

Saat ini, Leon dan Nindi tengah makan malam bersama di sebuah restoran Xawaash, yang berlokasi di Toronto-Kanada. Xawaash ialah restoran yang menyediakan berbagai macam makanan halal, seperti Samosa, Kebab, Shawarma dan lain sebagainya.


"Kak,,?" panggil Nindi pada Leon yang terus fokus memakan Samosa, tanpa berniat sedikit pun untuk berbicara dengan Nindi.


Leon mendongakkan kepala, melirik Nindi sekilas.


"Ck, Kak !" Nindi berdecak kesal, karena Leon tidak menjawab panggilannya.


"Ada apa sih, Nindi ?" Leon menghentikan acara makannya, dan menatap wajah Anindira.


"Kak, aku sudah memberikan harta berharga yang berada di tubuh ku ini, untuk kakak. Tapi kenapa kakak seperti tidak berubah sedikit pun ? kakak tetap mendiamkan ku dan menjaga jarak dengan ku," ujar Nindi lirih, seraya menggenggam kedua tangan Leon yang berada di atas meja.


Leon menarik tangan nya perlahan.


"Maaf, Nin. Semua butuh proses dan waktu. Aku juga tidak sengaja melakukan hal itu padamu !"


Nindi menggelengkan kepala perlahan.


"Sekali saja, kakak itu mencoba untuk mencintai aku. Buka hati kakak untukku, dan lupakan kak Rere.."


Leon menatap mata indah milik Nindi, yang tampak sudah berembun. Saat ini pikiran Leon sedang bingung. Leon menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan perlahan.


"Aku akan mencoba belajar mencintai mu, tapi aku tidak yakin. Karena sejujurnya di hatiku masih ada nama Aresha. Aku tidak bisa semudah itu melupakan dia, meskipun seluruh keluarga menganggap dia bersalah. Namun menurut ku, dia tidak bersalah sedikit pun, sebab aku tidak mendengar langsung dari bibir nya, alasan mengapa dia pergi dari pernikahan kami!." Leon berbicara sambil menatap manik mata Nindi

__ADS_1


Nindi sangat kesal mendengar ucapan Leon, kenapa Leon sulit sekali membenci Aresha. Namun ia harus tetap tenang, dan berjuang untuk mendapatkan hati Leon seutuhnya.


"Baiklah, kak. Aku akan menunggu,,"


'Dan jika aku sudah mengandung anak mu, pasti kamu akan sangat cepat bisa melupakan kak Rere!..." Batin Nindi licik


Mereka berdua melanjutkan makan malam nya kembali, sembari mengobrol ringan.


"Hai,," tiba-tiba seorang wanita muda, dengan penampilan seksi dan juga senyum yang manis, menghampiri meja Leon.


Leon dan Nindi mendongakkan kepala bersamaan, melihat siapa yang menghampiri mereka.


Dahi Nindi berkerut. Sedangkan Leon, ia berekspresi datar.


"Anda ?" Nindi menunjuk wanita muda itu, ia ingat siapa wanita seksi yang berada di hadapannya saat ini.


"Halo, Nyonya. Anda ingat dengan saya kan??" wanita muda tersebut menatap Leon dan Nindi secara bergantian.


Nindi berdecak kesal. Kenapa harus bertemu dengan perempuan j*l*ng itu di restoran tersebut.


"Ada keperluan apa anda menghampiri meja kami, Nona ?" tanya Nindi berusaha bersikap sopan, dan meredam emosi nya. Ia tidak ingin Leon ilfil dengan sifat nya yang emosian dan keras.


"Tidak ada, aku hanya ingin bertanya kabar Tuan ini.." wanita itu pun menunjuk Leon sopan.

__ADS_1


Leon yang memang sudah selesai makan, menatap wajah wanita muda di hadapannya yang terlihat seksi, manis dan juga anggun.


"Apa kita pernah bertemu ?" Leon tidak ingat saat ia di antar pulang oleh wanita itu, sebab waktu itu ia mabuk berat.


"Hei, anda tidak mengenali ku, Tuan ?" wanita tersebut menyunggingkan senyum manis nya. Lalu kemudian, ia menepuk jidat nya sendiri.


"Aku lupa, tentu saja anda tidak mengingat ku. Sebab, kemarin itu anda sedang mabuk berat,"


Leon hanya diam tak berbicara apa pun, begitu juga dengan Anindira. Sedangkan wanita itu, terus menampilkan senyum manis yang ia punya.





HALO SELAMAT SIANG SEMUA NYA ...🤗


HAPPY READING 😍


SEE YOU NEXT PART, BYE BYE...


JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTAR KALIAN, TERIMAKASIH 😘😘

__ADS_1


__ADS_2