
2 bulan kemudian .
Adzriel, Nindi dan juga Leon sudah lulus kuliah dan wisuda .
Saat ini Leon sedang bekerja di perusahaan ayah nya sendiri . ia ingin berusaha bisa menjalankan perusahaan sang ayah supaya lebih berkembang pesat .
Tok tok tok
Seseorang mengetuk pintu ruangan wakil direktur
"Masuk,,!!" sahut Leon dari dalam
"Permisi tuan,," pintu ruangan terbuka dan seorang wanita dengan pakaian seksi membawa map berjalan berlenggak lenggok ke arah meja kerja Leon
"Katakan ada apa,?" tanya Leon langsung
"Saya ingin memberikan berkas ini supaya tuan menandatangani nya." ujar sekertaris Leon meletakkan beberapa tumpukkan kertas di atas meja kerja Leon.
"Baik, kamu bisa keluar dari ruangan saya .Jika sudah saya tandatangani, saya akan menelpon kamu." Leon berkata datar
"Baik tuan, saya permisi.." sekertaris wanita itu membungkukkan tubuh nya hormat dan tanpa sengaja atau tidak, leher baju wanita itu yang rendah memperlihatkan sebuah pemandangan yang,,, akh .. Sulit untuk di jelaskan bagi seorang lelaki .
Leon hanya menggelengkan kepala melihat sekertaris nya itu yang selalu mencoba menggoda dirinya .
Sekertaris tersebut pun keluar dari ruangan Leon.
Leon menyandarkan tubuh di kursi kebesarannya .
"Hah..." ia menghela nafas panjang ,
"Ternyata capek juga ya kerja kantoran begini . Tapi tidak apa-apa, demi Aresha ku tercinta, aku rela melakukan apa pun.." gumam Leon pada dirinya sendiri. Ia memejamkan mata dan tersenyum membayangkan wajah Aresha, kemudian membuka mata dan melanjutkan kembali pekerjaannya .
Jam sudah menunjukkan pukul 12.10 WIB . Saat nya makan siang..
__ADS_1
"Permisi tuan,," sekertaris Leon nyelonong masuk ke dalam ruangan Leon tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu
"Hey,, apa kamu tidak punya sopan santun ?" Leon membentak sekertaris itu, namun sekertaris bernama ALYA itu pun tidak menggubris bentakan dari Leon . Ia malah berjalan mendekat dengan cara menggoda Leon.
"Tuan,, tuan ini masih muda, tampan dan juga gagah .. Apa tuan pria yang normal ?" tanya sekertaris baru itu pada Leon . Ya, ia baru 1 bulan bekerja di perusahaan RICHARD GROUP . Karena sekertaris lama mengundurkan diri ..
"Apa maksud kamu ?" Leon menatap tajam wanita yang kala itu duduk di pinggir meja kerja nya
"Tuan Leon..."Alya sedikit membungkuk dari duduk nya, dan bisa Leon lihat sesuatu yang indah di dalam diri Alya sana berusaha untuk keluar .
"Apa anda tidak berselera dengan saya ? saya bisa saja memberikan apa yang tuan Leon mau." Alya meraba wajah Leon dengan lembut
"Pergi dari ruangan saya..!!!" bentak Leon dengan wajah marahnya
Alya tidak takut dan hanya tertawa saja. Ia berjalan mendekat ke arah Leon berdiri..
"Saya tau anda pasti masih normal dan menahan sesuatu di sana," ujar Alya terus mencoba menggoda Leon, jujur Alya melakukan semua itu karena suatu alasan .
__ADS_1
"Saya peringatkan sekali lagi KELUAR atau saya PECAT kamu sekarang juga.!!!" bentak Leon pada Alya dan menatap Alya tajam
"Hahaha.." Alya hanya tertawa simpul .
"Saya tidak akan pergi dari anda tuan," entah apa maksud dari perkataan Alya barusan dan..
Ceklek..
Grepp
Alya langsung memeluk tubuh Leon kala ia mendengar pintu ruangan yang terbuka . Ia sudah mendengar bahwa ada langkah kaki yang menuju ke arah ruangan Leon .
**SIAPA YANG MEMBUKA PINTU RUANGAN LEON ? DAN SIAPA ALYA SEBENARNYA** ??

\*\*\*\*Sekertaris ALYA, yang mencoba menggoda Leon ππ
HAPPY READING GUYS β€
SEE YOU NEXT PART HONEY ππΌππΌ
__ADS_1
JANGAN LUPA BERIKAN DUKUNGAN KALIAN UNTUK OTHOR ππ\*\*\*\*