Hello, Mr Mafia!

Hello, Mr Mafia!
Episode 61


__ADS_3

"Kau pikir aku menyukainya?" Reza menampilkan wajah arogan dan terimanya.


"Aku berpikir seperti itu."


"Kau mau pilih aku bunuh, atau ku pecat." Reza mengangkat tangannya yang sudah terkepal. Siap kembali menghujami Jones dengan pukulan.


Segera Jones bangkit dari duduknya dan menghindar dari amukan tuannya.


"Sir, jika kau melakukan itu kau nampak benar-benar menyukai gadis itu." Jones berlari ke sana-kemari menghindari Reza yang terus mengejarnya.


Seketika Reza berhenti. Menurunkan kepalan tangannya dan kembali menjatuhkan diri di kursi makan. Dia mendesah. Menghela napas panjang dan menundukkan kepala dalam. Jones menatapnya dari jarak agak jauh, dia terlihat seperti ABG yang sedang galau karena di tolak gebetan.


"Kau tidak apa-apa, sir?"


"Kau tau Jones, entah mengapa hatiku mengeryit sakit saat bersamanya."


"Sakit? Apa dia melakukan sesuatu kepada mu, sir? Semacam sihir untuk membuat mu mati berlahan agar dia tidak bisa kau tangkap?"

__ADS_1


Komentar konyol apa lagi ini? Reza mendelikkan matanya tak tahan menyembunyikan rasa geli sekaligus kesal dengan celotehan Jones.


"Kau pikir dia dukun, huh?"


"Sir, dia mungkin bukan dukun namun bisa jadi meminta bantuan..."


"Sudah-sudah semakin malam ucapan mu semakin melantur saja. Sekarang laporkan apa kau sudah menelpon Leo?"


Jones mengangkat kepala penuh percaya diri. Sekelebat ingatan tentang dirinya yang membicarakan Reza dengan Loe kembali teringat. Itu lucu, mengelitik dirinya. Mati-matian Jones menahan geli dan tidak menyembur menjadi gelak di depan Reza. Bisa-bisa dia mati malam ini, dan telunjuknya akan menjadi salah satu koleksi di museum milik keluarga Abute.


"Sudah, sir. Saat ini dia sedang menghadapi problematika keluarga dengan istrinya. Tapi dia berjanji telah mengirimkan seseorang ke Hartanto Grup untuk ikut menentukan siapa pemegang Hartanto Grup untuk sementara. Dia berjanji akan memberikan vote sepenuhnya kepadamu, dan setelah urusannya selesai dengan istrinya dia dan Rendy akan menjumpai mu untuk makan malam."


Jones menganggukan kepala.


"Tidak mau." Reza membuang pandangannya. Mengerucutkan bibir kesal. "Bilang kepadanya, aku tidak mau makan malam."


Tiba-tiba Jones mendekat, membungkukkan tubuhnya dan berbisik di telinga Reza.

__ADS_1


"Kau takut di ledekin karena tak memiliki pasangan seperti mereka, ya sir?"


"Mau mati ya, kau!!"


****


Setelah selesai membersihkan diri, Stella segera naik ketempat tidur. Mengacuhkannya panggilan masuk dari beberapa nomer, seperti kakak perempuannya, Judika, bahkan Alisa. Juga pesan-pesan gelap dari Big Bos. Dia tak memperdulikannya, begitu malas dan sungguh ketakutan.


Ketika, ia merebahkan diri di atas tempat tidur. Stella membiarkan pikirannya melayang mengingat kembali tentang malam aneh bersama Reza. Dia terus kembali mengingat kata-katanya yang begitu sopan dan lisan. Juga wajahnya yang tampan menawan meskipun sedikit menakutkan. Stella berbaring menyamping, meletakan tangannya untuk menjadi bantalan kepalanya. Dia menatap layar laptop yang menyalah. Memperlihatkan beberapa pesan masuk yang dikirimkan oleh Big Bos. Seketika otaknya mengingat kutipan yang Reza katakan tadi 'Aku mohon, kau tau kemana langkahmu tertuju, jika kau memang memiliki penyesalan.'


Itu seperti sebuah tamparan untuk Stella, agar mengakui kesalahannya. Oh, sial apakah lelaki itu sungguh benar-benar sudah mengetahui siapa dirinya? Jika, ia mengapa dia tetap bersikap manis seperti itu kepada dia? Sungguh, Stella tak bisa berpikir jernih.


Saat dirinya masih memikirkan sikap aneh Reza. Kembali sebuah perkataan muncul di otaknya. Kali ini bukan Reza ataupun Judika. Ini perkataan Alisa tadi sore di dalam Van. Tentang seorang blogger dan YouTubers yang mengetahui tentang klan Abute. Tanpa basa-basi, Stella langsung menendang selimutnya kesembarang arah. Bangkit dari tidurnya dan langsung duduk di kursi kerja.


Tangannya dengan lihai mengetik keyboard laptop di papan pencarian YouTube. Mencari YouTubers yang mungkin dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mengganjal di otaknya tentang klan Abute. Stella memang tak menyukai konten-konten yang di unggah di YouTube dalam bentuk apapun. Baik dari artis, penyanyi, bahkan politisi Stella tak menyukainya. Namun, meskipun begitu Stella amat update dengan nama-nama YouTubers yang sedang naik daun di Indonesia. Hanya sekedar insting jurnalis yang mencaritahu apa yang sedang viral di Indonesia. Dan, untuk creator vlog seperti dia Stella tak kesulitan untuk mencarinya.


Benar saja, Stella melongok tak percaya saat papan laptopnya menampilkan akun yang ia ketik dan yakini, benar-benar menceritakan sesuatu yang gelap tentang dunia Reza. Tertulis jelas dengan judul 'Klain Abute, mafia bengis dan segala tentangnya termasuk tradisi kuno dan kepercayaan tak masuk akal yang mereka anut dan yakini.'

__ADS_1


Stella yang sudah di dera rasa penasaran pun segera mengklik video itu dan mulai fokus mendengarkannya.


TO BE COUNTINUE...


__ADS_2