
Kini waktu sudah menunjukan pukul 08.45 malam, Kirana meminta sang suami untuk segera berangkat menjemput kedua sahabatnya. Dokter Perdi menganggukkan kepala yang arti menyetujui permintaan sang istri, Dokter Perdi pamit dengan sang istri akan keluar sekarang.
Dokter Perdi keluar dari kamar utama sembari membawa kunci mobil, dirinya melangkahkan kaki menuju pintu utama. Dokter Perdi sudah berada di luar rumah mereka dan ingin mengambil mobilnya di dalam garasi, dirinya segera masuk ke dalam mobil dan mobil pun melaju menuju restoran dimana kedua sahabat sang istri bekerja.
Hanya 15 menit Dokter Perdi telah tiba di depan restoran bersamaan seluruh karyawan restoran keluar, namun diantara karyawan itu Dokter Perdi belum melihat kedua sahabat sang istri keluar.
"Li, itu bukannya suami Kirana ya" kata Novi saat dirinya dan Lili terakhir keluar restoran
"Sepertinya iya, artinya Kirana udah pulang dari Singapore" jawab Lili menajamkan penglihatannya karena takut salah
"Terus dia kesini buat apa?, kita samperin yuk kalo aja dia ada perlu dengan kita" kata Novi sembari menarik tangan Lili
Dokter Perdi tidak tau kalo kedua sahabat sang istri sudah keluar dari restoran karena dirinya saat ini sibuk chattingan dengan sang istri, memberi tahu bahwa belum melihat kedua sahabat sang istri keluar restoran.
"Kak Perdi" panggil Novi
"Ehh kalian udah keluar, ayo ikut saya ke rumah kami. Kirana minta kalian menginap, dia kangen banget dengan kalian" kata Dokter Perdi
"Ohh begitu ya kak, baiklah kita ikut ke rumah kak" kata Novi kembali menarik Lili dan segera naik mobil duduk di kursi belakang.
Dokter Perdi pun segera masuk juga ke dalam mobil di kursi pengemudi, Dokter Perdi kembali melajukan mobilnya meninggalkan restoran tersebut menuju rumahnya. Seperti tadi hanya memakan waktu 15 menit mereka telah tiba di rumah Kirana dan Dokter Perdi, Lili dan Novi segera turun dari mobil kemudian meminta izin dengan Dokter Perdi ingin langsung masuk rumah.
Dokter Perdi menganggukkan kepala karena dirinya juga ingin memasukkan mobilnya dulu ke garasi mobil, Lili dan Novi segera melangkahkan kaki masuk ke dalam rumah Kirana dan Dokter Perdi.
"Assalamualaikum, Kirana" panggil Lili
Kirana mendengar panggilan Lili tak bisa turun dari ranjang mendekati kedua sahabatnya yang di depan karena tak ada yang membantunya, Kirana memilih untuk tetap di dalam kamar sampai menunggu sang suami yang mengantar kedua sahabatnya mendekatinya.
__ADS_1
"Loh kok kalian disini" kata Dokter Perdi yang melihat kedua sahabat sang istri duduk di kursi yang ada di ruang tamu
"Kirana gak ada disini jadi kita gak berani masuk kak" jawab Novi
"Ohh iya Kirana di dalam kamar dia sedang sakit makanya gak bisa nyamperin kalian disini, kalian saja yang ke kamar kami" kata Dokter Perdi
Lili dan Novi pun beranjak dari duduknya dan melangkahkan kaki ke arah kamar utama dimana keberadaan Kirana saat ini, Kirana yang melihat kedua sahabatnya masuk segera duduk dan menepuk sisi samping kiri kanannya tentu membuat Lili dan Novi berebut ingin duduk di samping Kirana.
"Gak panas, tapi kok pucet banget" kata Lili sembari punggung tangannya diletakkan di kening Kirana
"Memang udah gak panas lagi, hanya masih sedikit pusing" jawab Kirana yang tak ingin kedua sahabatnya curiga
"Udah lama apa baru sakitnya?" tanya Novi sembari memijitkan kaki Kirana
"Pulang dari Singapore, mungkin kelelahan" jelas Kirana sembari tersenyum
"Kita punya berita baru loh" kata Lili begitu semangat ingin bercerita
"Iya berita kamu punya pacar baru" celetuk Novi
"Apa aku gak salah denger? kamu punya pacar baru Li?" tanya Kirana menatap mata Lili
Lili hanya melotot ke arah Novi, padahal dirinya bukan ingin memberitahu perihal itu. Novi malah memberitahu Kirana tentang pacar barunya, padahal dirinya masih ingin merahasiakan dari Kirana. Novi yang ditatap oleh Lili hanya bisa menyunggingkan senyumnya sembari mengaruk tengkunya yang tak gatal, Kirana melihat tingkah kedua sahabatnya hanya geleng-geleng.
"Lili kamu mau main rahasia-rahasian dengan aku?" tanya Kirana lagi
"Iya aku punya pacar baru, tapi kan aku bukan mau nyampaikan berita itu. Ini berita lebih penting" kata Lili sembari mengerucutkan bibirnya kesal dengan Novi yang sudah membuka rahasianya
__ADS_1
"Ahh, jangan pengalihkan pembicaraan. Pacarnya itu setiap malam datang ke kontrakan" kata Novi lagi-lagi membuka rahasia Lili
"Ihh kamu ini Novi, punya mulut kok gak di jaga. Aku kan ingin memberitahu ke Kirana soal Mita yang tiba-tiba resign" kata Lili yang semakin kesal dengan mulut Novi
"Apa Mita resign?" kata Novi dan Kirana berbarengan
"Iya, kamu mana tau" jawab Lili
"Kok bisa cerita donk" kata Novi mulai antusias ingin tau tentang Mita yang tiba-tiba resign
Novi tidak tau menau karena hari ini terlalu sibuk, dipikirnya Mita hanya libur makanya gak ada muncul hari ini tadi. Lili hanya diam belum mau menceritakan kepada Novi dan Kirana, biar Novi penasaran salah Novi telah jahil membuka rahasianya kepada Kirana padahal dirinya belum mau memberitahu soal pacar baru selagi belum ada keseriusan karena Lili gak mau terlalu berharap takut terjadi seperti keadaan Kirana dulu yang di PHP in Agam.
"Ayo Lili, cerita donk. Jangan bikin kita penasaran" kata Novi memegang lengan Lili dan digoyang-goyangkannya seperti anak kecil meminta permen
"Tadi Adiknya Mita ke restoran nemui aku dan menjelaskan bahwa Mita mau resign, aku tanya alasannya apa kata Adiknya Mita. Mita lagi sakit jadi harus berobat jadi gak bisa masuk kerja seterusnya, sudah di kasih toleransi oleh Bu Bos menunggu Mita sampai sembuh tapi Adiknya Mita tetap kekeh bilang gak bisa lagi karena kemungkinan akan di bawa berobat jauh" jelas Lili tentang kejadian tadi siang
"Kok tiba-tiba sakit, perasaan Mita sehat wa alfiat" kata Novi yang seperti tidak percaya soal penjelasan Adiknya Mita
"Kasihan ya Mita, bukannya dia itu tulang punggung ibunya" kata Kirana membayangkan kehidupan Mita yang dia tau kedua orang tua Mita sudah bercerai dan sekarang Mita yang menghidupi Ibunya
"Kok kamu kasihan dengan dia, dia aja sering jahat dengan kamu" kata Lili
"Iya aku tau itu, tapi Mita gak pernah ngusik kehidupan aku lagi setelah keluar dari restoran" kata Kirana
"Bukannya masih dia ngusik kamu, kalo kamu ke restoran" kata Novi
Kirana diam dirinya tak mau berdebat lagi dengan kedua sahabatnya, dirinya tau Mita sempat berniat menghancurkan rumah tangganya dan merebut sang suami. Namun sampai detik ini tak ada tanda-tanda seperti itu, ditambah Lili bilang tadi Adiknya Mita akan membawa Mita berobat jauh jadi Kirana tak perlu takut lagi sekarang.
__ADS_1