
Adzan subuh berkumandang membangun Dokter Perdi yang tertidur begitu pulas, Dokter Perdi beranjak dari tempat tidurnya sembari terus mengucek matanya. Dokter Perdi melangkahkan kakinya menuju kamar mandi ingin mengambil air wudhu, setelah itu dirinya kembali ke kamar tidurnya dan segera memakai baju koko dengan sarung.
Dokter Perdi berjalan kearah pintu klinik sembari mengambil sajadah kecil kemudian meletakan di atas pundaknya, ketika sudah di depan pintu klinik Dokter Perdi segera membukanya. Setelah berada di luar kliniknya Dokter Perdi menutup dan mengunci lagi pintu kliniknya, lalu memasukan kunci kliniknya ke saku baju kokonya.
Tak begitu jauh dari klinik Dokter Perdi ke mushollah, Dokter Perdi pun sudah tiba di depan halaman mushollah. Dokter Perdi melangkah masuk kedalam mushollah, lalu Dokter Perdi mengambil sajadah kecil yang ada di atas pundaknya kemudian dibentangkannya dan segera menunaikan sholat sunnah sebelum subuh.
Dokter Perdi memang sangat rutin sholat subuh berjamaah di musholla tersebut, bukan hanya sholat subuh sholat magrib juga Dokter Perdi sering sholat berjamaah. Dokter Perdi hanya bisa mengerjakan dua waktu itu untuk sholat berjamaah karena ketika sholat dzuhur, ashar maupun isya dirinya terpaksa sholat di klinik soalnya dirinya tak mungkin menutup klinik apalagi kadang tak bisa ditentukan waktu orang yang ingin berobat tapi kalo waktu sholat magrib Dokter Perdi memang selalu menutup kliniknya dan orang-orang daerah situ juga udah paham.
Setelah sholat subuh berjamaah kini Dokter Perdi sudah berada di depan kliniknya, Dokter Perdi segera mengeluarkan kunci dari saku baju kokonya kemudian membuka pintu klinik lalu masuk dan menutup kembali pintu kliniknya.
Dokter Perdi segera menganti baju kokonya tadi dengan baju santai, kemudian Dokter Perdi kembali berbaring di tempat tidur sembari mengambil hpnya yang ada di atas meja samping tempat tidurnya. Dokter Perdi melihat ada pesan whatsapp dari Kirana, lalu dibukanya pesan whatsapp tersebut.
(Assalamualaikum) Kirana
(Maaf baru ngechat lagi, kakak lagi apa sekarang?) Kirana
(Selamat malam, semoga mimpi indah) Kirana
(Assalamualaikum) Kirana
__ADS_1
Dokter Perdi baru ingat semalam dirinya ketiduran setelah ditinggal Kirana makan, Dokter Perdi kini mengetik kata demi kata untuk dikirim kepada Kirana kemudian memilih tanda kirim.
Kirana yang selesai dari kamar mandi dan sudah memakai gamis kini bersiap-siap ingin memakai jilbab beserta niqabnya yang sudah di setrikanya pas selesai sholat subuh tadi, Kirana masih berkutik di depan cermin merapikan jilbab beserta niqabnya.
Dret dret dret
Bunyi getaran hp Kirana pertanda ada pesan whatsapp masuk, Kirana yang mendengar bunyi hpnya segera mengambil hpnya yang terletak tak jauh dari dirinya. Kirana melihat dari depan layar tertulis pesan tersebut dari Dokter Perdi, Kirana pun membuka pesan whatsapp itu.
(Assalamualaikum) Kak Perdi
(Maaf ya semalam ketiduran, kamu sekarang lagi apa?) Kak Perdi
(Lagi nyantai aja, Kakak lagi apa?) Kirana
(Aku lagi tiduran aja) Kak Perdi
Bersamaan dengan pesan whatsapp masuk, hp Kirana kemudian berbunyi tanda ada telepon masuk dilihatnya ternyata Dokter Perdi yang menelepon. Kirana bingung harus berbuat apa di abaikan nggak mungkin, di angkat dirinya justru tidak tahu harus ngomong apa. Lama berpikir teleponpun terputus namun kembali lagi Dokter Perdi menelepon Kirana, Kirana pun tak bisa mengabaikan telepon itu karena dirinya merasa tak enak.
"Hallo, Assalamualaikum" kata Dokter Perdi dari seberang sana saat telepon terhubung
__ADS_1
"Iya hallo, Walaikumsalam" jawab Kirana agak gugup
"Aku ganggu gak" kata Dokter Perdi
"Gak kok" jawab Kirana singkat
Mereka berdua pun akhirnya mengobrol dan bercerita kegiatan mereka masing-masing yang kemarin, panjang lebar bercerita akhirnya Kirana memutuskan sambungan telepon karena ingin sarapan. Kirana mulai menyantap dan menikmati sarapannya yang bersama sahabat-sahabatnya, sedangkan Dokter Perdi setelah telepon terputus dirinya memutuskan untuk mandi dahulu sebelum membuka kliniknya.
Selesai mandi dan sudah memakai baju Dokter Perdi kini membuka kliniknya, selama belum ada pasien Dokter Perdi membersihkan kliniknya. Menganti sarung kasur di ruang pasien, merapikan stok-stok obat dan banyak lagi yang dilakukan Dokter Perdi.
Pagi ini Kirana sengaja ingin berangkat ke restoran duluan dari sahabat-sahabatnya, tiba di restoran Kirana segera membuka rolling door restoran kemudian masuk dan menutup kembali rolling door tersebut. Kirana duduk di kursi kemudian dirinya kembali mengirimi pesan whatsapp kepada Dokter Perdi
(Assalamualaikum) Kirana
Dokter Perdi yang sudah selesai membersihkan kliniknya kini juga sedang bermain hp, dilihatnya ada pesan whatsapp dari Kirana. Dokter Perdi segera membalas pesan whatsapp itu karena dirinya tau Kirana memanfaatkan waktunya sebelum bekerja.
(Walaikumsalam, Lagi apa sekarang?) Kak Perdi
(Lagi duduk di dalam restoran, Kakak lagi apa?) Kirana
__ADS_1
Mereka berdua masih terus berkirim pesan whatsapp, kini Kirana juga sudah membuka kembali rolling door restoran. Para karyawan juga sudah pada berdatang dan mengabsen diri masing-masing, Kirana pun mengakhiri chattingan dengan Dokter Perdi karena ingin bekerja.