
Setelah dari rumah Sundari, Kirana ingin segera pulang kerumah orang tuanya namun dirinya harus mengantar Anggun pulang terlebih dahulu. Tiba di depan rumah Anggun, Kirana memutuskan untuk mampir sejenak. Kirana sudah masuk rumah Anggun setelah Anggun membuka pintu dan menyuruhnya masuk, dilihatnya rumah itu sepertinya tak ada orang mungkin pikir Kirana Oom dan tantenya sedang berkunjung kerumah orang.
Kirana kini duduk di kursi sembari mengambil sedikit makanan yang tersedia di atas meja sambil terus menyicipi seluruh jenis makanan yang ada di hadapannya, sedangkan Anggun langsung menuju kamar tidurnya entah ada perlu apa.
"Mbak ini ole-ole ku untuk mbak dari Batam" kata Anggun sembari memberikan sebuah coklat yang bungkusnya bergambar patung yang di Singapore
"Ini bukannya coklat Singapore, kok dari Batam" tanya Kirana sembari mengambil coklat tersebut
"Iya mereka kan tetanggaan jadi ada juga ini di Batam" jelas Anggun
"Ini untuk mbak kalo saudara yang lain apa di kasih juga" tanya Kirana
"Semuanya udah dikasih tapi yang kecil, yang besar ini khusus buat mbakku yang cantik ini" kata Anggun sembari mencubit pipi Kirana
__ADS_1
Kirana tersenyum sembari mengelus pipinya, setelah lama mereka berdua mengobrol. Oom dan tantenya Kirana pulang beserta adik-adik sepupunya, Kirana segera berdiri lalu menghampiri Oom dan tantenya kemudian menyalami mereka. Adik-adik sepupunya juga menyalami Kirana, tak lama Kirana pamit pulang sembari memberikan selembar uang berwarna biru masing-masing dengan adik-adik sepupunya sedangkan Anggun diberi Kirana selembar uang berwarna merah.
Kirana kini sudah tiba di rumahnya dan setelah memarkirkan motor langsung masuk menuju kamarnya, Kirana seperti biasa berbaring di atas kasurnya sembari berselancar di sosial media.
Keesokan harinya Kirana bangun agak siang dirinya langsung melihat jam yang sudah menunjukan pukul 7 pagi, Kirana ingat bahwa punya janji dengan Anggun. Kemarin Kirana sudah berjanji dengan Anggun ingin menemani Anggun berkunjung kerumah sahabat-sahabat Anggun SMA dulu, Kirana pun segera menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah itu Kirana masuk kamar lalu segera memakai gamis dan jilbab yang sudah disiapkannya semalam, saat ini Kirana memakai gamis dan jilbab yang senada berwarna biru dongker. Kemudian Kirana keluar kamar saat melangkahkan kaki ingin keluar rumah ternyata Anggun sudah menunggunya di ruang tamu, Kirana segera menghampiri Anggun.
"Udah lama nunggunya" tanya Kirana
"Terimakasih ya, doain semoga segera bisa memakainya" kata Kirana sembari mengintip isi paperbag tersebut
Kirana izin sebentar dengan Anggun untuk meletakan paperbag itu kedalam kamarnya, tiba di dalam kamar Kirana mengeluarkan satu niqab yang berwarna biru dongker kemudian di masukannya ke dalam tas kecil yang selalu di bawanya kemana-mana dan meletakan paperbag itu di atas meja rias yang ada di kamarnya.
__ADS_1
Kirana sudah keluar dari kamar dan kembali ke ruang tamu, Kirana pun segera mengajak Anggun untuk berangkat sekarang agar pulangnya tak kemalaman sebelum pergi Kirana tak lupa pamit terlebih dahulu dengan ibu dan ayahnya.
Kirana mengeluarkan sepeda motor dari garasi kemudian memanaskan mesin motor terlebih dahulu sebelum mengunakannya, tak lama Kirana beserta Anggun naik sepeda motor dan Kirana mulai melajukan motor dengan kecepatan sedang.
Setelah jauh dari daerah mereka berdua, Kirana menghentikan sepeda motor sebentar. Dirinya lalu mengeluarkan niqab yang di beri oleh Anggun tadi kemudian Kirana menghadap kaca spion motor dan segera memakai niqab tersebut, Anggun turun dari motor hanya diam dan memperhatikan apa yang Kirana lakukan.
"Bagaimana pantas tidak mbak make ini" tanya Kirana setelah memakai niqab
"Masyaallah makin cantik mbakku satu ini" puji Anggun sembari memegang pipi Kirana yang terhalang niqab
"Kamu tu paling pinter muji orang, ayo naik kita lanjut lagi" kata Kirana
Kirana kembali melajukan sepeda motornya dengan kecepatan sedang, tak lama Kirana dan Anggun tiba di depan rumah sahabat Anggun. Mereka berdua segera turun dari sepeda motor setelah Kirana menghentikan sepeda motornya, saat sahabat Anggun melihat Anggun datang segera menghampiri Anggun dan Kirana sembari menyuruh mereka berdua masuk.
__ADS_1
Kirana menyalami seluruh orang yang ada di rumah sahabat Anggun tersebut, Anggun dan sahabatnya masih saling berpelukan mereka berdua itu hampir dua tahun tidak bertemu makanya mereka saling melepas rindu. Kemudian Anggun, sahabat Anggun dan adiknya sahabat Anggun mengobrol bercerita kegiatan apa yang dilakukan mereka selama lulus SMA, Kirana yang baru ketemu atau mungkin baru kenal tak banyak bicara hanya diam mendengarkan percakapan mereka sembari sesekali memasukan makanan yang ada di hadapannya.
Jika Kirana ditanya dirinya baru menjawab, mereka berempat kemudian memutuskan kerumah sepupunya sahabat Anggun sebelum berlanjut mengunjungi sahabat-sahabat Anggun yang lain. Tiba di rumah sepupunya sahabat Anggun, mereka hanya mengobrol sebentar dan kemudian sahabat Anggun mengajak Anggun untuk segera pergi untuk mengunjungi sahabat-sahabat mereka, Kirana disini merasa seperti racun nyamuk tapi dirinya senang dan tak ingin mengecewakan Anggun karena hal seperti inilah yang bisa dilakukan dengan Anggun sebelum Anggun kembali ke Batam dan dirinya kembali bekerja apalagi mengingat besok dirinya sudah harus kembali ke kontrakannya dan sahabat-sahabatnya.