Hijrah Setelah Patah Hati

Hijrah Setelah Patah Hati
Bab 30


__ADS_3

Kirana sudah siaga di samping kasir menunggui para karyawan yang datang untuk absen, dirinya terus menerus memperhatikan jam yang tertempel di dinding apakah akan ada yang terlambat. Di lihat Kirana jam sudah menunjukan pukul 07.05 dan sepertinya seluruh karyawan sudah pada datang, dirinya segera menutup buku absen tersebut.


Kirana ingin mengontrol semua pekerjaan karyawan, dirinya mulai melangkah ke arah belakang. Diperhatikannya pekerjaan Fitri, Novi, karyawan lain dan termasuk Chef yang sedang menyusun setiap sayuran dan bahan-bahan makanan yang lain, Kirana kembali melangkahkan kaki ke arah pelayanan depan namun dirinya terus memperhatikan semua karyawan disitu seperti ada salah satu karyawan yang belum datang.


"Maaf aku terlambat" kata Mita ngos-ngosan karena habis berlari


"Kenapa bisa terlambat bukankah ini sudah hampir pukul delapan" kata Kirana melihat kearah jam yang tertempel di dinding


"Tadi ban motorku bocor, aku kesini harus berlari. Motorku pun ku tinggal dibengkel karena kalo aku tunggui motorku mungkin siang nanti baru kelar" jelas Mita yang masih kelelahan


"Ya sudah cepat sana bergabung dengan yang lain, dan ingat meski kamu punya alasan aku tetap akan memotong gajimu yang seharusnya di potong 50 ribu aku potong separuhnya saja karena aku kasihan dengan kamu" kata Kirana lalu pergi


Mita tau kesalahannya kali ini makanya tidak protes sama sekali, dirinya kini sudah bergabung dengan karyawan lain merapikan meja dan mengisi tisu yang kosong di setiap meja. Karyawan lain sangat kagum melihat Kirana yang begitu baik dengan Mita padahal mereka semua tau kalo Mita selama ini sangat tidak menyukai Kirana, bahkan Mita pun lebih sering jadi bahan gunjingan yang tak tau terima kasih pada Kirana.


Kirana sekarang sudah kembali ke samping kasir untuk mengawasi bagian kasir dan mulai memeriksa berkas pembelian bahan dapur apakah ada harga yang naik, Kirana sudah mulai sibuk pagi-pagi begini.

__ADS_1


Tiba-tiba hujan turun sangat deras cuaca hari ini benar-benar tidak mendukung membuat restoran sepi karena seluruh makhluk di bumi pasti malas untuk keluar jangankan keluar mungkin sangat nyaman kembali menarik selimut dan tidur.


Sedangkan Agam kini sudah tiba ditempat tujuannya namun dirinya masih belum bertemu dengan Ayahnya karena Bu de (adik kandung Ayahnya Agam) bilang kalo Ayahnya satu minggu yang lalu berangkat merantau jauh ke Papua sana, saat ini Agam sangat frustasi masalahnya belum bisa diselesaikan.


Agam terpaksa harus mencari pekerjaan baru untuk membayar juragan, Bu de nya meminta Agam untuk tinggal di rumahnya sementara selama Agam belum mendapatkan pekerjaan. Agam menyetujui permintaan Bu de nya apalagi Agam memang sudah tak punya uang lagi karena semua uangnya sudah dibayar dengan juragan bahkan lemari dan barang-barang yang pernah dibelinya dulu sudah habis dijualnya, kini dirinya sudah tak memegang uang sepersenpun.


Agam masih duduk di depan teras rumah Bu de nya sembari sesekali meminum kopi yang tadi dibikinkan Bu de nya untuk dirinya, cuaca di tempat Agam sekarang tadi pagi gerimis sekarang sudah kembali terang.


Agam mengeluarkan hp dari saku celananya lalu dirinya mulai berselancar di sosial media dan ingin mencari lowongan pekerjaan di daerah Bu de nya ini, saat terus mengeser-geser layar hp dirinya tak sengaja melihat video anak juragan itu menikah dengan laki-laki yang tak lain adalah teman sekolah Agam yang semua orang tau kalo laki-laki itu anak orang kaya.


Namun Agam bingung bagaimana untuk membayar juragan, dirinya takut juragan kembali memaksa Ibunya untuk meminta menikahkan Adiknya dengan juragan tapi dirinya sangat paham sifat juragan yang sebenarnya sangat baik dan pemurah.


Agam berdoa semoga juragan tidak memaksa lagi dan dirinya segera bisa membayar uang itu, Agam mencoba menghubungi Ayahnya lagi namun masih sama tak bisa di hubungi. 


"Pak de(suami Bu de nya Agam) mau pergi ke kebun ya" tanya Agam ketika melihat Pak de nya keluar rumah membawa cangkul

__ADS_1


"Ohh iya, apa kamu mau ikut" tanya Pak de


"Kalo boleh, aku mau ikut" kata Agam segera beranjak dari duduknya


Agam dan Pak de nya pergi ke kebun dengan sepeda motor milik Pak de yang memang khusus untuk ke kebun, Agam yang menyupir sepeda motor tersebut dengan kecepatan sedang. Kebun yang dikelolah oleh Pak de nya Agam itu milik orang kaya di kampung Pak de dan Bu de nya.


Akhirnya mereka berdua tiba di kebun yang dikelolah oleh Pak de nya Agam meski memakan waktu yang cukup lama untuk sampai di kebun yang dikelolah tersebut, kemudian Agam dan Pak de segera turun dari motor dan berjalan ke pondok kebun.


Mereka ingin beristirahat sejenak sebelum melakukan pekerjaan, Agam meski jarang berkunjung ditempat Bu de dan Pak de nya itu dirinya sangat akrab karena mereka sering berkomunikasi melalui telepon.


Agam juga kadang sesekali mengirimi Bu de dan Pak de nya uang waktu dirinya bekerja dulu meski tak begitu banyak, Agam tau keluarga Bu de nya ini lebih kurang mampu ketimbang keluarganya yang di Kalimantan meski keluarganya juga tidak kaya tapi tetap selalu cukup ditambah Bu de dan Pak de nya ini tak memiliki anak Agam jadi merasa kasihan.


Dulu Bu de nya sempat hamil tapi keguguran kejadian waktu itu Bu de selalu memaksa ingin ikut Pak de ke kebun namun karena jarak yang di tempuh sangat jauh dan jalanan yang sangat jelek itulah membuat Bu de nya keguguran dan pada akhirnya rahimnya Bu de nya harus di angkat.


Pak de nya mulai menyangkul tanah yang nanti akan ditanami ubi, Agam terus memperhatikan cara pak de nya menyangkul setelah dirinya paham. Agam mengambil alih pekerjaan yang tadi dilakukan pak de nya, Agam mulai menyangkul tanah sedangkan pak de nya segera menancap batang-batang ubi hingga habis.

__ADS_1


Di tempat Kirana hujan sudah berhenti para pengunjung juga mulai berdatangan meski terkadang datang hanya meminum kopi ada juga yang makan, kini seluruh karyawan restoran mulai sibuk saat restoran semakin ramai. Kirana sekarang tak bisa membantu, dirinya masih mengecek berkas pembelian bahan dapur sambil sesekali memperhatikan kinerja karyawan bagian depan.


__ADS_2