Hijrah Setelah Patah Hati

Hijrah Setelah Patah Hati
Bab 41


__ADS_3

Kirana keluar dari kamar mandi segera menuju kamar tidur adik sepupunya, ketika masuk dilihatnya adik sepupunya sudah tertidur pulas di atas ranjang. Kirana mengambil hpnya di dalam tas ransel yang berisi pakai-pakaiannya, saat mengambil hpnya dirinya melihat amplop THR yang diberi Bu bosnya tadi.


Kirana mengambil amplop THR itu, lalu mulai merobek pinggiran amplop THR tersebut. Kirana terkejut melihat uang di dalam amplop itu sangat banyak melebihi gajinya satu bulan, Kirana mulai menghitung selembar demi selembar uang itu sampai lembar terakhir.


Ternyata jumlah uang di dalam amplop itu lima juta padahal gaji Kirana satu bulan hanya dua juta lima ratus semenjak jadi manager di restoran tempat Kirana bekerja, gaji dirinya berbeda dengan karyawan lain hanya 500ribu tapi THR ini justru dua kali lipat gajinya sedangkan karyawan lain hanya mendapat THR dua juta satu bulan gaji mereka.


Kirana merasa terharu dan sangat senang memiliki Bu bos yang sangat baik dengan seluruh karyawannya, Kirana ingat betul setiap anggota keluarga Bu bos ada yang berulang tahun Bu bos pasti mengajak seluruh karyawan makan bersama di restoran miliknya terkadang juga pergi ke tempat wisata meski hanya di Jakarta tak pergi jauh tapi sudah membuat seluruh karyawan senang.


Kirana memasukan uang yang dipegangnya ke dalam tas kecil yang selalu dibawanya kemana-kemana kemudian di masukannya tas kecil itu di selipan pakaiannya yang ada di dalam tas ranselnya dan menutup tas ransel itu, Kirana segera berbaring di atas ranjang sambil memegang hpnya.


Kirana mulai bermain hp mengeser-geser layar hp, dirinya sudah berselancar di sosial media. Kirana yang mulai mengantuk memutuskan untuk tidur menyusul adik sepupunya, Kirana meletakan hpnya di atas meja yang ada di samping ranjang lalu memejamkan mata.


Jam 3 pagi Kirana bangun lalu keluar kamar dan menuju dapur, Kirana melihat tantenya yang sedang memasak untuk sahur segera dihampirinya tapi tantenya justru tidak membolehkan Kirana membantu karena tantenya tau Kirana masih lelah selama ini bekerja dari pagi hingga malam. Kirana yang gak di bolehkan tantenya pun masuk kamar mandi ingin mengambil air wudhu untuk sholat tahajud sebelum berwudhu Kirana ingin membuang air kecil namun saat di lihatnya tenyata dirinya kedatangan tamu bulanan

__ADS_1


Kirana merasa sedih hari terakhir puasa malah harus kedatangan tamu bulanan, tapi dirinya sudah memperkirakan akan datang bulan puasa terakhir karena dirinya selesai bulan lalu datang bulan awal puasa. Yang membuat Kirana semakin sedih besok hari raya idul fitri niat dirinya ingin sholat 'id berjamaah bersama adik-adiknya di masjid daerahnya namun seperti gagal total. Kirana segera keluar dari kamar mandi


"Seperti Kirana gak ikut puasa tante" kata Kirana saat keluar dari kamar mandi


"Kenapa" tanya tantenya


"Biasa tamu yang tak diundang datang" kata Kirana sembari bercanda


"Sudah dibilang tapi katanya maunya sekarang" kata Kirana


Kirana dan tantenya pun tertawa bersama, Kirana yang tidak diperboleh membantu memasak jadi memilih menyiapkan piring beserta sendok untuk diletakkannya di atas meja makan. Adik sepupunya dan oomnya Kirana termasuk Kirana dan tantenya kini sudah duduk di kursi makan, mereka semua mulai menikmati hidangan yang dibuat tantenya tadi.


Kirana yang tadi sebenarnya ingin masuk kamar lagi di larang oleh tantenya justru tantenya mengajaknya untuk tetap ikut makan, Kirana yang tak bisa menolak segera saja duduk dan menikmati makanan yang ada di depannya.

__ADS_1


Selesai mereka makan, Kirana membantu tantenya yang membersihkan dan membereskan piring-piring kotor yang di atas meja lalu diletakkan oleh Kirana di wastafel. Lagi-lagi tantenya tak memperbolehkan Kirana yang ingin mencuci piring-piring tersebut, Kirana di minta tantenya untuk membersihkan meja makan saja yang ada sisa-sisa nasi di atasnya, Kirana pun menurut membersihkan meja dan menata mangkuk yang berisi lauk lalu menutupnya dengan tudung saji.


Setelah itu Kirana pamit dengan tantenya ingin masuk kamar adik sepupunya setelah dapat persetujuan Kirana kini melangkahkan kaki menuju kamar, kemudian membuka pintu kamar dan masuk. Kirana kembali berbaring di atas kasur lalu ikut tidur seperti adik sepupunya, Kirana pun tertidur lagi.


Sinar matahari masuk dari bilik jendela kamar adik sepupu Kirana membuat Kirana mengerjapkan matanya berkali-kali karena silau, Kirana segera beranjak dari tidur kemudian mengambil hp yang ada di atas meja samping ranjang dan dirinya melihat jam sudah menunjuk pukul 7 pagi.


Kirana mengambil handuk milik adik sepupunya lalu keluar kamar dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, cukup lama Kirana dalam kamar mandi setelah itu dirinya keluar sudah dengan pakaian lengkap.


"Jam berapa mau pulang kerumah orang tuamu, sebelum berangkat makan dulu lauk pagi tadi udah tante panasin" kata tantenya saat melihat Kirana sudah rapi


"Ohh iya tante, nanti Kirana makan. Paling sudah makan Kirana langsung pulang te" kata Kirana lalu masuk kamar


Kirana keluar kamar dengan membawa tas ranselnya di periksa Kirana tak ada yang ketinggalan, Kirana kini sudah duduk di kursi makan mulai menikmati makanan yang ada di hadapannya. Setelah itu Kirana segera pamit dengan tante, oom dan adik sepupunya sembari memberi adik sepupunya uang yang berwarna merah dua lembar.

__ADS_1


__ADS_2