Hijrah Setelah Patah Hati

Hijrah Setelah Patah Hati
Bab 31


__ADS_3

Malam pun tiba seperti biasa sebelum pulang seluruh karyawan membereskan restoran terlebih dahulu setelah selesai mereka mulai berjalan keluar restoran ingin segera pulang kerumah dan kontrakan masing-masing, Kirana juga sebelum pulang memberikan laporan keuangan dan mengajukan penaikan semua harga makanan di restoran agar besok sudah bisa disetujui Bu bosnya.


Kini Kirana dan sahabat-sahabatnya sudah tiba di kontrakan, mereka mulai bergiliran masuk kamar mandi untuk membersihkan diri masing-masing dan tak lama mereka juga sudah selesai makan.


"Gak terasa ya malam ini terakhir kita bersama, bentar lagi kamu juga bakal jadi seorang istri" kata Kirana memulai percakapan saat mereka sedang bersantai di ruang depan


"Iya rasanya kita baru kemarin kenal" jawab Sevia sedih


"Tapi gak nyangkah diantara kita ternyata kamu yang duluan menikah" kata Lili


"Iya semoga persahabatan kita akan tetap abadi" kata Sevia sembari memeluk sahabat-sahabatnya


Mereka semua berpelukan sembari menangis, mereka menumpahkan semua kesedihan malam itu juga karena akan sebuah perpisahan ini. Setelah itu mereka segera mengambil posisi tidur masing-masing dan ingin segera tidur, tinggal Kirana yang masih belum tidur.


Kirana berbaring sembari terus memainkan hpnya, dirinya berselancar di sosial media namun saat sedang sibuk bermain hp dirinya teringat Agam ada rasa ingin mengubungi Agam tapi dirinya tak ingin ketara kalo masih menyukai Agam. Diurungkan niatnya jadi dirinya hanya mengepoi facebook Agam namun tak ada status baru apapun yang dibuat Agam hari ini.

__ADS_1


Kirana memutuskan untuk tidur saja karena hari juga semakin malam menunggu Agam menghubungi dirinya itu mungkin sangat mustahil menurut Kirana, dirinya mulai memejamkan mata dan tertidur seperti sahabat-sahabatnya.


Ditempat lain Agam ternyata sedang sibuk mengobrol dengan Pak de dan Bu de nya makanya dari tadi tak memegang hp sedikitpun, mata Agam sesekali terus memperhatikan hpnya yang di letakkan samping dirinya yang sedang duduk. Agam juga menunggui Kirana untuk menghubunginya karena dirinya tak enak jika harus meninggalkan Pak de dan Bu de nya yang dari tadi mengobrol dengan dirinya, jika Kirana menghubunginya itu bisa menjadi alasan Agam untuk pergi.


"Kamu tu udah 25 tahun kenapa belum juga mau menikah" kata Pak de nya Agam


"Iya Pak de, Aku saat ini masih mau nyari uang untuk bayar juragan terlebih dahulu. Kalo udah lunas aku akan segera menikah, aku gak mau istri dan anakku menanggung hutang dari Ayahku" jelas Agam


"Yang sabar ya, Ayahmu entah kapan mau berubah" kata Bu de nya Agam


Pak de dan Bu de nya Agam setelah mengobrol dengan Agam segera masuk kamar mereka sedangkan Agam tidur di ruang depan karena memang tak ada kamar lagi di rumah itu, rumah yang berukuran 6mx6m yang hanya memiliki satu kamar tidur, ruang depan, dapur beserta wc.


Agam segera berbaring di kasur tipis yang sudah disiapkan Bu de nya tadi, kemudian Agam mengambil hpnya lalu mulai mengeser-geser hp kemudian memilih aplikasi whastapp karena banyak pesan yang masuk dirinya berharap ada pesan dari Kirana yang mau memperbaiki hubungan mereka lagi dan dilihat Agam pesan dari siapa itu. Namun ternyata tak ada satupun pesan dari Kirana justru banyak pesan dari Danu, Agam kecewa dirinya merasa sepertinya Kirana belum bisa memaafkannya saat ini kemudian Agam mulai membaca satu persatu pesan dari Danu.


(Agam, kamu dimana sekarang)

__ADS_1


(kenapa selama seminggu ngilang gak ada kabar di GRUP KULI BANGUNAN)


(Bagaimana apakah kamu sudah bertemu dengan Ayahmu)


(Oh ya aku sekarang sudah punya pekerjaan baru sedang membangun ruko di Jakarta)


(Kamu mau ikut tidak, kalo mau langsung datang ya ke alamat ini. Aku tunggu disini)


"Wah Jakarta lagi, ku lihat di maps kayaknya hanya setengah jam dari tempat Kirana bekerja. Kesempatan aku memperbaiki hubungan kami" gumam Agam senang


Setelah membaca pesan-pesan Danu Agam segera mengetik kata demi kata untuk membalas semua pesan dari Danu kemudian Agam menekan tombol kirim


(Aku sekarang tempat Bu de ku di Tangerang, sampai detik ini belum bertemu dengan Ayahku. Maaf aku sibuk ngebantu Pak de ku disini makanya jarang megang hp, aku mau ikut disini aku gak punya kerjaan uang aku pun sudah habis) Agam


Agam beranjak dari tidurnya dan merapikan semua bajunya yang akan dibawanya, besok pagi-pagi dia akan langsung berangkat ke alamat yang telah di beri Danu tadi. Dirinya tak sabar akan bertemu dengan Kirana lagi, Agam kemudian segera memejamkan mata untuk tidur agar besok bisa bangun pagi.

__ADS_1


__ADS_2