
Keesokan harinya Kirana yang tidak sholat 'id masih berbaring di atas ranjang tempat tidurnya, dirinya merasa malas beranjak dari tempat tidurnya apalagi dirinya saat ini baru merasakan seluruh anggota tubuhnya begitu remuk seperti habis dipukulin.
Kirana yang masih malas beranjak pun bergerak sebentar ingin mengambil hpnya di atas meja hias, kemudian dirinya kembali berbaring sembari bermain hp dan mulai berselancar di sosial media. Sosial media saat ini penuh dengan tulisan MINAL AIDIL WAL FAIZIN_MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN di setiap status orang-orang yang ada di dunia maya, Kirana juga ikut membuat status dengan tulisan tersebut dan membagikan ke dunia maya.
Tok tok tok
Suara ketukan pintu kamar Kirana dari luar, Kirana yang mendengar ketukan pintu segera beranjak dari tempat tidurnya dan menuju pintu kemudian membuka pintu.
"Ada apa bu" tanya Kirana saat dilihatnya ternyata ibunya yang mengetuk pintu barusan
"Tolong beliin air mineral gelas di warung pak haji" kata ibunya sembari menyodorkan selembar uang berwarna biru
__ADS_1
"Iya bu nanti Kirana beliin, simpan saja uang itu biar pakai uang Kirana saja" kata Kirana
Ibunya pun mengantongi kembali uang yang dipegangnya tadi lalu pergi meninggalkan Kirana, Kirana masuk kamar lagi ingin mengambil rok dan jilbabnya yang tergantung kemudian segera memakainya lalu keluar dari kamar sembari berjalan menuju pintu depan dan mengambil kunci motor yang ada di rak tv.
Kirana mulai melajukan sepeda motornya menuju warung pak haji, cukup jauh warung pak haji jika mengunakan kendaraan sepeda motor memakan waktu 5 menit. Kirana terkadang heran dengan ibunya padahal warung cukup banyak sebelum warung pak haji tapi ibunya tetap selalu ingin membeli apa-apa ke warung pak haji karena di warung pak haji memang terkenal harga barang yang di jualnya lebih murah dari warung-warung lain.
Kirana sudah tiba di depan warung pak haji, Kirana turun dari motor kemudian masuk dan segera memberikan uang selembar berwarna hijau penjaga warung untuk membeli air mineral gelas. Kirana mengangkat air mineral gelas di bawanya ke sepeda motornya, saat dirinya sudah siap melajukan sepeda motor ada seseorang yang memanggil namanya dan segera Kirana lihat siapa yang memanggil namanya ternyata adik sepupunya(anak dari oomnya adik kandung ayahnya Kirana).
"Iya, mbak pulang juga ternyata" kata Anggun sembari mencium tangan Kirana
"Iya nanti main kerumah, mbak belum mandi sih hehehe" kata Kirana sembari mengaruk tengku yang sebenarnya tak gatal
__ADS_1
"Insyaallah mbak, duluan ya mau kerumah wawak" kata Anggun
Kirana mengangguk sambil terus memandangi adik sepupunya itu dirinya saat ini benar-benar takjub dengan perubahan adik sepupunya yang memakai niqab padahal dulu waktu masih duduk di bangku SMA adik sepupunya itu tak menutup aurat sama sekali sekarang sejengkalpun tak terlihat apa-apa hanya mata dan jari-jarinya.
Kirana melihat tante dan adik sepupunya sudah berada di rumah wawak mereka, Kirana segera melajukan sepeda motornya. Tiba di depan rumah Kirana segera memarkirkan sepeda motor di pinggir jalan depan rumah, Kirana turun dari sepeda motor sembari mengangkat dan membawa air mineral gelas tersebut lalu saat sudah masuk kedalam segera Kirana letakan di bawah kolong meja tamu.
Kirana kini masuk kamar mengambil handuk lalu segera menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah itu Kirana kembali ke kamar tidurnya dan segera memakai baju putih yang couple dengan kedua orang tuanya dan adik-adiknya.
Kirana menghampiri kedua orang tuanya dan adik-adiknya yang ada di ruang keluarga, kemudian Kirana mencium tangan ibu dan ayahnya sembari meminta maaf atas kekhilafannya selama ini. Adik-adiknya Kirana juga ikut mencium tangan kedua orang tua mereka dan mencium tangan Kirana, lebaran idul fitri tahun ini kakak perempuan mereka yang paling tua tidak pulang kerumah orang tua mereka.
Kirana mengabadikan foto mereka sekeluarga di hpnya meski tanpa kakak perempuannya, Kirana sudah sangat senang karena moment bersama ini sangat jarang terjadi apalagi Kirana yang jarang ada dirumah.
__ADS_1