Hijrah Setelah Patah Hati

Hijrah Setelah Patah Hati
Bab 34


__ADS_3

Seminggu setelah kejadian itu, kini Agam tak pernah lagi menghubungi Kirana. Kirana juga tidak mau menghubungi Agam terlebih dahulu karena dirinya yang tak ingin terlalu berharap dengan Agam jadi memilih untuk acuh tak acuh.


Kehidupan Kirana juga sekarang lebih baik semenjak dirinya memilih sendiri ketimbang mempunyai kekasih, Kirana juga pulang kerja lebih banyak menghabiskan waktu mengaji dan menonton ceramah ustad Abdul Somad, ustad Adi Hidayah dan ustad Khalid basalamah di youtube. Dirinya ingin lebih mendekatkan diri kepada MAHA KUASA apalagi Kirana merasa selama ini kehidupannya terlalu jauh dengan MAHA KUASA, Kirana mulai berhijrah sedikit demi sedikit.


Jilbab yang di pakai Kirana selama ini yang hanya menutup bagian dada kini tak di pakainya lagi justru sekarang Kirana mulai belajar memakai jilbab lebih lebar dan lebih panjang sampai ke bagian lututnya, yang dulu dirinya lebih sering memakai jeans dan baju lengan panjang kini mulai memakai gamis seperti Fitri meski perubahan dirinya sekarang banyak jadi omongan sebagian karyawan restoran tapi tetap tak merubah tekad Kirana yang ingin berhijrah.


Beruntungnya sahabat-sahabat Kirana tetap mendukung keputusannya apalagi Fitri sangat senang melihat Kirana mau berubah dan berhijrah, Fitri terkadang juga memberi nasehat dengan Kirana agar tak berhenti di tengah jalan karena ketika kita sebagai manusia jika ingin berubah menjadi lebih baik akan banyak cobaan dan ujian yang akan kita lalui selama proses hijrah.


Meski kita lelah jangan pernah berhenti tapi beristirahatlah sejenak lalu kembali berlari jika tak sanggup berlari berjalanlah jika tak sanggup berjalan maka merangkaklah dan percayalah semuanya akan indah pada waktunya.

__ADS_1


Kirana selesai mengaji bersama Fitri tadi kini mulai berbaring di atas kasur sembari membuka aplikasi youtube seperti kebiasaannya sekarang dirinya akan menonton video ceramah-ceramah para ustad yang bisa memberi motivasi dan bisa meningkatkan keinginan Kirana yang ingin belajar belajar dan terus belajar, Kirana menonton dan mendengar video terkadang sampai ketiduran.


Pukul 03.00 pagi alarm hp Kirana berbunyi, dirinya segera membuka mata sembari mematikan alarm yang berbunyi dari tadi. Kirana juga mulai membiasakan untuk sholat tahajud sekarang karena sangat banyak keutamaan sholat tahajud doa yang kita minta akan mudah diijabah oleh yang MAHA KUASA, Kirana beranjak dari tempat tidur dan berjalan menuju kamar mandi untuk berwudhu.


Setelah itu Kirana mengambil mukenah dan sajadahnya yang ada di gantungan baju dan tergantung di paku yang tertancap di dinding , Kirana segera membentang sajadah dan memakai mukenah kemudian mulai sholat dengan begitu khusyuk. Selesai sholat Kirana tak pernah lupa berdoa memohon ampun kepada yang MAHA KUASA akan dosa-dosa yang diperbuatnya selama ini dan mendoakan kedua orang tuanya beserta adik-adiknya.


Setelah sholat tahajud Kirana tidak melanjutkan tidurnya melainkan menghabiskan waktu untuk berdzikir sembari menunggu adzan subuh, cukup lama Kirana berdzikir kini adzan subuh berkumandang hingga selesai kemudian Kirana mengerjakan sholat sunah sebelum subuh.


Selesai semuanya mandi, mereka mulai sarapan yang sudah tersedia di ruang depan yang disiapkan Novi tadi kali ini mereka sarapan dengan mie tumis dan setelah itu mereka berangkat kerja.

__ADS_1


Kirana sudah siaga di samping kasir menunggui seluruh karyawan datang untuk absen setelah semuanya datang mereka sudah ketempat tugas masing-masing dan Kirana juga mulai mengawasi mereka satu persatu.


"Ehh lihat tu Kirana udah kayak ibu-ibu pengajian saja" kata Yeyen ketika melihat Kirana berjalan melewati Yeyen Mita dan karyawan lain


"Hahahaha iya bener tu sok sok an banget ya, padahal dulu pacaran dengan Agam tempel sana tempel sini" kata Mita sembari tertawa


"Iya bener banget" kata karyawan lain membenarkan omongan Mita barusan


Kirana yang mendengar hanya diam dan berlalu saja, dirinya yang tadi ingin mengawasi para karyawan mengurungkan niat. Kirana memilih pergi ke toilet, dirinya segera masuk toilet dan air mata yang dari tadi di tahannya kini berhasil berjatuhan. Kirana menghapus air matanya lalu mengambil air wudhu, kemudian Kirana keluar dan berjalan menuju mushollah yang tersedia di restoran.

__ADS_1


Kirana mengambil mukenah yang tergantung rapi didalam lemari lalu memakainya dan segera mengerjakan sholat dhuha, kini Kirana lebih sering menumpahkan kesedihannya kepada yang MAHA KUASA. Dirinya masih berdoa dengan air mata yang terus mengalir tak henti-henti, Kirana selalu berdoa agar bisa istiqomah dengan kehidupannya yang sekarang.


__ADS_2