Hijrah Setelah Patah Hati

Hijrah Setelah Patah Hati
Bab 65


__ADS_3

Siang kini telah berganti malam, Kirana saat ini sudah berada di kontrakannya semenjak pukul 5 sore tadi. Kirana benar-benar sangat bahagia hari ini tadi bisa menghabiskan waktu bersama Dokter Perdi, Dokter Perdi telah mengajaknya keliling Jakarta hari ini bahkan semua tempat makan dan wisata di Jakarta pun akhirnya dikunjungi Kirana tadi. Kirana pun semakin merasa di istimewakan oleh Dokter Perdi tadi, bahkan Kirana merasa seperti ratu yang tak ada saingannya.


Dret..dret..dret


Bunyi getaran hp Kirana membuatnya tersadar yang dari tadi senyam senyum mengingat momen siang tadi, Kirana segera mengambil hp kemudian membuka layar hp ternyata Dokter Perdi yang mengirim pesan whatsapp pada dirinya.


(Assalamualaikum) Kak Perdi


(Aku baru sampai, kamu lagi apa sekarang?) Kak Perdi


Setelah membaca pesan tersebut Kirana langsung mengetik kata demi kata untuk membalas pesan tersebut.


(Walaikumsalam) Kirana


(Syukurlah kak kalo udah nyampe, Lagi nyantai aja) Kirana


(Kakak bersih-bersih dulu nanti lanjut lagi) Kirana

__ADS_1


(Ohh iya aku bersih-bersih dulu ya) Kak Perdi


(Assalamualaikum) Kak Perdi


(Walaikumsalam) Kirana


Kirana kini memilih untuk berselancar di sosial media saja selama menunggu Dokter Perdi, Kirana mulai mengeser-geserkan layar hpnya sembari sesekali membaca status yang bermanfaat seperti motivasi hidup, tentang hijrah yang tetap harus istiqomah, tentang hal dalam rumah tangga dan banyak lagi.


(Kini aku benar-benar harus mengikhlaskan dirimu yang tinggal menghitung bulan akan menjadi milik orang lain seutunya, andai aku punya kesempatan untuk meminta dengan MAHA KUASA aku ingin bersamamu saat ini hingga ke surga namun aku pun tak ingin egois karena semua sudah dapat porsi masing-masing bahkan JODOH, MAUT DAN REZEKI sudah di atur. Terima kasih pernah hadir dalam hidupku dulu meski hanya sebatas sahabat, disini aku akan selalu mencintaimu meski dirimu telah menjadi milik orang lain karena cinta tak harus memiliki)


Kirana benar-benar terkejut dengan status yang dibuat Andre berapa jam yang lalu, Kirana baru terbaca dengan status Andre itu karena memang seharian ini dirinya tak membuka hpnya sama sekali. Kirana tau status itu untuk dirinya namun Kirana benar-benar tak mengerti mengapa bisa Andre membuat status tersebut.


Kirana bingung harus bagaimana menanggapi ini, dirinya pun mulai pusing mengapa harus ada masalah yang datang disaat dirinya ingin menikah.


"Ya allah apa ini ujian, semoga aku bisa melewati ini jangan sampai rasa kasianku membuat ku rapuh dan membatalkan pernikahanku. Meski kami belum resmi lamaran tapi kami sudah mempersiapkannya ya allah hanya tinggal menghitung hari" kata Kirana sembari memijit keningnya yang agak pusing


Dret..dret..dret

__ADS_1


Hp Kirana kembali berbunyi, dilihatnya layar hp itu ternyata ibunya yang menelpon Kirana kemudian segera Kirana terima telepon tersebut.


"Hallo, Assalamualaikum bu" kata Kirana saat telepon terhubung


"Hallo, Walaikumsalam nak. Kirana lagi apa kamu sekarang sayang?" kata Ibunya Kirana


"Lagi nyantai aja bu, ibu lagi apa?" kata Kirana


"Ibu habis makan kue yang di kasih Andre tadi siang" cerita Ibunya Kirana


"Andre, tadi kerumah bu" tanya Kirana


"Iya dia kerumah bawain kue buat adik-adikmu, ibu juga bercerita dengan dia bahwa seminggu lagi kamu pulang karena akhir bulan mau lamaran" jelas Ibunya Kirana


Kirana hanya diam mendengarkan cerita ibunya, kini dirinya tau alasan Andre membuat status seperti itu karena sudah tau kalo Kirana benar-benar akan menikah dengan orang lain. Kirana tak bisa melarang ibunya tak menerima Andre sebagai tamu karena dari dulu Andre memang sangat sering bertamu kerumahnya bahkan menganggap rumah Kirana itu seperti rumahnya sendiri.


Panjang lebar bercerita dengan ibunya kini ibunya memutuskan sambungan telepon karena ingin sholat isya', Kirana pun seperti itu. Setelah telepon terputus Kirana melangkahkan kaki ke kamar mandi ingin mengambil air wudhu ingin menunaikan sholat isya', setelah itu Kirana mulai khusyuk dengan sholatnya.

__ADS_1


Selesai sholat Kirana berdoa dengan MAHA KUASA sembari menangis, Kirana meminta agar niatnya yang ingin menikah dengan Dokter Perdi semoga lancar tak ada halangan sedikitpun. Kirana setelah sholat kini berbaring di atas kasurnya sembari menunggu balasan pesan whatsapp dari Dokter Perdi, begitu lama menunggu belum juga ada balasan sama sekali.


Kirana berpikir mungkin Dokter Perdi ketiduran makanya tak membalas pesan whatsapp dari dirinya, Kirana pun memutuskan untuk tidur juga. Sahabat-sahabatnya tadi sudah di beri kunci cadangan kontrakan jadi tak susah untuk mereka masuk, Kirana menarik selimutnya dan mulai memejamkan matanya


__ADS_2