
Dua bulan kemudian
Kedua bayi Kirana dan Dokter Perdi kini tumbuh dan berkembang dengan baik, bahkan tubuh kedua bayi itu sekarang sangat gemoy karena menyusu langsung dengan Kirana. Kirana dan Dokter Perdi sangat senang mengurus kedua bayi itu meski salah satunya bukan bayi mereka, tapi mereka tetap menyayangi bayi tersebut apalagi selagi masih bayi tentu sangat butuh kasih sayang.
Tak ada yang tau perihal baby ELISA bukan anak mereka selain mereka berdua, Kirana sempat mencari tau siapa yang telah memperkosa Mita namun belum ada tanda-tanda bahkan tak ada yang tau selain Mita sendiri.
Hari ini Kirana dan Dokter Perdi serta yang lain sibuk mempersiapkan acara akikah serta syukuran untuk malam nanti, keluarga Kirana dan keluarga Dokter Perdi sudah datang dari tadi pagi. Mereka semua juga sibuk mempersiapkan acara tersebut, Kirana juga sudah mengundang sahabat-sahabatnya melalui grup di whatsapp dan tentu sahabat-sahabatnya sudah berniat akan datang semua.
Baby ELISA dan baby ERISA saat ini tertidur pulas di ranjang bayi yang ada di kamar bayi yang disiapkan oleh Kirana dan Dokter Perdi, mereka juga mempekerjakan satu baby sister untuk kedua bayi mereka karena Dokter Perdi kasihan melihat sang istri sibuk mengurus bayi mereka meski kadang juga Dokter Perdi membantu namun tetap saja apalagi Kirana habis operasi sesar tentu tidak boleh terlalu capek.
"Sayang, kamu temani baby sister aja menunggui baby ELISA dan baby ERISA" ujar Dokter Perdi yang melihat Kirana ikut sibuk
"Ya sudah kalo gitu, aku tinggal ya bu" kata Kirana pamit dengan Ibu dan mertuanya
.
.
Malam hari
Setelah sholat isya' kini para tetangga yang di undang Dokter Perdi siang tadi sudah mulai berdatangan begitu juga dengan yang lain, Acara akikah dan syukuran ini diadakan di halaman depan rumah Kirana dan Dokter Perdi dengan dekorasi yang sederhana namun tetap kelihatan elegan.
Kirana dan Dokter Perdi berdiri di depan penerima tamu menyambut kedatangan tamu-tamu yang sudah mulai ramai, sedang baby ELISA dan baby ERISA saat ini di gendong oleh ibunya Kirana dan ibunya Dokter Perdi mereka mengendong cucu mereka satu persatu.
"Wah selamat ya, Kirana. Menanti lama sekali dapat langsung dua" kata Fitri sembari mencium pipi kanan pipi kiri Kirana
"Iya, makasih udah mau datang ya, semoga baby dalam kandunganmu sehat dan lahir dengan selamat" kata Kirana sembari memeluk sahabatnya itu
Fitri dan suaminya langsung duduk di salah satu kursi yang tersedia disitu
"Sevia" kata Kirana begitu terkejut melihat sahabatnya yang sudah lama tak bertemu
__ADS_1
"Kirana" kata Sevia langsung menghamburkan pelukan dengan Kirana
"Aku senang kamu datang juga, mana anakmu?" kata Kirana saat pelukan itu sudah lepas
"Dia sudah tidur, jadi aku tinggal bareng mertuaku" jawab Sevia
"Disana sudah ada Fitri dan suaminya" kata Kirana sembari menunjuk kearah Fitri dan Fitri melambaikan tangan kepada Sevia
Sevia dan suaminya juga segera duduk di dekat Fitri dan suaminya, Kirana masih sibuk menoleh kesana kemari menunggu Novi dan Lili yang saat ini belum kelihatan batang hidungnya. Saat sibuk menoleh kesana kemari Kirana terkejut saat mendapat sebuah tepukkan dipundaknya, Kirana segera menoleh ternyata Novi yang datang namun ada yang berbeda Novi datang bersama seorang pria.
"Siapa?" tanya Kirana sembari berbisik di telinga Novi
"Calon suami, lihat" kata Novi sembari memperlihatkan cincin yang terlingkar di jari manisnya
"Wah, akhirnya. Selamat ya, jangan lupa undang kita. Itu disana ada Sevia dan Fitri" kata Kirana sembari menunjuk ke arah tempat duduk Sevia dan Fitri
"Iya, aku kesana dulu ya" kata Novi pamit dengan Kirana sembari mengandengan calon suaminya
Acara demi acara telah berlalu, Kirana dan Dokter Perdi juga sudah menyambut semua tamu yang hadir malam ini. Kirana dan Dokter Perdi segera mempersilakan para tamu untuk menikmati dan menyantap hidangan yang telah mereka sajikan, Sevia, Fitri dan Novi saat ini sibuk ingin melihat kedua bayi Kirana dan Dokter Perdi.
Kirana tersenyum melihat ketiga sahabatnya itu berebut ingin mencium pipi gembul kedua bayinya, saat mereka tengah sibuk mengoda kedua bayi Kirana. Mereka tidak tau bahwa ada seorang wanita yang datang menghampiri mereka yang tentunya bersama seorang laki-laki, wanita itu melingkarkan tangannya di lengan sang laki-laki.
"Haii" ucap wanita itu menyapa Kirana dan sahabat-sahabatnya
Kirana dan sahabat-sahabatnya sontak menoleh ke belakang, Novi tersenyum akhirnya Lili datang juga bersama dengan pacarnya. Sedangkan Sevia dan Fitri begitu kaget melihat Lili bersama seorang laki-laki padahal yang mereka tau Lili masih jomblo bahkan hanya Lili yang masih bertahan bekerja di restoran tempat mereka bekerja dulu, berbeda dengan Kirana dirinya terkejut melihat laki-laki yang bersama dengan Lili sembari dalam hati bertanya-tanya kok bisa mereka kenal.
"Andre" kata Kirana yang masih melongo melihat Andre dihadapannya
"Haii" kata Andre sembari melambaikan tangan
Sedangkan yang lain begitu bingung karena Kirana kenal dengan laki-laki yang bersama Lili saat ini.
__ADS_1
"Tunggu-tunggu, kok kamu tau namanya Andre" kata Lili kepada Kirana
"Dia sahabatku Li, kita satu sekolahan waktu SMA dan bahkan rumahku dengan rumahnya hampir bertetanggaan" jelas Kirana
"Kok kamu gak ngasih tau, kalo kenal Kirana" kata Lili kepada Andre
"Kamu gak pernah nanyakan" jawab Andre tersenyum
"Iya juga ya" jawab Lili membenarkan jawaban Andre
"Dia siapa Li?" tanya Fitri dan Sevia berbarengan
"Pacarku" jawab Lili sembari tertawa kecil memperlihatkan dereran gigi putih susu itu yang tersusun rapi
"Tepatnya calon suami, sebentar lagi" jawab Andre sembari merangkul pinggang Lili dihadapan semua orang
Kirana dan sahabat-sahabatnya senang akhirnya mereka telah bertemu dengan laki-laki yang menjadi pasangan mereka masing-masing, Kirana meminta fotografer untuk mengambil fotonya bersama sahabat-sahabatnya sembari mengendong kedua bayinya.
Foto itu akan menjadi kenangan mereka sampai usia mereka tak muda lagi bahkan sampai mereka memiliki cucu dan cicit, Kirana yang berada di tengah-tengah merangkul sahabat-sahabatnya meski tak semuanya dan akhirnya mereka saling rangkul semua.
Tak menyangka malam ini menjadi malam yang begitu berkesan untuk Kirana, selain bisa berkumpul dengan sahabat-sahabatnya dirinya juga bisa berkumpul dengan keluarganya dan keluarga sang suami.
.
.
.
.
\_\_\_\_\_TAMAT\_\_\_\_
__ADS_1
Nanti akan ada kelanjutan ceritanya, tentang kehidupan baby ELISA dan baby ERISA yang dikira orang si kembar namun kenyataan bukan.