Hijrah Setelah Patah Hati

Hijrah Setelah Patah Hati
Bab 40


__ADS_3

Seminggu telah berlalu hari ini seluruh karyawan termasuk Kirana merasa sangat senang karena hari ini terakhir mereka semua bekerja, besok dan berapa hari ke depan mereka semua akan libur bersama apalagi besok lusa hari raya idul fitri membuat mereka semua tambah senang hari yang ditunggu-tunggu mereka semua akhirnya tiba.


Saat ini seluruh karyawan sangat sibuk dari tadi sore hingga menjelang magrib sekarang, para pengunjung ingin berbuka puasa bersama jadi membuat seluruh karyawan harus mempersiapkan makanan-makanan yang di pesan para pengunjung. Kirana juga masih siaga berdiri di samping kasir mengawasi seluruh karyawan dan menyapa setiap para pengunjung masuk.


Adzan magrib berkumandang Kirana seluruh karyawan restoran dan para pengunjung yang puasa segera berbuka puasa setelah mendengar adzan magrib, para pengunjung mulai menikmati makanan yang terhidang di meja mereka. Kirana dan seluruh karyawan restoran juga menikmati makanan mereka meski hanya gorengan yang di beli diluar pas sore tadi oleh salah satu karyawan restoran.


Setelah berbuka puasa ada karyawan yang kembali ke tugas mereka ada juga yang pergi ke mushollah untuk menunaikan sholat magrib, saat ini para pengunjung juga semakin ramai berdatangan apalagi ini terakhir restoran buka membuat semua orang ingin segera menikmati makanan di restoran tempat Kirana bekerja karena dari dulu memang terkenal makanannya sangat lezat meski begitu mahal tapi tidak bagi kelas atas.


Kirana setelah sholat magrib kini berjalan masuk ruang kasir kemudian duduk di sebuah kursi yang ada di ruang kasir itu lalu Kirana mulai menghitung uang yang berwarna merah dan uang berwarna biru, Kirana mengabungkan uang-uang itu menjadi satu yang di buat Kirana persatu juta lalu disatukannya lagi menjadi persepuluh juta dan ikat dengan sebuah karet gelang.


Cukup banyak mendapatan hari ini mencapai ratusan juta, para pengunjung juga semakin malam semakin ramai sehingga membuat para karyawan kewalahan untuk melayani mereka. Kirana tak bisa membantu pelayanan depan sebab dirinya saat ini mementingkan keuangan yang masuk karena Kirana tak ingin uang sebanyak itu bececeran kemana-kemana apalagi uang itu semakin menumpuk di laci kasir.


Bu bos yang melihat dari CCTV para pengunjung sangat ramai dan uang di kasir semakin bertumpuk, segera naik ke atas lewat tangga di belakang ruang kasir lalu mendekati Kirana yang kewalahan menghitung uang-uang tersebut dan Bu bos pun segera membantu Kirana menghitung uang dan mengabungkan uang-uang itu menjadi satu.

__ADS_1


"Kirana ini udah hampir selesai, kamu bantu pelayanan depan saja ya" ujar Bu bos restoran


"Baik bu, saya permisi" kata Kirana lalu beranjak dari duduknya dan segera menuju pelayanan depan


Kirana mulai menanyakan kepada para pengunjung ingin makan apa dan kemudian memberikan menu pesanan kepada chef sembari memerintah karyawan lain untuk mengantarkan makanan-makanan yang sudah siap ke setiap meja.


Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 10 malam para pengunjung juga sudah tidak ada, Kirana memerintah salah satu karyawan untuk menutup rolling door restoran. Seluruh karyawan mulai mengerjakan tugas masing-masing ada yang merapikan meja kursi dan ada juga mencuci semua peralatan-peralatan yang kotor karena hari ini malam terakhir mereka bekerja jadi sebelum pulang kerumah masing-masing mereka harus membersihkan restoran itu terlebih dahulu.


"Kirana ini khusus untukmu" kata Bu bos sembari memberikan sebuah amplop yang begitu tebal


"Terima kasih Bu" jawab Kirana sembari mengambil amplop tersebut


"Saya yang harusnya berterima kasih denganmu yang bekerja dengan sangat baik, ingat jangan beritahu dengan karyawan lain soal THR mu berbeda dari mereka" kata Bu bos

__ADS_1


"Iya Bu, saya minta maaf jika ada salah. Minal aidil wal faizin Bu" kata Kirana sembari mencium tangan Bu bos


"Iya saya sekeluarga juga minta maaf, Minal aidil wal faizin juga" kata Bu bos lalu memeluk Kirana dan mencium pipi kanan kiri Kirana


Setelah itu Kirana kembali ke restoran lalu mulai membaca setiap nama yang tercantum di amplop itu sembari mengucap minal aidil wal faizin dan mencium pipi kanan kiri para karyawan, sampai dua amplop terakhir yang dipegangnya yaitu amplop milik Mita dan Yeyen.


Meski Kirana tak menyukai mereka berdua tetapi Kirana yang memberikan amplop itu tetap mengucapkan minal aidil wal faizin tapi tak ada istilah mencium pipi kanan kiri, kini seluruh karyawan pun sudah berada di depan restoran termasuk Kirana dan Bu bos sekeluarga.


Pak bos kini yang mengambil ahli mengunci restoran, Bu bos sekeluarga juga ingin pulang kerumah orang tuanya. Sebelum seluruh karyawan pulang kerumah masing-masing mereka semua bersalaman dengan Bu bos sembari mengucapkan mohon maaf lahir dan batin lalu mencium pipi kanan kiri.


Kirana memeluk sahabat-sahabatnya sebelum pergi, mereka berempat berpisah dahulu karena akan pulang kerumah masing-masing. Setelah pamit dengan sahabat-sahabatnya, dirinya juga pamit dengan Bu bos karena tantenya sudah datang untuk menjemput dirinya.


Kirana malam ini menginap di rumah tantenya dahulu, besok pagi dirinya baru akan pulang kerumah orang tuanya. Saat sudah tiba di rumah tantenya dan sudah masuk saat pintu di buka tantenya Kirana segera meletakan tasnya di kamar adik sepupunya lalu menuju kamar mandi ingin membersihkan diri.

__ADS_1


__ADS_2