
Sebulan kemudian. Hari ini adalah hari pernikahan Sevia dan Malik, sahabat-sahabat belum bisa siang ini pergi ke acara pernikahan Sevia dan Malik karena mereka tidak dapat jadwal libur tapi mereka sudah berjanji pulang kerja akan ke sana bersama semua karyawan restoran.
Kirana sekarang sedang mondar mandir di depan pintu toilet restoran dirinya saat ini benar-benar bingung malam ini harus pergi dengan siapa ke acara pernikahan Sevia dan Malik, semalam dirinya menghubungi Agam ingin mengajak Agam malam ini untuk pergi ke acara pernikahan Sevia dan Malik tapi ternyata Agam akan pergi bersama Danu bareng-bareng dengan Kirana dan semua karyawan restoran malam nanti.
Justru Kirana yang gak akan bisa pergi karena tak ada satupun yang bisa di ajaknya pergi sahabat-sahabatnya pergi bersama pasangan mereka masing-masing termasuk semua karyawan restoran, kali ini Kirana baru merasakan bagaimana rasanya jomblo tak memiliki pasangan dengan Agam pun sekarang hanya sebatas teman tak lebih meski sebenarnya mereka masih sama-sama saling suka.
"Kamu kenapa dari tadi mondar mandir" tanya Lili saat ingin ke toilet tak sengaja melihat Kirana
"Sepertinya aku gak bisa ikut kalian malam ini" kata Kirana sedih
"Kamu ini gimana, Sevia bakal kecewa dengan kamu. Kita kan sudah janji dengan dia kemarin memang apa yang membuat kamu gak bisa ikut" kata Lili nyerocos kesal
"Aku gak ada kendaraan mau pergi kalian enak sama pasangan. Lah aku udah gak ada kendaraan, aku sih gak perlu pasangan yang penting ada orang yang bisa diajak ke acara pernikahan Sevia" jelas Kirana menglipat kedua tangannya di dada
Mita yang berniat ingin ke toilet mendengar percakapan Lili dan Kirana kemudian segera menghampiri mereka.
__ADS_1
"Aku saat ini lagi baik hati, aku bisa membantu kamu" kata Mita tepat di hadapan Kirana dan Lili
"Apa maksudmu" tanya Lili penasaran
"Aku juga akan pergi ke acara pernikahan Sevia malam ini, aku pergi bersama pacarku jadi naik kendaraan pacarku. Aku pinjami kamu motor tapi kamu harus mau bareng dengan Kak Yudi" jelas Mita
"Kak Yudi yang sering makan disini itu" tanya Kirana
"Iya, mau gak kalo gak mau ya udah" kata Mita langsung masuk toilet
"Iya aku mau" jawab Kirana secepat mungkin karena ini semua demi sahabatnya
"Yakin, aku dengan Agam kan sudah gak ada hubungan apa-apa hanya sekedar teman" jawab Kirana lalu pergi meninggalkan Lili
Kirana kini sudah kembali ke samping kasir lalu duduk di kursi yang selalu tersedia disana dan mulai mengecek berkas laporan pembelian bahan-bahan dapur, setiap hari pekerjaan Kirana seperti itu terus mengecek pekerjaan seluruh karyawan, mengecek berkas laporan pembelian bahan-bahan dapur dan mengecek pemasukan pengeluaran uang.
__ADS_1
Tak terasa malampun tiba, seluruh karyawan kini sudah pada bersiap ingin pergi ke acara pernikahan Sevia. Mereka berkumpul di depan restoran menunggu pasangan mereka datang, Kirana segera menghampiri Mita yang sedang mengobrol dengan pacarnya saat sudah mengembok restoran.
"Oh iya ini kunci motornya, Kak Yudi menunggu di hotel bintang 5. Dia menginap disana tadi aku sudah mengabarinya, dia akan menunggu di depan hotel itu" jelas Mita seraya memberikan kunci motornya
"Ohh iya, terima kasih ya. Aku gak tau harus membalas kamu dengan cara apa" kata Kirana senang sembari mengambil kunci motor itu
Mita hanya membalas dengan senyuman, Kirana tak ingin menganggu segera pergi dari hadapan Mita dan pacarnya. Seluruh karyawan sudah pada naik ke kendaraan pasangan mereka masing-masing, Kirana yang membawa motor Mita juga mulai menghidupkan motor itu. Mereka semua mulai melajukan motor dengan kecepatan sedang dan Kirana memilih terakhiran saja, karena dirinya akan menjemput Kak Yudi terlebih dahulu mana dirinya juga merasa malu apalagi seluruh karyawan restoran kenal dengan Kak Yudi. Kirana takut mereka akan salah paham termasuk Agam.
Kirana setelah menjemput Kak Yudi turun dari motor mempersilakan Kak Yudi yang menyetir motor lalu Kirana duduk dibelakang, Kak Yudi mulai melajukan motor dengan kecepatan agak cepat ingin menyusul yang lain yang sudah pada jauh didepan.
"Kamu kenapa gak bareng sama pacarmu" tanya Kak Yudi mulai percakapan di atas kendaraan
"Aku gak punya pacar Kak" jawab Kirana
"Masa iya, perempuan secantik kamu gak punya pacar" kata Kak Yudi
__ADS_1
"Baru putus" jawab Kiran singkat
Kak Yudi hanya mengangguk, mereka masih mengobrol Kirana dan Kak Yudi juga bercanda dan tertawa mereka kelihatan sangat akrab apalagi sebenarnya Kirana memang sangat kenal dengan Kak Yudi meski mereka jarang mengobrol jika Kak Yudi makan di restoran tempat Kirana bekerja.