Hijrah Setelah Patah Hati

Hijrah Setelah Patah Hati
Bab 52


__ADS_3

Kirana pagi ini duluan berangkat kerja dari sahabat-sahabatnya entah mengapa dirinya pagi ini hanya ingin lebih pagi saja berangkat kerja kali ini, saat ini dirinya sudah berada dalam restoran. Restoran kembali ditutup oleh Kirana dari dalam akan di bukanya nanti jika waktu sudah menunjukan pukul 7 pagi, Kirana duduk di mejanya kemudian mengeluarkan hpnya dari tas kecil yang selalu di bawanya.


Kirana mulai sibuk dengan hp yang ada di tangannya, saat sibuk terus mengeser layar hpnya banyak pesan mesengger masuk terlihat dari atas layar hpnya. Kirana melihat pesan mesengger itu lagi-lagi dari Perdiansyah, Kirana pun terpaksa membuka pesan mesengger itu karena dirinya juga penasaran apa isi pesan-pesan itu.


(Assalamualaikum)


(Harus dengan cara apa agar aku bisa mendekatimu)


(Apa salah diriku ingin mendekatimu)


(Setidaknya izinkan aku lebih mengenalmu dahulu)


(Agar kita bisa saling mengenal satu sama lain)


Kirana merasa aneh dengan laki-laki itu, padahal dirinya sudah berusaha mengabaikan laki-laki itu tetapi mengapa laki-laki itu begitu nekat terus mengirimi dirinya pesan namun di hati Kirana juga ada sebuah rasa yang entah itu rasa apa setiap mendapat pesan dari laki-laki itu.

__ADS_1


Apalagi sebenarnya Kirana sudah tau laki-laki yang saat ini berusaha mendekatinya dari foto saja sangat tampan apalagi aslinya, bahkan Kirana merasa dari sekian banyak laki-laki yang melamarnya dulu atau dari mantannya laki-laki itu tak ada bandingan udah tampan gagah dan bersih seperti orang yang begitu berkelas menurut penilaian Kirana.


Sedangkan di tempat lain Dokter Perdi saat ini bolak balik di dalam kamarnya menunggu balasan dari Kirana, Dokter Perdi sudah kehabisan cara bagaimana mendekati Kirana namun dirinya tetap tak ingin menyerah begitu saja karena Dokter Perdi sangat yakin suatu saat dirinya bisa mendekati Kirana.


(Walaikumsalam)


(Jika kamu ingin mendekatiku harus melalui waliku)


(Temui aku di alamat ini jika ingin mengenalku lebih dekat)


Kirana kembali masuk ke dalam restoran dan mengambil buku absen lalu meletakan buku absen di atas mejanya, para karyawan mulai berdatangan dan mengabsen nama mereka masing-masing. Para karyawan pun semua mulai mengerjakan tugas masing-masing, Kirana berjalan ke belakang mendekati karyawan baru yang berdiri seperti orang kebingungan dan Kirana menjelaskan tugas-tugas yang harus di kerjakan setiap hari karyawan baru yang akan mengisi posisi bagian belakang.


"Ya ampun ada yang lagi mengambil hati karyawan baru ni" kata Mita mendekati Kirana dan Karyawan baru


"Maksud kamu apa" tanya Kirana

__ADS_1


"Kamu itu sengajakan dekati karyawan baru biar ada teman, secara semenjak kamu berniqab sekarang gak ada satupun yang mau berteman denganmu" kata Mita mengejek Kirana


Kirana hanya diam tak mau meladeni Mita yang selalu mencari masalah dengannya apalagi kalo Bu bosnya sedang liburan dengan keluarganya pasti Mita bebas menghina Kirana, Kirana kini kembali mengajari karyawan baru itu.


"Ehh Kirana, makanya jadi orang itu gak usah sok-sok'an jadinya sekarang gak ada teman" kata Mita menarik tangan Kirana


Sontak tubuh Kirana yang tadinya membelakangi Mita jadi menghadap Mita, Kirana masih berusaha sabar untuk tidak membuat keributan.


"Memangnya Fitri Lili Novi dan yang lain, kamu pikir bukan temanku" jawab Kirana


"Bukan, semenjak kamu berniqab. Mereka jarang berangkat kerja bareng kamu bahkan kamu lebih sering duluan jadi apa kalo bukan mereka tidak mau lagi berteman denganmu" kata Mita


"Kamu itu gak tau soal kehidupanku jadi gak usah banyak omong" kata Kirana yang mulai meninggikan nada bicaranya


"Sudah-sudah kamu ini kenapa si Mita sering banget nyari masalah dengan Kirana" kata Novi menengahi Mita dan Kirana yang barusan keluar dari toilet

__ADS_1


Kirana akhirnya memutuskan untuk pergi dari situ dan kembali ke tempat duduknya, Kirana setelah duduk mulai mengatur emosinya agar bisa redah. Kirana hingga detik ini gak tau apa penyebab Mita sangat membencinya padahal setiap kali Mita mencari masalah Kirana selalu berusaha tak membalas karena tak mau mencari keributan ataupun mencari musuh.


__ADS_2