
Kirana masih terdiam dalam kamar mandi sambil terus memutar-mutar gayung dipermukaan air yang ada di dalam bak mandi, entah sudah berapa lama dirinya melamun.
Dor dor dor
Bunyi gedoran pintu dari luar, membuat Kirana terkejut sembari memegang dadanya. Kirana pun sadar kalo dirinya dari tadi belum mandi, Kirana segera menyiramkan air ke seluruh badannya.
"Kirana kamu ngapain aja dalam kamar mandi udah jam 06.45 apa kamu masih belum selesai mandinya" teriak Lili didepan pintu kamar mandi
"Aakh iya sebentar lagi selesai" teriak Kirana yang masih terus menyiram badannya
Secepat kilat Kirana menyiram seluruh badannya tak lama dirinya segera keluar dari kamar mandi dan bergegas memakai pakaian, sahabat-sahabatnya telah menunggu dirinya dari tadi di depan kontrakan mereka.
Kirana berlari menuju pintu keluar lalu menutup pintu, hari ini mereka berangkat kerja hanya berempat karena Novi sedang libur.
Kirana dan sahabat-sahabatnya berjalan agak lebih cepat takut terlambat apalagi dilihat hari sudah menunjukkan pukul 07.01 jika 4 menit lagi mereka belum tiba di restoran gaji mereka bulan ini akan di potong lagi seperti bulan kemarin.
Dan saat tiba di rolling door restoran mereka secepatnya berlari agar masih bisa absen, beruntungnya absen belum di tutup oleh Bu bos jadi mereka masih sempat absen dan tidak terlambat.
Sekarang Bu bos mereka turun tangan karena belum mendapatkan Manager baru, Manager lama sudah berhenti seminggu yang lalu karena ingin fokus mengurus rumah tangganya.
__ADS_1
Bu bos masih mempertimbangkan siapa yang akan diangkat menjadi Manager, sudah ada beberapa nama yang di pilih Bu bos tapi masih ragu. Makanya hari ini Bu bos mau melihat secara langsung cara kinerja seluruh karyawan restorannya, seluruh karyawan mulai mengerjakan tugas masing-masing.
Kirana yang kebelet pipis izin dengan Bu bos ke toilet, setelah mendapat izin Kirana segera berjalan menuju toilet saat melewati meja demi meja Kirana mendengar percakapan karyawan lain.
"Eehh denger-denger salah satu nama yang di pilih Bu bos untuk menjadi Manager, ada nama Kirana" kata Yeyen ketika melihat Kirana yang berjalan menuju belakang
"Apa iya, aku gak setuju kalo dia jadi Manager" kata Mita kesal
"Kalo aku mah terserah Bu bos siapapun sama aja" kata Rani
Kirana berlalu saja dari mereka dirinya ingin segera masuk toilet namun sepertinya di dalam ada orang, dirinya berdiri di depan pintu menunggu orang di dalam keluar. Saat pintu terbuka Kirana membalikkan badannya ternyata yang keluar Lili, Lili tersenyum melihat sahabatnya seperti menahan sesuatu dari tadi.
"Ya ampun Li, mau bikin aku serangan jantung" kata Kirana memegang dadanya yang barusan terkejut
"Cie denger-denger bakal jadi Manager ni" kata Lili mengoda Kirana
"Apaan sih, kan bukan nama aku aja yang dipilih itu si Fitri juga dipilih Bu bos kali" jelas Kirana menunjukan Fitri yang sedang berjalan mendekat ke arah mereka
"Aku, iya mana pantaslah. Aku itu gak seperti Manager lama yang tegas dan berwibawa" kata Fitri saat dirinya sudah di depan Kirana dan Lili
__ADS_1
"Udah akkhh nanti Bu bos nyariin kita, Ayo Li" kata Kirana sembari menarik tangan Lili meninggalkan Fitri
Kirana dan Lili sudah kembali ketempat tugas masing-masing, pengunjung mulai berdatang sedikit demi sedikit hingga restoran pun menjadi ramai.
Kirana dengan ramah menanyakan pada para pengunjung ingin memesan makanan apa dan kemudian memberikan menu yang dipesan para pengunjung ke chef, Kirana juga mulai mengantarkan makanan yang dipesan para pengunjung ke meja-meja.
Bu bos yang dari tadi berdiri di samping kasir melihat setiap karyawan yang melayani para pengunjung tapi Bu bos terpaku dengan Kirana karena begitu telatennya Kirana bekerja dan begitu ramahnya Kirana dengan setiap pengunjung tak memandang mau laki-laki perempuan, bapak-bapak atau pun ibu-ibu diperlakukan oleh Kirana sama saja.
Tak terasa waktunya sudah menunjukkan pukul 12 siang semua karyawan mulai bergantian untuk makan, kini giliran Kirana, Sevia dan Fitri. Hari ini sangat beruntung bagi mereka bertiga bisa makan bersama yang pasti akan ada obrolan tawa dan canda jika mereka sudah kumpul, mereka mulai makan makanan yang tadi subuh dimasak oleh Fitri.
"Aku bakal kangen dengan masa-masa ini" kata Sevia sedih
"Iya kita bakal kangen dengan kamu, Sev" kata Kirana memeluk sahabatnya itu
"Nanti kalo udah nikah minta tolonglah dengan Kak Malik sesekali main kesini" kata Fitri
"Iya insyaallah" jawab Sevia
Selesai makan Fitri dan Sevia ke mushollah yang tersedia di restoran, mereka berdua ingin menunaikan sholat dzuhur sedangkan Kirana yang kebetulan lagi datang bulan kembali ke depan mengantikan karyawan lain karena masih ada yang belum makan siang.
__ADS_1
Para pengunjung masih berdatangan apalagi ini waktu makan siang akan semakin ramai para pengunjung, Kirana memang selalu siaga di pelayanan depan.