Hutang Cinta Helena

Hutang Cinta Helena
74. Berapa harga diriku!


__ADS_3

...Happy reading...


Helena tertawa kecil bukan karena bahagia tapi menertawakan hidupnya sendiri kenapa bisa begini, bahkan dirinya tidak ingin tinggal disini yang hanya membuat dadanya sesak.


"Bertahun bahkan sudah puluhan tahun berlalu Bu, tapi nyatanya tidak ada yang berubah dari dirimu, uang adalah prioritas utama untukmu bahagia, apa kau kira aku sama sepertimu?"


"Helena kenapa kau berkata begitu kejam padaku?" ibunya Helena melihat putrinya dengan mata berkaca-kaca.


"Kejamnya dimana? Aku bicara apa adanya seperti yang kulihat 14 tahun terakhir, aku bahkan tidak mengarang semua itu!" balas Helena dengan tawa mirisnya


"Helena!"


"Apa bu! Apa aku ini barang yang bisa kau jual pada orang-orang itu untuk mendapatkan uang? Apa aku tidak ada harga diri lagi? Aku diusir dari sini oleh Keysa pernahkah kau mengkhawatirkan diriku?" Helena mengungkapkan semua pertanyaan yang ada di benaknya selama ini


"Dalam beberapa bulan ini! Tidak bahkan aku pergi sudah berbulan-bulan pernahkah kau mencariku?" Helena tau ibunya bisa menemukan dirinya dengan mudah tapi nyatanya ibunya tidak pernah peduli.


"Helena tidak begitu."


"Terkadang aku merasa malu punya ibu sepertimu, aku malu! Semua orang mengatakan kau wanita murahan apa benar?"


Plaakk.... Refleks Fara melayangkan pukulan di pipi anaknya Helena, dan seketika di detik berikutnya ia menyesali telah menampar putrinya


Helena tertawa kecil melihat ibunya yang terlihat bersalah, tapi untuk apa Helena harus peduli.

__ADS_1


"Apa kau baik-baik saja, maaf Nak, apa sakit?" tanya ibu Helena mencoba melihat keadaan Helena karena tadi dirinya menampar dengan kuat.


"Minggir aku tidak butuh belas kasih darimu!"


Helena menepis tangan ibunya yang terulur tapi untuk apa? Kali ini dia kecewa dengan penyiksaan batin dan tamparan ini hanya menyadarkan dirinya bahwa semua ini adalah kenyataan


"Helena!"


"Apa yang kau inginkan lagi dariku! apa kau tidak pernah puas menyiksa batinku selama ini!"


"Tidak itu bukan maksudku, maaf nak." ibu Helena meraih tangan putrinya tapi ditepis begitu saja


"Lalu apa kau mau menjualku untuk uang katakan berapa harga yang kau tawarkan padanya untukku?" Helena makin menyudutkan ibunya yang terlihat cemas, apa semua pradugaku selama ini?


"Tidak mungkin? Lalu kenapa kau meninggalkan ayah untuk pergi dengan orang kaya, apa ibu pikir aku buta? Dan sejak ibu meninggalkanku dan Ayah apa ibu pernah berfikir sedikit saja memikirkan untuk kembali? Setidaknya untukku!"


"Helena-"


"Sekarang aku bukan tanggunganmu lagi, aku bisa menghidupi diriku sendiri jadi jangan pernah menjual ku atau katakan berapa harga diriku akan aku bayar!" kesal Helena berbalik tidak mau melihat ekspresi sedih ibunya yang membuatnya goyah.


Sebenarnya Helena bukannya tidak punya uang selama ini, dia bisa membeli apapun untuk dirinya sendiri hanya saja tidak mau mengumbar dirinya sendiri bahkan Aliza pun tidak tau.


"Hele-"

__ADS_1


"Kirim saja nomor rekeningnya aku akan menebus harga diriku sendiri! Tidak aku akan bayar sekarang!" Helena mengetik sesuatu diponselnya, mengirim uang pada rekening ibunya.


"Sudah, setelah ini tidak ada lagi hubungan diantara kita." Helena memperlihatkan nominal yang dikirim, setelah itu ia membuka pintu tapi siapa yang menyangka bahwa Keysa mendengar semua perdebatan ibu anak itu dengan senyum puas.


"Tunggu Helena dari mana kau mendapatkan uang sebanyak ini?" tanya ibu Helena tapi ia tidak mengubrisnya.


Keysa bukan hanya puas ia bahkan tertawa kecil karena mendengar suara tamparan yang begitu keras bahkan hingga pipi Helena merah karenanya


"Wuu inilah yang aku inginkan sejak lama kehancuran hubungan ibu anak tidak tau diri!" Keysa tergelak melihat wajah pias keduanya yaitu Helena dan Fara terdiam


"Ada apa? Sudah ku bilang ini kenyataannya kau merebut ayahku dari ibuku, dasar wanita *******." Keysa tertawa sinis pada keduanya dan melanjutkan mengejek mereka "Bagaimana Helena akhirnya kau melihat wajah asli dari ibumu," ia bertambah tergelak


Helena yang mendengar ejekan Keysa ingin rasanya menampar wajahnya itu yang tidak tau diri, tapi ia urungkan ia hanya melihatnya dengan tajam karena tidak untungnya ia memukulnya.


"Apa kau menemukan sesuatu saat bekerja di perusahaan Keluarga Zergano? Atau kau menjual diri untuk informasi penting seperti ini."Keysa pura-pura terkejut menutup mulutnya. "Jangan-jangan kau menyerahkan diri pada salah satu keluarga mereka seperti Deon Zergano?" tebak Keysa


"Tutup mulutmu Keysa!" bentaknya Bukan Helena tapi ibunya Fara yang melayang tatapan tajam dan menunjuk wajah Keysa


Walau dalam pikiran ibu Helena sempat terlintas hal itu tapi ia menepisnya karena dia percaya pada Helena. Tidak, tidak mungkin Helena seperti itu!


"Kenapa apa yang aku katakan adalah salah? aku pernah melihat dia membawa seorang anak perempuan, apa jangan-jangan..."


****

__ADS_1


__ADS_2